BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) bersama SpaceX secara resmi mengungkap hasil misi SpaceX Crew-11 setelah para astronot menyelesaikan 167 hari bertugas di Stasiun Luar Angkasa Internasional (International Space Station/ISS).
Seperti dikutip dari siaran pers NASA kepada Pasjabar, Senin (19/1/2026), menyebutkan hasil misi tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Pusat Antariksa Johnson NASA, Houston.
Misi Crew-11 melibatkan empat awak lintas negara, yakni astronot NASA Zena Cardman dan Mike Fincke,
astronot JAXA (Badan Eksplorasi Ruang Angkasa Jepang) Kimiya Yui, serta kosmonaut Roscosmos Oleg Platonov.
Keempatnya baru saja kembali ke Bumi pada 15 Januari 2026 dan mendarat dengan selamat di lepas pantai
San Diego sebelum diterbangkan ke Houston untuk menjalani pemulihan pascapenerbangan.
Dalam konferensi pers tersebut, para awak memaparkan capaian ilmiah selama lebih dari lima bulan hidup dan bekerja di laboratorium yang mengorbit Bumi.
Sepanjang misi, Crew-11 menghabiskan sekitar 165 hari berada di ISS, menempuh jarak hampir 71 juta mil, serta menyelesaikan lebih dari 2.670 orbit mengelilingi Bumi.
NASA menyebut misi Crew-11 sebagai salah satu ekspedisi sains paling produktif.
Para astronot menjalankan ratusan eksperimen ilmiah dan demonstrasi teknologi yang mencakup berbagai bidang, mulai dari penelitian kesehatan manusia di lingkungan mikrogravitasi,
pengujian material dan sistem teknologi baru, hingga riset yang mendukung eksplorasi manusia ke Bulan dan Mars di masa depan.
Astronot NASA Zena Cardman menyampaikan bahwa hasil penelitian selama misi Crew-11 memberikan
kontribusi penting bagi pemahaman ilmiah tentang bagaimana tubuh manusia beradaptasi di luar angkasa dalam jangka panjang.
Temuan ini dinilai krusial untuk mempersiapkan misi eksplorasi antariksa jarak jauh.
NASA juga membuka akses konferensi pers ini secara luas kepada publik melalui siaran langsung di kanal YouTube resmi NASA.
Masyarakat global dapat mengikuti pemaparan hasil misi serta mengajukan pertanyaan melalui media sosial dengan menggunakan tagar #AskNASA.
Media massa, baik nasional maupun internasional, diundang untuk mengikuti konferensi pers secara langsung maupun virtual.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen NASA dalam menjunjung transparansi dan memperkuat keterlibatan publik dalam program antariksa.
Keberhasilan misi Crew-11 menegaskan efektivitas Program Awak Komersial NASA yang menggandeng SpaceX sebagai mitra transportasi antariksa.
Program ini bertujuan menyediakan akses ke Stasiun Luar Angkasa Internasional secara aman, andal, dan hemat biaya melalui kerja sama dengan industri swasta Amerika Serikat.
Selama lebih dari 25 tahun, manusia terus tinggal dan bekerja di Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Riset yang dilakukan di ISS menjadi fondasi penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, serta persiapan eksplorasi manusia ke Bulan dan, dalam jangka panjang, ke planet Mars. (tie)












