CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Rabu, 6 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

UNPAD Gelar Grand Opening Bandung Bee Sanctuary

admin
10 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — UNPAD menggelar acara Grand Opening Bandung Bee Sanctuary (BBS) pada Jum’at (10/1/2019) di Kawasan Fakultas Psikologi Jalan Dago No 438 Bandung.

Dalam acara ini melibatkan Community empowerment, green and sustainable business model, start up development, IoT and technology,  critical land revirtalization, resaurces sharing pentahelix partnership serta product and services development.

Rektor UNPAD Prof. Dr. Rina Indiastuti, M.SIE., menyampaikan bahwa lewat program UNPAD dapat melakukan socio technopreneurship artinya bagaimana entrepreneurship digabungkan dengan unsur sosial dan sentuhan aplikasi teknologi.

“Dalam program Bandung Bee Sanctuary lebah diproduktifkan untuk lebih berkembang lagi, namun disamping itu adalah bagaimana  menbudidayakan produk madu bersama masyarakat, bagaimana membangun model bisnisnya yang nantinya dapat menciptakan bukti nilai tambah  untuk memproduksi produk produk dari turunan madu tersebut,” tandasnya.

Dari sini, lanjut Prof Rina semua pihak dapat berkolaborasi dengan pasar,  juga masyarakat serta kalangan manapun, baik menengah kebawah,  ibu-ibu, anak muda dan lainnya.

Baca juga:   The Gunners Kembali ke Puncak Klasemen Liga Inggris setelah Menang 2-0 Atas Luton Town

“Dengan memanfaatkan apa yang ada di dalam,  salah satunya madu,  kita dapat menciptakan rantai ekonomi yang luar biasa. Ini adalah suatu model yang diharapkan dapat diaplikasikan ditempat lain di Jawa Barat khususnya dan Indonesia pada umumnya. Disamping itu, hal ini merupakan hasil dari inovasi dan kretifitas dari aspek bisnis maupun inovasi madunya,” paparnya.

Sementara itu ketua tim riset Bandung Bee Sanctuary Dwi Purnomo, memgungkapkan bahwa Bandung Bee Sanctuary, merupakan upaya pemberdayaan usaha sosial masyarakat berbasis budidaya lebah dan sedikit orang yang menyadari bahwa budidaya lebah madu memiliki potensi yang cukup besar dalam hal peningkatan ekonomi masyarakat.

“Hal ini disebabkan karena dalam pembudidayaan lebah madu produsen mampu menghasilkan berbagai jenis produk yang memiliki nilai jual tinggi, seperti madu, royal jelly, propolis, cuka madu, dan banyak lagi,” sahutnya.

Disamping itu lanjut Dwi bahwa  produk-produk yang dihasilkan lebah juga memiliki kandungan yang sangat menyehatkan dan bisa menjadi obat mujarab sehingga permintaan pasar pun akan terus ada  mengingat banyak yang membutuhkannya untuk alasan kesehatan.

Baca juga:   AutoMagER, Mesin Otomatis Ekstraksi RNA Buatan Unpad

“Adapun proses pembudidayaannya pun juga relatif mudah karena lebah-tebah tersebut mampu mencari makanan dengan sendirinya  sehingga modal yang harus dikeluarkan para produsen budidaya lebah pun relatif kecil. Berbagai keuntungan yang didapat ini tentunya bisa menjadi suatu peluang usaha yang sangat menjanjikan yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat,” paparnya.

Berangkat dari hal itu, pada tanggal 10 Januari 2020 tepatnya pada Hari Lingkungan Hidup Indonesia diperkenalkanlah Bandung Bee Sanctuary (BBS), sebagai pusat  pembudidayaan dan edukasi lebah berbasis teknologi di Bandung.

