BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) secara resmi menandatangani kontrak jual beli empat unit pesawat N219 dengan PT Mitra Aviasi Perkasa (PT MAP) pada Selasa (5/5/2026). Penandatanganan yang berlangsung di Hanggar Aircraft Services (ACS) PTDI Bandung ini menandai langkah besar dalam komersialisasi pesawat karya anak bangsa untuk pasar domestik.
Kontrak Perdana Pasar Komersial Dalam Negeri
Kontrak ini merupakan kesepakatan perdana pesawat N219 untuk pasar komersial di Indonesia, di mana PT MAP akan bertindak sebagai pembeli sekaligus operator.
Ruang lingkup kontrak mencakup pengadaan empat unit pesawat N219 dalam konfigurasi kargo, termasuk paket pelatihan dan publikasi teknis. Penyerahan unit akan dilakukan secara bertahap setelah kontrak dinyatakan efektif.
Acara bersejarah ini disaksikan langsung oleh perwakilan dari Bappenas dan Kementerian Perhubungan RI, yang menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap pemanfaatan N219 sebagai moda transportasi utama di wilayah perintis.
Keunggulan Teknis N219 untuk Medan Sulit
Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan, menjelaskan bahwa N219 dirancang khusus untuk menjawab tantangan geografis di Indonesia, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3TP).
-
Operasional Landasan Pendek: Mampu beroperasi di landasan kurang dari 1 km.
-
Landasan Tidak Beraspal: Dapat lepas landas dan mendarat di unpaved runway.
-
Kemampuan Manuver: Memiliki stall speed yang sangat rendah, memudahkan pengoperasian di medan perbukitan yang sulit.
-
Efisiensi Biaya: Dirancang dengan biaya operasi yang kompetitif dan perawatan yang mudah.
Mendorong Ekonomi dan Kemandirian Nasional
Pesawat N219 memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 44,69%. Selain sebagai kebanggaan nasional, pesawat ini diharapkan menjadi enabler untuk membuka aksesibilitas udara, memperlancar distribusi logistik, serta mendorong pemerataan ekonomi di wilayah terpencil.
“Hari ini kita sedang mengambil sikap bahwa kita tidak akan terus bergantung,” ujar Gita Amperiawan, menekankan pentingnya kemandirian industri dirgantara nasional melalui kontrak dengan perusahaan swasta ini.
Detail Kontrak N219
-
Pembeli & Operator: PT Mitra Aviasi Perkasa (PT MAP)
-
Jumlah Unit: 4 Pesawat
-
Konfigurasi: Kargo
-
Nilai TKDN: 44,69%
-
Lokasi Operasional: Wilayah Perintis (3TP)
(Jbe)












