CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 17 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

FKIP Unpas Gelar Seminar Motivasi Etos Kerja Dosen Muda dan Pimpinan Prodi

admin
8 Juli 2020

Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Prof Didi Turmudzi, membuka acara di FKIP UNPAS menggelar acara seminar pembekalan materi untuk para dosen muda dan pimpinan prodi di lingkungan FKIP Unpas pada Rabu (8/7/2020). (tan/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasundan menggelar acara seminar pembekalan materi untuk para dosen muda dan pimpinan prodi di lingkungan FKIP Unpas pada Rabu (8/7/2020), di Aula Mandalasaba dr.Djoenjoenan Lantai V Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra No 41 Kota Bandung.

Acara yang diikuti oleh 70 peserta dan terbagi ke dalam dua sesi ini pun dihadiri langsung oleh Dekan FKIP Unpas, Dr. H. Uus Toharudin, M.Pd.,  dan dinarasumberi oleh Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan sekaligus Direktur Pascasarjana Unpas Prof.Dr.H.M.Didi Turmudzi M.Si.

Dekan FKIP Unpas, Dr. H. Uus Toharudin, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya memotivasi etos kerja dosen muda dan pimpinan prodi di tengah Pandemi COVID 19.

“Dosen-dosen muda kami memiliki energi yang besar, dan acara ini adalah untuk membuka semangat dan arah bagaimana energi tersebut dapat tercurahkan untuk perkembangan FKIP Unpas  Dengan menghadirkan Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan sebagai pemateri, beliau adalah figur yang dapat diteladani, banyak pengalaman beliau yang harus diketahui oleh dosen-dosen muda. Tentunya semoga bisa menjadi internalisasi kecintaan terhadap FKIP Unpas, karena para dosen merupakan ujung tombak dalam edukasi di kampus,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Uus, FKIP pun selama ini telah memiliki SDM yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing seperti ahli dalam bidang IT, e learning, reviewer scopus dan lain-lain dan diharapkan kompetensinya dapat ditularkan secara merata.

“FKIP juga telah menjadi leading untuk sekolah pengabdian masyarakat lewat e learning, di mana kami memiliki enam program studi, salah satunya PGSD yang mudah-mudahan kedepannya dapat membuat bahan ajar yang diupload ke dalam sistem e learning. Dengan demikian mahasiswa bisa malakukan proses pembelajaran dengan lebih terencana, karena kami ingin bergerak mempersiapkan calon guru masa depan,” jelasnya.

Baca juga:   Paguyuban Pasundan Meresmikan Pasundan Mart di Kabupaten Bandung

Uus pun menambahkan bahwa dalam waktu dekat, FKIP berencana melakukan kolaborasi internal dan  eksternal, agar dapat bekerjasama menjaga jati diri pendidikan Pasundan yang juga memiliki akhlak yang mulia.

Sementara itu ketua Umum PB Paguyuban Pasundan sekaligus Direktur Pascasarjana Unpas Prof.Dr.H.M.Didi Turmudzi M.Si. mengulas materi menjadi manusia pembelajar  dengan tema Pendidikan di Indonesia Pasca COVID 19, di mana respon pendidikan pasundan dalam situasi  pendemik yakni melakukan pembenahan kurikulum dan melakukan penguatan ahlak serta budaya lokal, penguatan dan pengembangan teknologi informasi sebagai respon terhadap realitas global.

Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan Prof Didi Turmudzi, saat membuka FKIP) Universitas Pasundan menggelar acara seminar pembekalan materi untuk para dosen muda dan pimpinan prodi di lingkungan FKIP Unpas pada Rabu (8/7/2020). (tan/pasjabar)

“Kita juga harus melakukan evaluasi penjaminan mutu yang terus dikembangkan, pendidikan juga harus lebih peduli dan peka atau sensitif pada kondisi atau realitas sosial serta penguatan nilai-nilai pancasila sebagai penyaring atau filter serangan ideologi negatif yang saat ini berlangsung melalui media sosial,” urainya.

Prof Didi mengungkapkan bahwa sejak pandemi COVID 19 ini, ada tantangan baru bagi para dosen yakni telah menciptakan krisis yang parah namun pada dimensi yang lain mengingatkan perlunya pembenahan sistem pendidikan masa depan. Oleh karena itu para dosen pun perlu melakukan pendidikan prilaku yaitu akhlaq dan budaya yang hendaknya memandu dalam pengembangan Sains, penerapan keterampilan dan kepekaan sosial, Sebagai wujud pengembangan multiple kecerdasan IQ, EQ dan SQ.

