CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 3 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Francesco Bagnaia Gagal Finis di MotoGP Inggris, Ducati Makin Tertekan

Hanna Hanifah
25 Mei 2025
francesco bagnaia

Rider andalan Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, kembali gagal menunjukkan performa maksimal dalam lanjutan MotoGP 2025 akibat insiden crash di lap keempat. (foto: MotoGP)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Rider andalan Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, kembali gagal menunjukkan performa maksimal dalam lanjutan MotoGP 2025.

Dalam balapan utama MotoGP Inggris yang digelar di Sirkuit Silverstone, Minggu (25/5/2025), Bagnaia harus mengakhiri balapan lebih awal akibat insiden kecelakaan (crash) di lap keempat.

Balapan sempat dihentikan sementara setelah insiden yang melibatkan Alex Marquez dan Marc Marquez di awal lomba. Memaksa race director mengibarkan bendera merah akibat oli yang tercecer di lintasan.

Setelah restart, balapan dilanjutkan dalam 19 lap, namun nasib Bagnaia tak kunjung membaik.

Saat sedang tercecer di posisi ke-13, Bagnaia mengalami crash di sektor empat dan tidak dapat melanjutkan lomba.

Hasil ini memperpanjang catatan negatifnya dalam beberapa seri terakhir. Dan menambah tekanan dalam perburuan gelar juara dunia MotoGP 2025.

Kondisi Sprint Race

Sebelumnya, pada Sprint Race hari Sabtu (24/5/2025), Francesco Bagnaia juga tampil mengecewakan dengan hanya finis di posisi keenam.

Baca juga:   Bagnaia Gagal Juara, Martinator Pesta di Podium

Ia kalah cepat dari rekan setim barunya, Marc Marquez, serta Alex Marquez dari tim satelit Ducati.

Bagnaia mengungkapkan bahwa dirinya kesulitan merasakan sensasi pada bagian depan motor Ducati Desmosedici GP.

Padahal, pengereman keras di bagian depan menjadi kekuatan utama sang juara dunia dua kali tersebut dalam beberapa musim terakhir.

“Untuk pertama kalinya musim ini, saya tidak bisa membedakan apakah saya menggunakan ban lunak atau ban keras di depan. Rasanya sama saja saat mengendarai motor,” kata Bagnaia usai balapan.

Masalah utama Bagnaia adalah kesulitan berbelok dan melebar di tikungan. Ia pun terpaksa lebih mengandalkan ban belakang saat keluar tikungan. Yang membuat akselerasinya lemah dan tenaga motor cepat habis di akhir balapan.

Marc Marquez pun mengalami kendala serupa, namun mengaku bahwa solusinya bukan semata pada mesin. Melainkan pada adaptasi gaya membalap.

Baca juga:   Jorge Lorenzo: ‘Traktor Pun Bisa Ngebut di Tangan Marc Marquez!

“Jika sudah mencoba banyak setelan dan masalah masih ada, berarti kita yang harus memperbaiki gaya balap,” ujar Marquez.

Dukungan

Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, juga memberikan dukungan kepada Francesco Bagnaia untuk kembali fokus dan percaya diri.

“Pecco harus berpikir bahwa dia adalah seorang juara dan jangan terlalu memikirkan masalah, tapi kendalikan masalah itu,” kata Tardozzi.

Meski menghadapi tantangan berat, Tardozzi menegaskan bahwa Bagnaia masih menjadi salah satu pembalap paling konsisten dan dominan dalam tiga musim terakhir.

Pada musim lalu, ia mencatatkan 11 kemenangan dari 20 balapan meski gagal meraih gelar juara dunia.

Kini, Ducati harus segera mencari solusi teknis agar motor Desmosedici GP kembali kompetitif.

Ancaman dari pabrikan lain pun semakin nyata, terutama dari Yamaha dan Honda.

Baca juga:   Gia Mencetak Poin Terbanyak Saat Red Sparks Mengalahkan AI Peppers, Ibunda Sampai Menangis

Fabio Quartararo dari tim Yamaha bahkan sukses mencetak hattrick pole position musim ini. Dan tampil impresif di Silverstone dengan memimpin balapan sebelum akhirnya disalip.

