CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 19 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Piala Eropa 2024: Polisi Jerman Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Pertandingan Inggris Vs Serbia

pri
16 Juni 2024
Piala Eropa 2024: Polisi Jerman Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Pertandingan Inggris Vs Serbia

HOOLIGAN: Fans Inggris menolak seruan Polisi Jerman untuk tidak menyanyikan yel-yel tertentu jelang Inggris menghadapi Serbia di Euro 2024. (sportbible)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Pertemuan antara Timnas Inggris dan Serbia di Grup C Euro 2024 telah meingkatkan tingkat kewaspadaan Polisi setempat. Mereka akan bertanding di Veltins Arena, Senin (17/6) dini hari WIB.

Karena resiko kerusuhan yang mungkin terjadi, pihak kepolisian setempat sempat menyerukan agar fans atau hooligan Inggris tidak menyanyikan yel-yel kontroversial.

Namun, para hooligan sepertinya mengabaikan perintah polisi. Lewat unggahan video yang viral di media sosial, mereka justru makin lantang memberikan dukungan kepada The Three Lions lewat nyanyian jelang pertandingan.

Pihak Kepolisian Jerman memang memberikan perhatian khusus pada pertandingan ini, apalagi ada peringatan akan hadirnya 500 fans Serbia. Kabar itu menyebabkan pertandingan ini ditingkatkan menjadi “berisiko tinggi” dan diberlakukannya aturan langka, di mana hanya 2,8 persen alkohol yang akan disajikan.

Baca juga:   Martinez Pilih Manchester United, Galatasaray Kecele!

Perubahan satu kali ini dilakukan dalam upaya untuk menindak kekerasan. Polisi Jerman juga meminta pendukung Inggris tidak menyanyikan lagu ’10 pembom Jerman’ yang menyinggung, yang merujuk pada korban jiwa dalam Perang Dunia II.

Menurut The Telegraph, kepala polisi Peter Both berkata: “Itulah yang ingin saya katakan kepada mereka: Jangan jadi orang bodoh. Jika mereka menyanyikan lagu seperti ini, saya tidak bisa mengubahnya.”

Baca juga:   Mailson Lima Ngaku Makin Nyetel dengan Skuad Persib

“Ini tidak dapat dihukum di Jerman. Saya berharap semua pendukung yang damai dan taat hukum mengatakan kepada mereka: ‘Hentikan’.”

“Saya tahu, dan semua orang di Jerman tahu, ada persaingan olahraga yang bertahan lama antara Inggris dan Jerman. Namun, penting bagi saya untuk mengatakan bahwa ini hanya persaingan olahraga.”

“Negara-negara kita telah dan tetap menjadi sekutu selama lebih dari tujuh dekade.”

Namun, perintah itu belum dipatuhi. Beberapa video yang diposting di media sosial menunjukkan para penggemar mengambil bagian dalam nyanyian tersebut.

Baca juga:   Rejeki Nomplok, Kobbie Mainoo Dipanggil Timnas Inggris

Salah satu foto yang dibagikan oleh Matt Lawton dari The Times memperlihatkan para penggemar berkumpul di sebuah jalan di Dusseldorf dan menyanyikan lagu tersebut, serta melemparkan balon berbentuk pesawat.

Disertai dengan sebuah video, ia menulis: “Tidak ada masalah di sini di Dusseldorf, tapi tuan rumah Jerman memberlakukan kami seperti ini.”

Polisi telah berjanji untuk mengambil tindakan terhadap siapa pun yang mendendangkan nyanyian tersebut atau melakukan penghormatan ala Nazi, dan kemungkinan akan dikenakan denda besar.

Sebelumnya, nyanyian itu terdengar saat kemenangan persahabatan Inggris atas Bosnia dan Herzegovina di St James Park.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Euro 2024Grup CGrup C Euro 2024Piala Eropa 2024Serbiatimnas Inggris


Related Posts

Ben White menandai kembalinya ke Timnas Inggris dengan gol ke gawang Uruguay meski sempat disoraki fans di Wembley. (Instagram/@benwhite)
HEADLINE

Ben White Kembali ke Wembley: Disoraki Fans Inggris, Dibela Thomas Tuchel, dan Cetak Gol!

28 Maret 2026
Vinicius Junior. (Foto: AP/Silvia Izquierdo)
HEADLINE

Ambisi Vinicius Junior di Piala Dunia 2026: Enggan Ulangi Kegagalan Qatar, Siap Jadi Kunci Selecao

26 Maret 2026
Troy Deeney memuji kebangkitan Marcus Rashford di Barcelona. Menurutnya, lingkungan tanpa ego di Catalan berhasil mengembalikan fokus Rashford hingga mencetak 10 gol. (Getty Images Sport)
HEADLINE

Troy Deeney: Kepindahan ke Barcelona Berhasil ‘Jinakkan’ Ego Marcus Rashford

7 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

UIN Bandung
HEADLINE

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

19 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan ucapan selamat kepada UIN Sunan Gunung Djati Bandung...

program gentengisasi

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

19 April 2026
underpass pasteur

Dedi Mulyadi Rencanakan Underpass sebagai Solusi Macet Pasteur

19 April 2026
Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026
Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026

Highlights

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.