“Para dosen pun dituntut untuk menghampiri AI-Qur’an, Apabila kita menghampiri AI-Qur’an dengan pendekatan pikiran, maka akan diperoleh berbagai pengetahuan yang luar biasa mulianya. Apabila kita menghampirinya dengan kata hati, akan tumbuh rasa cinta kepada Allah dan seluruh makhluknya. Apabila kita menghampirinya dengan segenap jiwa bathin, maka seoIah berdialog dengan maha pencipta. Oleh karena itu bacalah, dalami, maknai dan amalkan AI-Qur’an,” pungkasnya. (Tan)

Baca juga:   Fakultas Farmasi Unpad Buka Prodi Rekayasa Kosmetik Jenjang S1

kultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Pasundan menggelar acara seminar pembekalan materi untuk para dosen muda dan pimpinan prodi di lingkungan FKIP Unpas pada Rabu (8/7/2020), di Aula Mandalasaba dr.Djoenjoenan Lantai V Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatra No 41 Kota Bandung.

Acara yang diikuti oleh 70 peserta dan terbagi ke dalam dua sesi ini pun dihadiri langsung oleh Dekan FKIP Unpas, Dr. H. Uus Toharudin, M.Pd.,  dan dinarasumberi oleh Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan sekaligus Direktur Pascasarjana Unpas Prof.Dr.H.M.Didi Turmudzi M.Si.

Dekan FKIP Unpas, Dr. H. Uus Toharudin, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya memotivasi etos kerja dosen muda dan pimpinan prodi di tengah Pandemi COVID 19.

“Dosen-dosen muda kami memiliki energi yang besar, dan acara ini adalah untuk membuka semangat dan arah bagaimana energi tersebut dapat tercurahkan untuk perkembangan FKIP Unpas  Dengan menghadirkan Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan sebagai pemateri, beliau adalah figur yang dapat diteladani, banyak pengalaman beliau yang harus diketahui oleh dosen-dosen muda. Tentunya semoga bisa menjadi internalisasi kecintaan terhadap FKIP Unpas, karena para dosen merupakan ujung tombak dalam edukasi di kampus,” tandasnya.

Selain itu, lanjut Uus, FKIP pun selama ini telah memiliki SDM yang memiliki kompetensi di bidangnya masing-masing seperti ahli dalam bidang IT, e learning, reviewer scopus dan lain-lain dan diharapkan kompetensinya dapat ditularkan secara merata.

“FKIP juga telah menjadi leading untuk sekolah pengabdian masyarakat lewat e learning, di mana kami memiliki enam program studi, salah satunya PGSD yang mudah-mudahan kedepannya dapat membuat bahan ajar yang diupload ke dalam sistem e learning. Dengan demikian mahasiswa bisa malakukan proses pembelajaran dengan lebih terencana, karena kami ingin bergerak mempersiapkan calon guru masa depan,” jelasnya.

Baca juga:   Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Ini untuk Tingkatkan Hasil Tambak

Uus pun menambahkan bahwa dalam waktu dekat, FKIP berencana melakukan kolaborasi internal dan  eksternal, agar dapat bekerjasama menjaga jati diri pendidikan Pasundan yang juga memiliki akhlak yang mulia.

Sementara itu ketua Umum PB Paguyuban Pasundan sekaligus Direktur Pascasarjana Unpas Prof.Dr.H.M.Didi Turmudzi M.Si. mengulas materi menjadi manusia pembelajar  dengan tema Pendidikan di Indonesia Pasca COVID 19, di mana respon pendidikan pasundan dalam situasi  pendemik yakni melakukan pembenahan kurikulum dan melakukan penguatan ahlak serta budaya lokal, penguatan dan pengembangan teknologi informasi sebagai respon terhadap realitas global.

“Kita juga harus melakukan evaluasi penjaminan mutu yang terus dikembangkan, pendidikan juga harus lebih peduli dan peka atau sensitif pada kondisi atau realitas sosial serta penguatan nilai-nilai pancasila sebagai penyaring atau filter serangan ideologi negatif yang saat ini berlangsung melalui media sosial,” urainya.

