CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 29 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Cegah Penyebaran Flu Burung, DKPP Kota Bandung Sarankan Beli Unggas yang Sudah Dipotong

Putri
15 Maret 2023
Cegah Penyebaran Flu Burung, DKPP Kota Bandung Sarankan Beli Unggas yang Sudah Dipotong

Petugas menyuntikan vaksin flu burung pada unggas. (Foto: put/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung mengimbau warga beli daging karkas. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran virus flu burung kepada manusia.

“Jadi jangan beli hewan yang masih hidup dan disembelih sendiri. Lebih baik jika membeli daging ayam atau unggas yang sudah dipotong,” ujar Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Bandung, Wilsandi Saefuloh, kepada wartawan Rabu (15/3/2023).

Pria yang akrab disapa Wili ini mengatakan, dengan membeli daging ayam yang sudah dipotong-potong, maka akan lebih menjamin kebersihan, kesehatan dan keamanan.

Baca juga:   Atasi Macet, Dosen Unpas Sarankan Regulasi Pembatasan Jumlah Kendaraan

Wili menyebut, pihaknya secara rutin menyuntikan vaksin flu burung untuk hewan unggas besar, seperti ayam, bebek dan sejenisnya. “Untuk burung kita memang belum melakukan vaksin,” jelasnya.

Dia menegaskan, vaksin diberikan kepada kelompok hewan yang memiliki unggas dengan jumlah yang relatif sedikit.

“Kami menyasar yang jumlah unggasnya tidak sampai 50 ekor. Termasuk yang tergabung dalam kelompok Buruan Sae. Tapi kan, untuk Buruan Sae tidak semuanya memelihara ayam,” jelasnya.

Wili mengatakan, unggas harus mendapatkan vaksin dalam kurun waktu empat bulan satu kali. Agar menjamin kesehatan dan bebas dari penyakit flu burung.

Baca juga:   Budidaya Unggas Salah Satu Minat Kajian yang Tinggi di Fapet Unpad

“Vaksin yang kami berikan sudah dicampurkan dengan vaksin tetelo,” tuturnya.

Hingga berita ini diturunkan, sudah ada sekitar 8.000 unggas besar yang mendapat vaksin flu burung.

Virus Flu Burung Tak Berbahaya Bagi Manusia

Ditemui di tempat yang sama, salah seorang dokter hewan pada DKPP Kota Bandung, Bukhori, mengatakan, virus flu burung ini memang tidak membahayakan untuk manusia, dan selama ini belum ditemukan di Kota Bandung.

“Meski demiakian, kita tetap harus waspada agar penyebaran visur tidak semakin meluas,” imbaunya.

Baca juga:   FOTO : Tumpukan Sampah Kota Bandung

Jika dalam satu kandang ditemukan satu ayam atau unggas yang terkenas virus ini, Bukhori mengatakan semua ayam dalam satu kandang harus dimusnahkan karena virus ini tidak bisa disembuhkan dan menyebar dengan sangat cepat.

“Makanya, kalau sudah ada yang terkena virusnya lebih baik dimusnahkan semaunya,” tegasnya.

Namun, virus ini bsia mati dalam suhu yang tinggi. Karenanya, daging ayam harus dimasak dalam suhu yang tinggi.

“Kalau sudah dimasak dengan benar dan matang, maka saudah aman. Virus tidak akan menjangkit,” tuturnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: DKPP Kota BandungFlu BurungUnggasvaksin flu burung


Related Posts

Gerakan Pangan Murah
HEADLINE

Gerakan Pangan Murah Paguyuban Pasundan Bantu Warga Hadapi Kenaikan Pangan

12 Maret 2026
Sorgum Bandung
HEADLINE

Sorgum Jadi Harapan Baru Ketahanan Pangan Kota Bandung

11 November 2025
kurban
HEADLINE

Jelang Iduladha, DKPP Kota Bandung Periksa Kesehatan Hewan Kurban

16 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Pascasarjana Unpas
HEADLINE

Syaifurrohman Raih Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas, Soroti Evaluasi Kebijakan PPDB Cirebon

29 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali menggelar Sidang Promosi Doktor Ilmu Sosial atas nama Syaifurrohman,...

cuaca bandung 29 maret

Prakiraan Cuaca Bandung Raya Hari Ini, Waspada Hujan Siang hingga Sore

29 April 2026
Bayern Kalah

Bayern Tumbang 5-4, Kompany: “Kami Butuh Fans untuk Comeback!”

29 April 2026
Pascasarjana Unpas

Josias Jefry Suitela Raih Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas, Teliti Strategi Pelayanan Publik

29 April 2026
PSG menang

Luis Enrique ‘Luar Biasa’, Drama Gila Liga Champions Bikin Dunia Tercengang!

29 April 2026

Highlights

Josias Jefry Suitela Raih Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas, Teliti Strategi Pelayanan Publik

Luis Enrique ‘Luar Biasa’, Drama Gila Liga Champions Bikin Dunia Tercengang!

PSG vs Bayern 5-4: Drama 9 Gol di Liga Champions, Dembélé dan Kvaratskhelia Menggila!

Universitas: Ruang Bebas atau Instrumen Negara?

Hasil Pahit, Indonesia Gagal ke Perempat Final Piala Thomas 2026

Lobi Utusan Trump Paolo Zampolli: Italia Berpeluang Gantikan Iran di Piala Dunia 2026, Ini 3 Alasan Utamanya

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.