CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Promosi Doktor Ilmu Sosial Agus Jumaedi Kaji Collaborative Governance dalam Pengelolaan Atlet Secara Terpadu

Nurrani Rusmana
27 Juni 2023
Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik, Agus Jumaedi pada Selasa (27/6/2023).

Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik, Agus Jumaedi pada Selasa (27/6/2023). (Foto: ran/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik, Agus Jumaedi pada Selasa (27/6/2023).

Acara yang berlangsung di Aula Mandalasaba dr. Djoenjoenan Lantai V Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra No. 41 Kota Bandung ini diketuai oleh Rektor Unpas Prof. Dr. Ir. H. Eddy Jusuf Sp, M.Si., M.Kom., IPU.

Adapun disertasi yang disidangkan pada promosi Doktor Ilmu Sosial ini berjudul Collaborative Governance Dalam Pengelolaan Atlet Secara Terpadu pada Komite Olahraga Nasional Indonesia, Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Jawa Barat.

Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik, Agus Jumaedi pada Selasa (27/6/2023).
(Foto: ran/pasjabar)

Agus mengatakan masalah dalam penelitian ini, yaitu Collabortive governance dalam pengelolaan atlet secara terpadu pada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Dinas Pendidikan (DISDIK), dan Dinas Pemuda Olah Raga (DISPORA) Provinsi Jawa Barat tidak efektif.

Baca juga:   Serba-serbi Perjalanan Persib ke Sleman

“Maksud dan tujuan penelitian ini yaitu mengkaji lebih mendalam tentang Collaborative Governance, menemukan faktor-faktor yang menyebakan Collaborative Governance tidak efektif dan menemukan model Collaborative Governance yang efektif,” katanya.

Hasil Penelitian

(Foto: ran/pasjabar)

Agus menjelaskan hasil penelitian yaitu bahwa collaborative governance dalam pengelolaan atlet secara terpadu pada KONI, DISDIK, DISPORA Provinsi Jawa Barat tidak efektif. Terdapat dimensi yang tidak efektif yaitu dimensi pemerintahan, dimensi otenomi organisasi, dimensi mutualisme. Kemudian terdapat dimensi yang efektif yaitu dimensi adminidtrasi dan dimensi norma.

Ia menambahkan terdapat faktor-faktor yang menyebabkan tidak efektifnya collaborative governance:

a) Adanya ego sektoral dari masing organisasi, kepemimpinan yang tidak responsif

b) Komunikasi organisasi, individu pimpinan tidak supel/tidak fleksibel dan kaku, serta diplomasi, lobbying pimpinan yang masih lemah

c) Pada masing-masing organisasi yang berkolaborasi memiliki kepentingan, ingin punya nama atau pujian, prestise dimata pemerintah daerah dan nasional dengan dalih perubahan dari “prestasi menjadi prestise”.

Baca juga:   Unpas Gaungkan Bela Negara dan Kontribusi Jaga Alam Lewat Program Citarum Harum

Menurutnya, model collaborative governance yang efektif dalam pengelolaan atlet secara terpadu yaitu model putaran roda ganda sistem interaksi collaborative governance.

“Sikap peneliti terhadap hasil penelitian ini memodifikasi teori dengan temuan hasil penelitian (Novelty) yaitu dengan model Putaran Roda Ganda sistem Interaksi collaborative governance, yaitu: Putaran Roda pertama meliputi Pemerintahan, Administrasi, Otonomi organisasi, Kebersamaan dan Norma,” jelasnya.

Agus menambahkan untuk putaran Roda ke dua meliputi, Perencanaan, Sumber Daya, Koordinasi, Komunikasi, Motivasi, Inovasi dan Evaluasi.