Prof Didi mengungkapkan bahwa sejak pandemi COVID 19 ini, ada tantangan baru bagi para dosen yakni telah menciptakan krisis yang parah namun pada dimensi yang lain mengingatkan perlunya pembenahan sistem pendidikan masa depan. Oleh karena itu para dosen pun perlu melakukan pendidikan prilaku yaitu akhlaq dan budaya yang hendaknya memandu dalam pengembangan Sains, penerapan keterampilan dan kepekaan sosial, Sebagai wujud pengembangan multiple kecerdasan IQ, EQ dan SQ.

“Para dosen pun dituntut untuk menghampiri AI-Qur’an, Apabila kita menghampiri AI-Qur’an dengan pendekatan pikiran, maka akan diperoleh berbagai pengetahuan yang luar biasa mulianya. Apabila kita menghampirinya dengan kata hati, akan tumbuh rasa cinta kepada Allah dan seluruh makhluknya. Apabila kita menghampirinya dengan segenap jiwa bathin, maka seoIah berdialog dengan maha pencipta. Oleh karena itu bacalah, dalami, maknai dan amalkan AI-Qur’an,” pungkasnya. (Tan)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: FKIPFKIP Unpasmandalasabapaguyuban pasundanuniversitas pasundan


Related Posts

unpas
PASPENDIDIKAN

Dosen Kedokteran Unpas Juara 1 Policy Brief Nasional Kemenkes

14 Februari 2026
koperasi walatra
HEADLINE

Koperasi Konsumen Paguyuban Pasundan Walatra Gelar RAT Tahun Buku 2025

13 Februari 2026
mapag ramadhan paguyuban pasundan
HEADLINE

Paguyuban Pasundan Gelar Mapag Ramadhan 1447 H, Perkuat Ibadah dan Kepedulian Sosial

12 Februari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Foto: REUTERS/Ana Beltran
HEADLINE

Perburuan Gelar El Pichichi: Kylian Mbappe Masih Memimpin Jauh Namun Para Bintang Barcelona Siap Mengejar Dalam Laga Kontra Girona

17 Februari 2026

WWW.PASJABAR.COM -- Persaingan gelar pencetak gol terbanyak atau El Pichichi di kompetisi Liga Spanyol semakin memanas dengan Kylian...

Virgil van Dijk dan Mohamed Salah. (Foto: Getty Images/Catherine Ivill - AMA)

Permintaan Sang Kapten: Virgil Van Dijk Berharap Mohamed Salah Bertahan Lebih Lama di Liverpool Usai Tampil Gemilang di Anfield

16 Februari 2026
ilustrasi pemantauan hilal. (Dreamina AI)

Persiapan Ramadhan 1447 Hijriah: Muhammadiyah dan Persis Telah Menetapkan Tanggal Puasa, Sementara Pemerintah Masih Menunggu Hasil Sidang Isbat

16 Februari 2026
Erick Thohir: STY dan Pemain Harus Evaluasi!!!

Tuduhan Tak Berdasar: Media Malaysia MYNewsHub Sebut Erick Thohir Sebagai Dalang Utama Laporan Skandal Naturalisasi Harimau Malaya Kepada FIFA

16 Februari 2026
Foto: IMAGN IMAGES via Reuters Connect/Kirby Lee

Dominasi USA Stars: Anthony Edwards Raih Gelar MVP Serta Bawa Timnya Menjuarai Format Baru Turnamen NBA All-Star

16 Februari 2026

Highlights

Tuduhan Tak Berdasar: Media Malaysia MYNewsHub Sebut Erick Thohir Sebagai Dalang Utama Laporan Skandal Naturalisasi Harimau Malaya Kepada FIFA

Dominasi USA Stars: Anthony Edwards Raih Gelar MVP Serta Bawa Timnya Menjuarai Format Baru Turnamen NBA All-Star

Raja Operan di Udine: Jay Idzes Catatkan Statistik Akurasi Umpan Tertinggi Saat Bantu Sassuolo Raih Kemenangan Penting Atas Udinese

Revolusi Aturan VAR: Insiden Pierre Kalulu di Derby d’Italia Memicu IFAB Merevisi Regulasi Penggunaan Teknologi Video Assistant

Meriam London Mengamuk: Arsenal Melaju Mulus Ke Babak Kelima Piala FA Usai Menghancurkan Wigan Athletic Empat Gol Tanpa Balas

Lonjakan Wisatawan Picu Kepadatan Lalu Lintas Lembang

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.