CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 5 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Prof Hendra Hermawan, Putra Sunda Pertama Jadi Guru Besar di Kanada Resmi Pimpin Paguyuban Pasundan Komisariat Kanada

Yatti Chahyati
15 Juli 2025
Guru Besar pertama Sunda di Kanada

Prof Hendra mendatangi Sekretariat pusat Pengurus Besar Paguyuban Pasundan di Jalan Sumatera 41 Bandung, dan bertemu langsung dengan Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. H.M Didi Turmudzi, M.Si, Selasa(15/7/205) dan dilantik menjadi Keyua Komisariat Paguyuban Pasundan Kanada. (Foto : UPI/Paguyuban Pasundan) 

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Guru Besar pertama Sunda di Kanada

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Kabar membanggakan datang dari Kanada. Prof. Hendra Hermawan, Ph.D., resmi dilantik sebagai Ketua Komisariat Paguyuban Pasundan Kanada.

Tak hanya itu, ia juga dikenal sebagai orang Sunda pertama yang berhasil meraih gelar Guru Besar (Full Professor) di Kanada, tepatnya di Université Laval, Quebec — salah satu universitas bergengsi di negara tersebut.

Prestasi Prof. Hendra bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tapi juga simbol keberhasilan diaspora Sunda dan Indonesia dalam menembus dunia akademik global.

Prof Hendra mendatangi Sekretariat pusat Pengurus Besar Paguyuban Pasundan di Jalan Sumatera 41 Bandung, dan bertemu langsung dengan Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. H.M Didi Turmudzi, M.Si, Selasa(15/7/205).

Dilantik Langsung oleh Ketua Paguyuban Pasundan

Pelantikan Prof. Hendra dilakukan secara resmi oleh Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. H.M Didi Turmudzi, M.Si, di sekretariat Pengurus Besar Paguyuban Pasudan.

Baca juga:   Pastv PasSepekan Edisi 22-28 April 2019

Prof. Didi menyebut Prof. Hendra sebagai ilmuwan kelas dunia yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pendidikan tinggi dan riset internasional.

“Beliau menjadi contoh nyata bahwa orang Sunda mampu bersaing di panggung dunia. Paguyuban Pasundan sangat bangga karena misi kami dalam memerangi kebodohan dan membangun kualitas sumber daya manusia terbukti berhasil melalui kiprah beliau,” ujar Prof Didi.

Oleh karenanya, Prof Didi menyebutkan Paguyuban Pasundan merasa bangga sekaligus menjadi kontribusi Paguyuban Pasundan terhadap warga Indonesia dan dunia.

“Karena beliau sudah mendapat pengakuan internasional dengan demikian misi Paguyuban Pasundan dalam merangan kebodohan itu salah satu buktinya adalah Prof Hendrawan,” jelasya.

Ia berharap Prof Hendra ketika kembali ke Kanada beliau akan menghimpun warga-warga Sunda di Kanada

“Sehingga orang Sunda du luar negeri bisa bersama-sama menyatukan diri, sehingga Paguyuban Pasundan bisa mendekatkan yang jauh dan yang dekat dikompakkan. Untuk memberikan kontribusi bagi Indonesia dan Kanada serta dunia,” harap Prof Didi.

Baca juga:   Paguyuban Pasundan Serahkan Lagi APD untuk Bandung, Cimahi dan KBB

Paguyuban Pasundan Kanada

Komitmen Bawa Budaya Sunda ke Tingkat Global

Sementara, Prof. Hendra menyatakan kebanggaannya menjadi bagian dari masyarakat Sunda, dan menyebut bahwa identitas tersebut terus ia bawa dalam perjalanan akademik dan profesionalnya di luar negeri.

“Menjadi Ketua Komisariat di Kanada adalah tanggung jawab besar dan ini kehormatan bagi saya. Saya akan berusaha menghimpun diaspora Sunda disana dan memperkuat jejaring yang mampu memberi kontribusi bagi Indonesia dan dunia,” ungkapnya.

Dalam setiap kegiatan resmi itu, ia juga diberikan PIN Kujang, simbol budaya Sunda dan keanggotaan Paguyuban Pasundan , yang diberikan langsung oleh Prof. Didi sebagai tanda penghormatan dan komitmen terhadap nilai-nilai Pasundan.

