BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung menggelar inspeksi mendadak (sidak) pendataan kependudukan bagi para pendatang di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (25/3/2026) sore.
Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya memastikan tertib administrasi kependudukan, khususnya bagi warga nonpermanen yang datang pasca-Lebaran.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Disdukcapil langsung mendatangi para penumpang yang baru tiba di terminal dan memberikan layanan pendataan di lokasi.
Selain itu, petugas juga memberikan edukasi kepada para pendatang terkait pentingnya melaporkan keberadaan mereka kepada pemerintah setempat guna memudahkan pendataan serta pelayanan publik ke depannya.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif sekaligus pelayanan langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, pendataan yang akurat akan sangat membantu pemerintah dalam merancang kebijakan serta memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan secara optimal.
Upaya Tertib Administrasi Kependudukan
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan setiap pendatang yang masuk ke Kota Bandung tercatat secara administratif sehingga dapat mendukung optimalisasi pelayanan publik,” ujar Farhan.
Ia juga menambahkan bahwa penduduk nonpermanen perlu memiliki data yang jelas agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari, baik dalam aspek sosial maupun administratif. Pemerintah Kota Bandung pun terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya dokumen kependudukan.
Dalam sidak tersebut, tercatat sebanyak 59 pendatang langsung mengurus data kependudukan di lokasi Terminal Leuwipanjang. Angka ini menunjukkan masih adanya kebutuhan layanan administrasi yang cepat dan mudah dijangkau oleh masyarakat, khususnya bagi para pendatang baru.
Farhan mengimbau masyarakat, khususnya para pendatang, untuk proaktif melaporkan keberadaannya kepada aparat setempat seperti RT dan RW. Dengan demikian, data kependudukan dapat terus diperbarui secara akurat dan mendukung terciptanya pelayanan publik yang lebih baik di Kota Bandung. (uby)












