CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 5 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home CAHAYA PASUNDAN

Landasan dan Motivasi Lahirnya Tasawuf

Hanna Hanifah
6 Maret 2026
tasawuf

ilustrasi. (foto: Pexels Photo)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Oleh: Prof. Dr. H. Ali Anwar, M.Si., Ketua Bidang Penelitian & Pengembangan Paguyuban Pasundan (Landasan dan Motivasi Lahirnya Tasawuf, dalam buku Afeksi Islam)

WWW.PASJABAR.COM – Timbulnya tasawuf dalam Islam bersamaan dengan kelahiran Islam itu sendiri. Dengan kata lain, tasawuf lahir sejak Muhammad saw. diutus sebagai rasul Allah untuk segenap umat manusia dan seluruh alam semesta. Fakta sejarah menunjukkan bahwa pribadi Muhammad saw., sebelum diangkat menjadi rasul, berulang kali melakukan tahannuts dan khalwat di Gua Hira untuk mengasingkan diri dari masyarakat kota Mekah yang sedang mabuk memperturutkan hawa nafsu keduniaan.

Tahannuts dan khalwat juga dilakukan untuk membersihkan hati dan menyucikan jiwa dari noda-noda yang melekat kuat dalam jiwa masyarakat Arab saat itu. Lewat tahannuts dan khalwat tersebut, beliau berusaha memperoleh petunjuk dan hidayah dari Sang Pencipta alam semesta. Beliau sedang mencari hakikat kebenaran yang dapat mengatur hidupnya dengan baik dan benar. Dalam situasi seperti ini, Muhammad saw. menerima wahyu Allah yang berisi ajaran-ajaran dan norma-norma sebagai pedoman bagi seluruh umat manusia dalam mencapai kebahagiaan hidupnya.

Baca juga:   Jadwal Semifinal Liga Champions 2026 Resmi: Big Match PSG vs Bayern dan Arsenal vs Atletico Siap Panaskan Eropa

Atas dasar itu, para ulama sepakat bahwa sumber yang menjadi landasan utama dalam tasawuf adalah sikap atau perbuatan Rasulullah saw., baik sebelum maupun sesudah menerima wahyu. Bagaimanapun, semua tingkah laku, amal perbuatan, dan sifat-sifat Rasulullah saw. merupakan manifestasi dari kebersihan hati dan kesucian jiwa yang telah dibawanya sejak kecil.

Dalam perkembangan selanjutnya, tasawuf mendapat pengaruh atau sentuhan dari ajaran di luar Islam. Seorang ulama tasawuf, Amar Kailany, mengatakan bahwa tasawuf dalam perkembangannya mempunyai unsur-unsur dekat dan unsur-unsur jauh. Unsur-unsur dekat adalah Al-Qur’an, Sunnah atau Sirah Nabawiyah, Khulafa al-Rasyidin, dan para tabi’in. Sementara unsur-unsur jauh adalah pengaruh Yahudi, Nasrani, Hindu, Buddha, Persia, dan unsur-unsur agama lainnya.

Baca juga:   Como 1907 Tembus Zona Liga Champions! Bungkam Pisa 3-0 Lewat Dominasi Babak Kedua

Ada dua faktor yang memotivasi seseorang memasuki dunia tasawuf.

  • Internal, yaitu Al-Qur’an atau hadis yang mendorong seseorang untuk melaksanakan pola hidup kerohanian dengan mendekatkan diri kepada Allah.

“Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat. Maka ke mana pun kamu menghadap, di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui” (QS. Al-Baqarah: 115).

“Dan bahwa jika mereka tetap beristiqamah menempuh suatu jalan, sesungguhnya akan Kami curahkan air yang sejuk ke dalam jiwanya” (QS. Al-Jin: 16).

“Jika seorang hamba mendekat kepada-Ku sejengkal, Aku akan mendekat kepadanya sehasta. Jika ia mendekat kepada-Ku sehasta, Aku akan mendekat kepadanya sedepa. Jika ia datang kepada-Ku berjalan, Aku akan datang kepadanya dengan berlari” (HR. Bukhari).

