KAB BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Banjir yang merendam jalan utama Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (6/12/2025) menghadirkan pemandangan tak biasa.
Genangan air yang cukup tinggi di kawasan tersebut mendadak berubah menjadi “kolam pemancingan” dadakan bagi warga. Sejak pagi, masyarakat tampak memanfaatkan kondisi itu untuk menangkap ikan yang ikut terbawa arus banjir.
Warga terlihat berjejer di atas tembok pembatas sambil melempar mata kail ke tengah genangan. Beberapa di antaranya menggunakan jaring untuk menjala ikan.
Aktivitas ini menarik perhatian pengendara dan warga lain yang melintas, karena hampir seluruh bagian jalan dipenuhi para pemancing dadakan tersebut.
Kolam Ikan Diduga Jebol
Tak hanya ikan kecil, warga berhasil menangkap ikan berukuran besar dengan bobot mencapai 2 hingga 3 kilogram. Selain lele, sejumlah ikan kolam lain juga ditemukan.
Menurut warga, tingginya debit air kali ini kemungkinan membuat beberapa kolam pemeliharaan ikan di sekitar area jebol, sehingga ikan-ikan tersebut terbawa hingga ke jalan.
“Kali ini banjirnya tinggi. Kayanya ada kolam yang jebol. Ini ikannya sekitar 2,5 sampai 3 kilogram, ada juga yang pakai pancing,” ujar Rian, salah satu warga yang ikut memancing.
Rian sendiri telah mendapatkan tiga ekor ikan, terdiri dari dua ikan kecil dan satu ikan berukuran selebar telapak tangan. Ia mengaku kondisi seperti ini jarang terjadi, sehingga warga memanfaatkannya untuk mencari ikan sembari menunggu banjir surut.
Di titik lain, warga juga tampak berbondong-bondong memancing di sepanjang jalan yang terendam. Ketinggian banjir bervariasi, mulai dari 40 cm hingga 150 cm di beberapa bagian terdalam. Meski sempat melumpuhkan aktivitas lalu lintas, banjir tersebut mulai berangsur surut pada Sabtu (5sore.
Warga berharap banjir serupa seperti di Jalan Dayeuhkolot ini tidak kembali terjadi, meski tak menutup kemungkinan fenomena “panen ikan dadakan” kembali muncul bila debit air meningkat. (fal)