Sementara itu, Bagnaia mengaku frustrasi dengan performa motornya sepanjang sprint race dan race utama.

“Saya memulai dengan baik, bahkan sempat menyalip Fabio Quartararo. Tapi setelah empat lap, ban belakang cepat habis. Motor saya juga tidak membantu saat berbelok. Setiap masuk tikungan, saya tidak berada di jalur yang benar,” jelasnya.

Menurutnya, Sirkuit Silverstone memang menjadi tantangan tersendiri karena sangat menguras ban. Jika masalah belokan tidak segera diatasi, situasi bisa makin memburuk di seri-seri mendatang.

Dengan hasil buruk di MotoGP Inggris, posisi Bagnaia di klasemen semakin terancam. Ia harus segera menemukan solusi. Agar bisa kembali bersaing di papan atas dan menjaga asa mempertahankan gelar juara dunia. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Ducati LenovoFrancesco BagnaiaMotoGP 2025MotoGP InggrisSirkuit Silverstone


Related Posts

Rider Gresini Racing, Alex Marquez, juara di MotoGP Spanyol 2026. (Foto: Anadolu via Getty Images/Anadolu)
HEADLINE

Drama Jerez! Alex Marquez Rebut Kemenangan Perdana, Marc Marquez Crash hingga Motor Terbelah

26 April 2026
MotoGP Jerez
HEADLINE

Drama Tanpa Batas di Jerez! Dari Rossi hingga Marquez, Inilah Balapan MotoGP Paling Gila Sepanjang Masa

22 April 2026
Foto: AFP/MOHD RASFAN
HEADLINE

The King of COTA Kembali: Marc Marquez Tercepat di Sesi Practice MotoGP Amerika 2026

28 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Kota Takai mencegah aksi Marselino Ferdinan dalam duel timnas Jepang vs Indonesia di Osaka (10/6/2025). (PAUL MILLER/AFP)
HEADLINE

Tampil Starter! Marselino Ferdinan Beri Kontribusi Instan Saat AS Trencin B Gilas Raca Bratislava 8-2

2 Mei 2026

SLOVAKIA, WWW.PASJABAR.COM – Bintang muda Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, terus menunjukkan progres positif dalam proses pemulihan kebugarannya....

MU bisa dipastikan lolos ke Liga Champions musim depan jika mengalahkan Liverpool. (AFP/Darren Staples)

Laga Krusial di Old Trafford: Manchester United Bidik Tiket Liga Champions Saat Jamu Liverpool

2 Mei 2026
Thalita Ramadhani Wiryawan membuat Indonesia memperkecil skor menjadi 1-2 melawan Korea Selatan di semifinal Uber Cup 2026. (Arsip PBSI)

Kejutan Besar! Thalita Ramadhani Tumbangkan Sim Yu Jin, Indonesia Perkecil Skor Lawan Korea di Semifinal Uber Cup 2026

2 Mei 2026
UTBK 2026 terakhir

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 Resmi Berakhir, Peserta Diminta Tetap Optimis Menanti Hasil

2 Mei 2026
kuliah kenotariatan

Kuliah Pakar Kenotariatan HIMANU Unpas Bahas Risiko Pidana Profesi Notaris

2 Mei 2026

Highlights

Pelaksanaan UTBK-SNBT 2026 Resmi Berakhir, Peserta Diminta Tetap Optimis Menanti Hasil

Kuliah Pakar Kenotariatan HIMANU Unpas Bahas Risiko Pidana Profesi Notaris

Studi Ungkap Hiu Paus Migrasi Lintasi 13 Negara Indo-Pasifik

Indonesia Track Cup Jadi Ajang Penting Perebutan Poin Olimpiade

Nobar Film Teman Tegar Jadi Kampanye Perlindungan Hutan di Kudus

Harga Pangan Nasional Relatif Stabil, Cabai Rawit Merah Masih Tinggi

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.