Perbedaan Guru Besar di Kanada dan Indonesia

Baca juga:   Pongah dan Ilusi Ketinggian Diri

Prof. Hendra juga menjelaskan bahwa proses menjadi Guru Besar di Kanada sangat berbeda dengan di Indonesia.

Di Kanada, gelar ini diraih melalui proses panjang, berbasis meritokrasi, dan fokus pada riset internasional, publikasi ilmiah, dan kolaborasi lintas negara.

“Namun justru dari tantangan itu terbuka kesempatan besar untuk berkontribusi luas, baik dalam bidang teknik mesin maupun pengembangan ilmu pengetahuan global,” tuturnya.

Misi Budaya dan Ilmu Pengetahuan

Sebagai akademisi sekaligus tokoh budaya, Prof. Hendra ingin menjadikan Komisariat Paguyuban Pasundan di Kanada sebagai ruang sinergi, edukasi, dan diplomasi budaya Sunda.

Dengan pelantikan ini, Paguyuban Pasundan menegaskan kiprahnya sebagai organisasi yang aktif tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga hadir di panggung global — memperkuat budaya Sunda, menyebarkan ilmu, dan menghubungkan yang jauh menjadi dekat.(*)

# Guru Besar pertama Sunda di Kanada

 

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Diaspora IndonesiaGuru Besar Kanadakebudayaan SundaKomisariat Kanadapaguyuban pasundanpendidikan tinggiProf Hendra Hermawantokoh sundaUniversité Laval


Related Posts

Hardiknas 2026
PASPENDIDIKAN

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Solusi dan Inovasi

4 Mei 2026
Universitas: Ruang Bebas atau Instrumen Negara?
HEADLINE

Universitas: Ruang Bebas atau Instrumen Negara?

29 April 2026
Pelantikan Paguyuban Pasundan Papua
HEADLINE

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Wilayah Paguyuban Pasundan se Tanah Papua

25 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

China resmi menjadi juara Thomas Cup 2026 setelah mengalahkan Prancis 3-1 di final. Simak rekap pertandingan dan sejarah baru tim Prancis di sini. (AP)
HEADLINE

China Segel Gelar Juara Thomas Cup 2026, Prancis Ukir Sejarah Baru di Denmark

4 Mei 2026

HORSENS, WWW.PASJABAR.COM – Tim bulutangkis putra China resmi keluar sebagai juara Thomas Cup 2026 setelah menghentikan perlawanan...

Inter Milan resmi meraih gelar Scudetto ke-21 setelah mengalahkan Parma 2-0. Trofi perdana bagi pelatih Cristian Chivu di musim debutnya. (Getty Images Sport)

Inter Milan Resmi Segel Gelar Juara Serie A 2025-2026, Raih Scudetto ke-21!

4 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
Sebuah pohon Kiara Payung tumbang di Jalan Encep Kartawiria, Cimahi, menimpa gerobak pedagang dan melukai 11 orang, termasuk siswa sekolah dasar. (Uby/pasjabar)

Pohon Kiara Payung Tumbang di Jalan Encep Kartawiria Cimahi, 11 Orang Jadi Korban

4 Mei 2026
Bek MU Harry Maguire. (Foto: CameraSport via Getty Images/Shaun Brooks - CameraSport)

Aksi Heroik “Kepala Beton” Harry Maguire Selamatkan Gawang Manchester United, Setan Merah Kunci Tiket Liga Champions!

4 Mei 2026

Highlights

Pohon Kiara Payung Tumbang di Jalan Encep Kartawiria Cimahi, 11 Orang Jadi Korban

Aksi Heroik “Kepala Beton” Harry Maguire Selamatkan Gawang Manchester United, Setan Merah Kunci Tiket Liga Champions!

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Solusi dan Inovasi

Prabowo Berantas Korupsi Jadi Sorotan, Publik Desak Penindakan Tegas

Kandaskan PSIM Yogyakarta, Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Klasemen Super League

Main Efektif di Old Trafford, Manchester United Tumbangkan Liverpool 3-2

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.