“BBS ini merupakan inisiasi  dari Universitas Padjadjaran dan berkolaborasi dengan The Local Enablers, sebuah ekosistem kewirausahaan sosial berbasis teknologi yangmengedepankan aspek lokalitas menjadi kekuatan ekonomi masyarakat. Lahan seluas 7 hektar ini pada awalnya merupakan lahan kritis yang terletak di belakang BPIP Pusat Psikologi Unpad yang sudah lama terbengkalai,” tambahnya.

Dengan semangat kolaborasi dan perwujudan dampak sosial yang berkelanjutan, lahan kritis tersebut diaktivasi kembali untuk menjadi lahan yang produktif dan bermanfaat. Proses pengaktivasian  lahan kritis ini tidak hanya dilakukan oleh Unpad ataupun stakeholder terkait, melainkan juga turut melibatkan masyarakat secara langsung dengan harapan masyarakat setempat memiliki rasa kepemilikan yang tinggi sehingga turut berkontribusi dalam menjaga dan melestarikan BSS.

Baca juga:   Keterlambatan Pengangkutan Sampah Terjadi di Beberapa TPS Imbas Kendala di TPA Sarimukti

Dwi pun melanjutkan bahwa selain untuk menjadi pusat budidaya lebah, BSS nantinya juga akan diproyeksikan menjadi pusat edukasi lebah, pusat pemberdayaan masyarakat berbasis lebah, dan pusat edukasi masyarakat terkait pelestarian lingkungan. Tujuannya agar  BBS bisa menjadi corong penggerak perekonomian masyarakat serta meningkatkan kapasitas  dan kemampuan berwirausaha masyarakat.

“Adanya BBS yang sangat inovatif ini turut memperhatikan aspek keseimbangan antara profit, planet dan people. Dengan kata lain, kehadiran BBS tidak hanya untuk kepentingan keuntungan semata melainkan berupaya  memberikan dampak positif bagi pemberdayaan kualitas manusia dan memberikan jaminan keamanan bagi lingkungan yang harus dijaga keberlangsungannya,” pungkasnya. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Bandung Bee Sanctuarypenangkaran maduunpad


Related Posts

Hardiknas 2026
PASPENDIDIKAN

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Solusi dan Inovasi

4 Mei 2026
MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri
HEADLINE

MKN Unpas Kembali Juara Umum Lomba Akta Nasional 2026, Kalahkan Kampus-Kampus Negeri

26 April 2026
utbk unpad
HEADLINE

Unpad Fasilitasi Peserta Cedera dan Disabilitas pada UTBK 2026

23 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

hujan ringan bmkg
HEADLINE

BMKG Sebut Mayoritas Kota Besar Indonesia Berpotensi Hujan Ringan

6 Mei 2026

WWW.PASJABAR.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas kota besar di Indonesia akan diguyur hujan...

harga pangan

Harga Pangan Nasional Berfluktuasi, Cabai Rawit Merah Masih Tertinggi

6 Mei 2026
pencurian

Aksi Pencurian di Kos Kopo Terekam CCTV, Dua Mahasiswa Jadi Korban

6 Mei 2026
Iduladha 2026

Jelang Iduladha 2026, Harga Sapi Kurban di KBB Merangkak Naik

6 Mei 2026
U-17 Piala Asia Timnas Indonesia

Timnas U-17 Indonesia Bungkam China di Laga Perdana Piala Asia

6 Mei 2026

Highlights

Jelang Iduladha 2026, Harga Sapi Kurban di KBB Merangkak Naik

Timnas U-17 Indonesia Bungkam China di Laga Perdana Piala Asia

Arsenal Melaju ke Final Liga Champions 2026 Usai Tumbangkan Atlético Madrid di Emirates Stadium

Klasemen Memanas! Borneo FC Tekuk Persita, Poin Kini Sama dengan Persib Bandung

Dukung Logistik Wilayah Perintis, PTDI Teken Kontrak 4 Unit Pesawat N219 Kargo

Bantah Isu Takhayul, Diego Simeone Ungkap Alasan Praktis Pindah Hotel Jelang Hadapi Arsenal

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.