CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Cara Paguyuban Pasundan Lestarikan Bahasa Ibu

admin
21 Februari 2020
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Paguyuban Pasundan punya cara tersendiri dalam upaya pelestarian bahasa ibu atau bahasa daerah. Pelestarian dilakukan mulai dari lingkungan tempat kerja hingga sekolah.

Di Kantor Paguyuban Pasundan yang berlokasi di Jalan Sumatera, Kota Bandung, misalnya, di sini percakapan sehari-hari para pegawainya menggunakan bahasa Sunda.

Tak hanya itu, kegiatan rapat juga dilakukan menggunakan bahasa Sunda. Pengecualian menggunakan bahasa Indonesia biasanya hanya dilakukan dalam agenda tertentu, terutama jika dihadiri banyak orang dengan berbagai suku.

Hal serupa juga dilakukan di sekolah yang berada di bawah Yayasan Pendidikan Dasar dan Menengah (YPDM) Pasundan dan Yayasan Pendidikan Tinggi (YPT) Pasundan.

Baca juga:   Lakukan Pemetaan dan Penyegaraan, FT Unpas Psikotes Puluhan Tendik

“Di bawah YPDM kita ada lebih dari 100 sekolah mulai dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA,” ujar Kepala YPDM Pasundan T. Subarsyah.

Di lebih dari 100 sekolah itu, mata pelajaran bahasa Sunda dipelajari para siswa. Mereka diajarkan agar bisa memiliki kemampuan berbahasa Sunda sesuai undak-usuk basa alias kaidah bahasa Sunda yang baik dan benar.

Untuk guru bahasa Sunda, total ada sekitar 200 orang yang mengabdi. Itu berarti rata-rata satu sekolah memiliki dua guru bahasa Sunda.

Baca juga:   PB Paguyuban Pasundan Serahkan 150 APD, Masker N95 ke Bupati Subang

“Jumlah siswa di kita dari seluruh tingkatan lebih dari 40 ribu orang,” ucap Subarsyah.

Prinsipnya, di sekolah Pasundan, para siswa juga dicetak jadi pribadi yang bangga akan bahasa daerahnya. Sehingga, mereka akan berusaha turut melestarikan bahasa Sunda dan menggunakannya dalam keseharian.

“Hampir tidak ada siswa Pasundan yang tidak berani ngomong bahasa Sunda,” ujar Subarsyah.

Sekolah di bawah YPDM Pasundan sendiri tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat dan Banten. Tapi, semuanya memiliki dan menjalankan filosofis budaya Sunda yang kental.

Baca juga:   Bojan Hodak Bakal Pecah Persib Bandung Jadi Dua Tim

Tak hanya mempelajari dan melestarikan bahasa, sekolah dan kampus Pasundan juga fokus pada pelestarian budaya, kesenian, hingga alat musik tradisional khas Sunda.

Hal lain yang menarik dari Paguyuban Pasundan dalam pelestarian bahasa Sunda adalah surat keputusan (SK) yang dibuat berbahasakan Sunda. Bahkan, untuk skripsi dan tesis, ada bagian di mana yang mengerjakannya harus menuliskannya dalam bahasa Sunda. (ors)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: basyahpaguyuban pasundanpasjabarpasundansekolah pasundan


Related Posts

pasundan law fair 2026
HEADLINE

Pasundan Law Fair 2026 Sukses Digelar, Ajang Nasional Adu Gagasan dan Kompetensi Mahasiswa Hukum

16 April 2026
Negeri Segudang Seruan
HEADLINE

Negeri Segudang Seruan

14 April 2026
LPG
HEADLINE

Isu Kelangkaan LPG, Pertamina Pastikan Stok Nasional Tetap Aman

30 Maret 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
HEADLINE

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Panggung Premier League akhir pekan ini akan menyajikan "final dini" yang mempertemukan dua raksasa,...

Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026

Highlights

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.