CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 17 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Program Pemkot Bandung Gagal, Anak Ayam Banyak Mati

admin
5 Januari 2020
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Dari sekitar 20 ribu anak ayam yang dibagikan kepada murid SD dan SMP  sekitar 6,9 persen gagal, karena anak ayam mati dengan berbagai penyebab.

Seperti yang terjadi di SMP 54 Bandung, satu kelompok yang terdiri dari 5 siswa mendatangi kepala sekolah dan meminta kembali diberikan anak ayam. Pasalnya, anak ayam yang diberikan sebelumnya ternyata mati dimakan tikus.

“Alhamdulillah dari merawat anak ayam, anak-anak belajar bertanggung jawab. Mereka belajar bagaimana mengelola kekecewaan, mencari solusi atas masalah yang dihadapi dan cara memperbaiki diri,” tutur Kepala SMPN 54 Kota Bandung, Ike Fiesta Renny.

Baca juga:   Cegah Penyebaran Corona, Unisba Liburkan Kampus dan Pegawai Tiga Minggu

Ika mengungkapkan, anak-anak tersebut mendatanginya. Mereka kemudian meminta maaf telah lalai menjaga amanah yang dititipkan, mereka pun berjanji tidak akan mengulangi kesalahan.

“Dengan memberi amanah merawat anak ayam, mereka belajar banyak hal soal tanggung jawab dan kasih sayang. Ini sebuah hasil,” katanya.

“Itu karena kesalahannya menyimpan kandang anak ayam. Sehingga anak ayamnya dimakan tikus,” jelas Ika.

Ika memastikan, selain 5 anak ayam yang dimakan tikus, sebagian besar 278 anak ayam tumbuh kembang dengan normal. Para siswa SMPN 54 Kota Bandung cukup apik dan terampil merawat anak ayam.

Baca juga:   Gema Pasundan Akan Kampanye di 27 Kabupaten/Kota Jabar Menangkan Ganjar-Mahfud

“Mereka senang dengan program ini. Buktinya, ada yang mati, mereka pun meminta diberi lagi,” ujarnya.

Di luar itu, Ika sangat berharap, kolaborasi antara sekolah, siswa, dan orang tua bisa semakin bagus. Khususnya bagi para orang tua agar terus mendukung anaknya memelihara ayam. Karena hal itu bagian dari upaya pembentukan karakter anak.

“Ini bukan hanya sekedar memilihara anak ayam. Tetapi lebih dari itu, banyak hal positif yang bisa diperoleh para siswa. Mulai dari mengetahui tentang tumbuh kembang ayam, belajar bekerja sama dengan teman, hingga bersabar,” jelas Ika.

Baca juga:   Gugatan Sekda, PTUN Jakarta Menangkan Pemkot Bandung

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bandung Oded M. Danial menilai suatu kewajaran jika ada anak ayam yang mati.

“Hal itu bisa dijadikan pembelajaran bagi anak-anak. Sehingga mereka bisa memperbaiki kesalahan,” kata Oded.

Jangankan para siswa, lanjut Oded, bahkan pengusaha ayam pun mengakui salah satu hama yang harus mereka waspadai adalah tikus.

“Jadi ya wajar saja kalau anak ayam yang dipelihara pelajar ini ada yang mati,” terangnya.

Namun, para siswa sudah mendapat ayam pengganti untuk dipelihara lagi.  (Put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: anak ayamodedpemkot bandungprogram anak ayam


Related Posts

Bandung Zoo
HEADLINE

Pemkot Bandung Buka Kerja Sama Pengelolaan Bandung Zoo Modern

11 April 2026
Pemerintah Kota Bandung resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi ASN untuk efisiensi energi dan pola kerja fleksibel. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Dorong Efisiensi Energi, Pemkot Bandung Berlakukan Kebijakan WFH Setiap Jumat bagi ASN

10 April 2026
Sport Tourism
HEADLINE

Pemkot Bandung Dorong Sport Tourism Lewat Maraknya Event Lari

3 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Para pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)
HEADLINE

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

17 April 2026

BANTEN, WWW.PASJABAR.COM – Pertandingan sengit akan tersaji pada pekan ke-28 Super League 2025/2026 saat Dewa United FC...

Nyari Gawe

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

17 April 2026
Veda Ega Pratama menjalani latihan di Sirkuit Aspar dan Sirkuit Alcarras sebelum balapan di Moto3 Spanyol 2026. (Honda Team Asia)

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

17 April 2026
Persib Bandung

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

17 April 2026
halaman gedung sate

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

17 April 2026

Highlights

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

Dedi Mulyadi Tata Halaman Gedung Sate untuk Atasi Kemacetan

Wakil Ketua DPR RI Tinjau Banjir Rancaekek dan Salurkan Bantuan

Empat Agensi K-Pop Jajaki Proyek Festival Musik Global Fanomenon

Gemini Resmi Hadir di Mac, Google Perluas Layanan AI Desktop

Sungai Citarum Gerus Jembatan di Ibun, Akses Antar Kecamatan Putus

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.