“Senantiasalah hamba-Ku mendekat kepada-Ku dengan amalan-amalan nawafil (sunnah) sehingga Aku mencintainya. Bila Aku telah mencintainya, Aku menjadi pendengarannya yang ia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang ia gunakan untuk melihat, lidahnya yang ia gunakan untuk berkata, tangannya yang ia gunakan untuk menggenggam, dan kakinya yang ia gunakan untuk berjalan” (HR. Bukhari dan Muslim).

  • Eksternal, yaitu situasi lingkungan. Dalam konteks ini, setidaknya ada dua keadaan yang mendorong seseorang memasuki dunia tasawuf. Pertama, kenikmatan duniawi dan gaya hidup mewah di kalangan para pemangku jabatan setelah Nabi saw. wafat dan setelah masa pemerintahan Khulafa al-Rasyidin. Akibatnya, muncul sekelompok orang yang tidak ingin memperturutkan hawa nafsu untuk hidup mewah di dunia. Mereka justru menjauhkan diri dari kemewahan dan memilih hidup sederhana.
Baca juga:   Hal yang Bikin Persib Lebih Pede Tatap Laga Final

Kedua, reaksi atas berkecamuknya pertentangan politik, terutama setelah peristiwa wafatnya Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Thalib. Situasi tersebut mendorong sebagian umat Islam untuk menarik diri dari konflik duniawi dan lebih memfokuskan diri pada kehidupan spiritual. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: lahirnya tasawufpengertian tasawuftasawuf


Related Posts

istilah maqamat
CAHAYA PASUNDAN

Istilah Maqamat dan Hal (Ahwal)

20 Maret 2026
Ajaran dan Tujuan Tasawuf
CAHAYA PASUNDAN

Ajaran dan Tujuan Tasawuf

13 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Pelatih Persib Bojan Hodak siap lakukan rotasi saat hadapi Persita demi jaga kebugaran jelang laga ACL 2. Duel sengit di Bali bakal panas!
HEADLINE

Catatan Bojan Hodak Usai Persib Bandung Tumbangkan PSIM

5 Mei 2026

WWW.PASJABAR.COM - Persib Bandung kembali melanjutkan catatan positifnya. Menjamu PSIM Yogyakarta pada pekan ke-31 Super League 2025/2026...

China resmi menjadi juara Thomas Cup 2026 setelah mengalahkan Prancis 3-1 di final. Simak rekap pertandingan dan sejarah baru tim Prancis di sini. (AP)

China Segel Gelar Juara Thomas Cup 2026, Prancis Ukir Sejarah Baru di Denmark

4 Mei 2026
Inter Milan resmi meraih gelar Scudetto ke-21 setelah mengalahkan Parma 2-0. Trofi perdana bagi pelatih Cristian Chivu di musim debutnya. (Getty Images Sport)

Inter Milan Resmi Segel Gelar Juara Serie A 2025-2026, Raih Scudetto ke-21!

4 Mei 2026
Pemkot Bandung mempertimbangkan perpanjangan waktu seleksi pengelola Kebun Binatang Bandung karena minimnya peminat akibat persyaratan ketat. (Eci/pasjabar)

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

4 Mei 2026
Sebuah pohon Kiara Payung tumbang di Jalan Encep Kartawiria, Cimahi, menimpa gerobak pedagang dan melukai 11 orang, termasuk siswa sekolah dasar. (Uby/pasjabar)

Pohon Kiara Payung Tumbang di Jalan Encep Kartawiria Cimahi, 11 Orang Jadi Korban

4 Mei 2026

Highlights

Pendaftaran Segera Ditutup, Pemkot Bandung Pertimbangkan Perpanjangan Seleksi Pengelola Kebun Binatang

Pohon Kiara Payung Tumbang di Jalan Encep Kartawiria Cimahi, 11 Orang Jadi Korban

Aksi Heroik “Kepala Beton” Harry Maguire Selamatkan Gawang Manchester United, Setan Merah Kunci Tiket Liga Champions!

Hardiknas 2026, Mendiktisaintek Tegaskan Kampus Harus Hasilkan Solusi dan Inovasi

Prabowo Berantas Korupsi Jadi Sorotan, Publik Desak Penindakan Tegas

Kandaskan PSIM Yogyakarta, Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Klasemen Super League

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.