CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 5 Mei 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Stunting Bisa Dicegah Sejak Masa Kehamilan

Yatti Chahyati
9 Januari 2019
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, PASJABAR.COM — Cegah Stunting, Pemerintah Kota ( Pemkot) Bandung buat beberapa program untuk masyarakat.‎

“Beberapa persoalan kesehatan, kita harus berupaya memberikan pelayanan yang baik untuk masyarakat. Kita dorong kepada orang tua juga untuk rutin memeriksakan kandungannya agar sehat,” ujar Walikota Bandung Oded M.Danial, kepada wartawan, Selasa (8/1/2019), kemarin.

Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama. Umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun.

Menurut  Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes)  Kota Bandung, Rita Verita, beberapa program untuk mencegah stunting telah berjalan di Kota Bandung.‎

Baca juga:   Kota Bandung Loloskan 786 CPNS

Salah satunya yaitu, Ojek Makanan Balita (Omaba). Omaba merupakan ojek khusus yamg membagikan makanan sehat secara gratis untuk balita keluarga kurang mampu. Omaba merupakan salah satu strategi unggulan Kota Bandung dalam pengentasan masalah gizi buruk.‎

“Program ini dibuat sedemikian rupa agar balita dapat mengonsumsi makanan yang bergizi dan dibuat oleh tangan kader sendiri juga hasil berkebun di wilayah itu,” jelasnya.

Rita menambahkan, pencegahan stunting dimulai sejak ibu tengah hamil. ‎ “Di Dinkes itu ada di Seksi Kesehatan Gizi dan keluarga. Seksi ini menginformasikan makanan apa yang baik untuk ibu hamil supaya tidak kekurangan gizi,” tutur Rita. ‎

Baca juga:   Dewan Kota Bandung Minta Kaji Ulang Larangan Shalat di Mesjid

Di samping itu, lanjut Rita, Kota Bandung memiliki Forum Ahli Gizi Indonesia. Forum ini mengawal serta mengedukasi masyarakat mengenai gizi balita tersebut. ‎

“Kita sosialisasikan juga kepada berbagai komunitas untuk memahami tentang gizi,” katanya.‎

Sementara itu, Nutrition Program Manager, Hellen Keller Internasional, Dian N. Hadihardjo menyampaikan, terdapat strategi nasional untuk mencegah stunting yaitu memperbaiki pola makan, pola asuh dan sanitasi. ‎

“Maka dari itu, untuk mencegah terjadinya stunting kita lakukan assesment di Kota Bandung,” ujarnya. ‎

Baca juga:   400 Ribu Jiwa di Kota Bandung Masih Miskin

Dian mengungkapkan, assesment dengan menyurvei 595 ibu batita (0-35 bulan) penduduk Kota Bandung. Selain itu, assesment juga digelar di gerai dengan menyurvei 43 gerai di Kota Bandung.‎

“Rekomendasi menyusui dari WHO yang optimal itu inisiasi menyusu dalam satu jam pertama. ASI eksklusif selama 6 bulan pertama dan melanjutkan menyusui hingga usia 2 tahun atau lebih,” jelasnya.‎

Praktik menyusui yang optimal menjalin pertumbuhan dan perkembangan anak pada periode emas salah satu pencegahan stunting. ‎

“Selain itu, mengonsumsi sayuran dan buahan pun menjadi hal yang baik untuk jauh dari stunting,” paparnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: hamilkehamilankota bandungstuning


Related Posts

ngabandungan bandung
PASBANDUNG

Ngabandungan Bandung, Seni Visual dan Edukasi Mitigasi Bencana

28 April 2026
Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI
HEADLINE

Bandung Milestone Hadirkan Arsip Sejarah Kota dengan Sentuhan Teknologi AI

25 April 2026
jalan macet di Bandung
Uncategorized

Bandung Kian Sesak! Ini 6 Kawasan dengan Kemacetan Terparah

5 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Bayern vs PSG Champions 2026
PASOLAHRAGA

Bayern vs PSG Membara! Rekor Gol Liga Champions Barcelona Terancam Tumbang

5 Mei 2026

# Bayern vs PSG Champions 2026 BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Persaingan sengit antara Bayern Munich dan Paris Saint-Germain...

Xiaomi Mix

Rumor Xiaomi Mix 5 Meredup, Fokus Bergeser ke Xiaomi 18

5 Mei 2026
arsenal vs atletico madrid

Arsenal vs Atleti di Semifinal Liga Champions: Duel Penentuan ke Final, Siapa Lebih Siap?

5 Mei 2026
Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

5 Mei 2026
kolesterol tinggi

Ahli Sebut Faktor Tersembunyi yang Tingkatkan Risiko Kolesterol Tinggi

5 Mei 2026

Highlights

Pansus LKPJ DPRD Kota Bandung Klaim Pembahasan Capai 75 Persen, Fokus Pertajam Misi SDM

Ahli Sebut Faktor Tersembunyi yang Tingkatkan Risiko Kolesterol Tinggi

BMKG Prakirakan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Landa Indonesia

POCO C81 Pro Resmi Meluncur di Indonesia Mulai Rp1,6 Jutaan

Beckham Putra Ungkap Krusialnya Kemenangan atas PSIM

Catatan Bojan Hodak Usai Persib Bandung Tumbangkan PSIM

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.