# MotoGP Jerez
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Ángel Nieto kembali menjadi sorotan jelang gelaran MotoGP 2026.
Seperti dikutip dari laman lesmi MotoGP, Rabu(22/4/2026), Trek legendaris di Spanyol ini tak hanya sekadar lintasan balap, tetapi juga panggung sejarah penuh emosi, rivalitas panas, dan momen tak terlupakan yang terus dikenang para penggemar balap dunia.
Sejak pertama kali masuk kalender MotoGP, Jerez dikenal sebagai arena yang kerap menghadirkan duel dramatis hingga tikungan terakhir.
Salah satu yang paling ikonik terjadi pada 1996, ketika Mick Doohan dan Alex Criville bertarung sengit.
Criville yang didukung penuh publik tuan rumah harus rela gagal finis setelah tergelincir di momen krusial, memberi kemenangan dramatis bagi Doohan.
Tensi Memuncak
Memasuki era modern, tensi memuncak pada 2005 saat Valentino Rossi dan Sete Gibernau terlibat duel legendaris.
Kontak di tikungan terakhir membuat Gibernau terlempar, sementara Rossi melaju ke garis finis dengan selebrasi penuh kontroversi.
Insiden ini menjadi salah satu rivalitas paling panas dalam sejarah MotoGP.
Tak kalah dramatis, balapan 2011 di lintasan basah memperlihatkan insiden antara Rossi dan Casey Stoner.
Kecelakaan keduanya memicu komentar tajam Stoner yang hingga kini masih dikenang: ambisi yang melebihi bakat. Balapan tersebut juga diwarnai aksi spektakuler mendiang Marco Simoncelli.
Tikungan Terakhir
Jerez kembali memanas pada 2013 ketika Marc Marquez menyenggol Jorge Lorenzo di tikungan terakhir.
Kontak tersebut memicu reaksi keras Lorenzo dan menjadi simbol agresivitas Marquez di awal kariernya.
Era terbaru juga tak kalah menarik
Tahun 2021 menjadi milik Jack Miller setelah duel sengit melawan Fabio Quartararo, sementara 2022 menghadirkan dominasi Francesco Bagnaia yang sukses mengunci kemenangan penting di tengah tekanan ketat.
Kini, menjelang MotoGP 2026, Jerez kembali menjanjikan cerita baru.
Dengan kombinasi pembalap muda berbakat dan rivalitas lama yang belum padam, bukan tidak mungkin sejarah baru akan kembali tercipta di setiap tikungan.
Satu hal yang pasti, Jerez bukan sekadar balapan—ini adalah panggung drama, keberanian, dan legenda yang terus hidup di dunia MotoGP. (*/tie)
# MotoGP Jerez












