CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 3 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Film Ghost in the Cell Tampilkan Penjara sebagai Sistem Sosial

Hanna Hanifah
11 Februari 2026
film ghost in the cell

Sutradara Joko Anwar menyebut penjara dalam film terbarunya, Ghost in the Cell, sebagai gambaran kecil dari sistem yang berlaku di masyarakat. (foto: ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Sutradara Joko Anwar menyebut penjara dalam film terbarunya, Ghost in the Cell, sebagai gambaran kecil dari sistem yang berlaku di masyarakat. Film tersebut diputar dalam program Berlinale Forum, Festival Film Internasional Berlin, Jerman.

Menurut Joko, penjara dalam film itu ibarat ruang sempit yang memadatkan berbagai sistem sosial, mulai dari hierarki kekuasaan, ketakutan, kekerasan, hingga persoalan moralitas. Ia menekankan bahwa meskipun semua orang berada dalam sistem yang sama, tidak semua menghadapi konsekuensi yang setara.

Baca juga:   Apple Siapkan Rilis Mac, iPad, dan iPhone Baru di 2026

“Meski semua orang terjebak dalam sistem yang sama, tidak semua orang menghadapi konsekuensi yang sama, begitu juga dengan dipenjara,” ujar Joko.

Ia menjelaskan, isu kerusakan lingkungan dan kesenjangan peradilan menjadi bagian penting dalam struktur cerita, bukan sekadar latar belakang. Menurutnya, kengerian yang nyata dalam film justru berasal dari realitas tersebut, bukan hanya dari sosok hantu.

Hantu dan Ketidaknyamanan Moral

Joko menuturkan bahwa karakter hantu dalam film itu tidak dimaksudkan sebagai simbol ide tertentu. Hantu digambarkan sebagai sosok yang memiliki niat, kecerdasan, serta batasan sendiri.

Baca juga:   Film Ghost in the Cell Tuai Respons Antusias di Berlinale 2026

“Hantu tidak pernah dimaksudkan untuk mewakili sebuah ide. Ia memiliki niat, kecerdasan, dan batasan sendiri. Ia memilih korbannya,” kata Joko.

Untuk membangun suasana penjara yang kacau, Joko menyiapkan latar cerita detail bagi setiap karakter, termasuk pemain harian. Para aktor juga diminta berlatih dalam kelompok masing-masing, tanpa mengetahui detail karakter dari kelompok lain, agar muncul rasa curiga dan ketegangan yang nyata.

Baca juga:   Foto: Masjid Raya Bandung Sediakan Takjil Gratis

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kekerasan, satire, dan komedi dalam film. Menurutnya, komedi justru memperkuat ketegangan, bukan menguranginya.

“Jika penonton tertawa lalu mempertanyakan mengapa mereka tertawa, berarti filmnya berhasil,” ujarnya.

Film Ghost in the Cell diproduksi Come and See Pictures bersama Rapi Films, Barunson E&A, dan Legacy Pictures, serta dibintangi sejumlah aktor ternama seperti Abimana Aryasatya, Lukman Sardi, dan Tora Sudiro. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: film ghost in the cellghost in the cellpenjara sistem sosial


Related Posts

Ghost in the Cell
HEADLINE

Film Ghost in the Cell Tuai Respons Antusias di Berlinale 2026

17 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Kota Takai mencegah aksi Marselino Ferdinan dalam duel timnas Jepang vs Indonesia di Osaka (10/6/2025). (PAUL MILLER/AFP)
HEADLINE

Tampil Starter! Marselino Ferdinan Beri Kontribusi Instan Saat AS Trencin B Gilas Raca Bratislava 8-2

2 Mei 2026

SLOVAKIA, WWW.PASJABAR.COM – Bintang muda Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, terus menunjukkan progres positif dalam proses pemulihan kebugarannya....

MU bisa dipastikan lolos ke Liga Champions musim depan jika mengalahkan Liverpool. (AFP/Darren Staples)

Laga Krusial di Old Trafford: Manchester United Bidik Tiket Liga Champions Saat Jamu Liverpool

2 Mei 2026
Thalita Ramadhani Wiryawan membuat Indonesia memperkecil skor menjadi 1-2 melawan Korea Selatan di semifinal Uber Cup 2026. (Arsip PBSI)

Kejutan Besar! Thalita Ramadhani Tumbangkan Sim Yu Jin, Indonesia Perkecil Skor Lawan Korea di Semifinal Uber Cup 2026

2 Mei 2026
UTBK 2026 terakhir

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 Resmi Berakhir, Peserta Diminta Tetap Optimis Menanti Hasil

2 Mei 2026
kuliah kenotariatan

Kuliah Pakar Kenotariatan HIMANU Unpas Bahas Risiko Pidana Profesi Notaris

2 Mei 2026

Highlights

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 Resmi Berakhir, Peserta Diminta Tetap Optimis Menanti Hasil

Kuliah Pakar Kenotariatan HIMANU Unpas Bahas Risiko Pidana Profesi Notaris

Studi Ungkap Hiu Paus Migrasi Lintasi 13 Negara Indo-Pasifik

Indonesia Track Cup Jadi Ajang Penting Perebutan Poin Olimpiade

Nobar Film Teman Tegar Jadi Kampanye Perlindungan Hutan di Kudus

Harga Pangan Nasional Relatif Stabil, Cabai Rawit Merah Masih Tinggi

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.