Program Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) menggelar sidang terbuka Promosi Doktor Ilmu Sosial Bidang Kajian Ilmu Administrasi Publik, Agus Jumaedi pada Selasa (27/6/2023).
(Foto: ran/pasjabar)

IPK Agus Jumaedi sebelum sidang terbuka adalah 3.59 dan IPK sidang terbuka 3.68. Berdasarkan hasil sidang tersebut, Agus Jumaedi dinyatakan lulus dengan IPK akhir 3.60 dengan yudisium  sangat memuaskan.

Baca juga:   Mahasiswa STKIP Pasundan Ingin Kenalkan Virus Positif Freestyle Football
(Foto: ran/pasjabar)

Gubernur Sekolah Tinggi Intelijen Negara STIN, Mayor Jenderal TNI Djoko Andoko, S.E., M.M beserta jajarannya hadir dalam sidang terbuka Agus Jumaedi.

Kesan Agus Jumaedi Selama Kuliah di Pascasarjana Universitas Pasundan

(Foto: ran/pasjabar)

Menyelesaikan pendidikan S-3 di Pascasarjana Unpas untuk ketentuan baru minimal selama 3 tahun dan maksimal selama 7 tahun.

“Saya masih diberikan peluang untuk menyelesaikan S3 di sini, meski memang agak terlambat,” kata Agus.

(Foto: ran/pasjabar)

Maka dari itu, ia menyarankan untuk yang baru masuk untuk menempuh pendidikan S-3 jangan terlalu terlena dengan sibuknya pekerjaan.

“Tapi saya yakin anak-anak muda sekarang yang melanjutkan S3 sudah bisa selesai dengan cepat,” katanya.

Agus berharap ke depannya Pascasarjana Unpas bisa lebih berkembang dan bisa bekerja sama dengan lembaga-lembaga lain yang bisa mengangkat keduanya untuk saling menguntungkan. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: Doktor Ilmu Sosialpascasarjana unpasSIDANG TERBUKAunpas


Related Posts

unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswa DKV Unpas Pamerkan Karya UAS dalam Pameran Tiga Hari

31 Januari 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswi Unpas Raih Juara Dua Poster Infografis Tingkat Internasional

30 Januari 2026
Edri Fauzan
HEADLINE

Edri Fauzan Resmi Raih Gelar Doktor Unpas, Teliti Pengaruh Influencer hingga Media Sosial pada Investor Gen Z

30 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Longsor Cisarua
HEADLINE

Dinkes KBB Siapkan Vaksin Tetanus untuk Relawan Longsor Cisarua

2 Februari 2026

BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Bandung Barat menyiapkan vaksinasi tetanus bagi para relawan...

Mikroalga itb

Peneliti ITB: Mikroalga Berpotensi Jadi Solusi Mitigasi Perubahan Iklim

2 Februari 2026
cuaca

BMKG: Cuaca Berawan hingga Hujan Ringan Dominasi Indonesia Hari Ini

2 Februari 2026
longsor bandung barat

BNPB: 57 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi

2 Februari 2026
Masuki Hari Ke-10, SAR Perluas Operasi Pencarian Korban Longsor Cisarua

Masuki Hari Ke-10, SAR Perluas Operasi Pencarian Korban Longsor Cisarua

2 Februari 2026

Highlights

BNPB: 57 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi

Masuki Hari Ke-10, SAR Perluas Operasi Pencarian Korban Longsor Cisarua

SNPMB 2026 Ingatkan Batas Akhir Finalisasi PDSS Sekolah 2 Februari

Zaki Juara Thailand Masters 2026: Mohammad Zaki Ubaidillah Taklukkan Wakil Tuan Rumah Melalui Duel Sengit Rubber Game di Stadion Nimibutr

Jakarta Pertamina Enduro Balas Dendam: Megatron dan Kawan-Kawan Libas Bandung BJB Tandamata Skor 3-0

Napoli Amankan Tiga Poin di Maradona Stadium: Partenopei Tumbangkan Fiorentina Skor 2-1 dan Terus Tempel Ketat Posisi Papan Atas Klasemen

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.