CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASDUNIA

Sampah di Gunung Everest Akan Disulap Jadi Karya Seni

Yatti Chahyati
24 Januari 2021
Sampah di Gunung Everest Akan Disulap Jadi Karya Seni
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Puncak setinggi 8.848,86 meter dan sekitarnya di Gunung Everest kini dikotori oleh botol oksigen bekas, tenda robek, tali, tangga rusak, kaleng dan pembungkus plastik yang dibuang oleh pendaki dan trekker.

Dalam upaya menyoroti perlunya menyelamatkan gunung tertinggi di dunia agar tidak berubah menjadi tempat pembuangan sampah, maka sampah yang terkumpul di Gunung Everest akan dijadikan karya seni dan dipamerkan di galeri terdekat.

Tommy Gustafsson, direktur proyek dan salah satu pendiri Sagarmatha Next Center – pusat informasi pengunjung dan fasilitas pemanfaatan sampah- mengatakan seniman asing dan lokal akan terlibat dalam menciptakan karya seni dari sampah serta melatih penduduk setempat untuk mengubah sampah menjadi barang berharga.

Baca juga:   Perkembangan Vaksinasi di Italia Kini Makin Meluas

“Kami ingin menunjukkan bagaimana Anda dapat mengubah limbah padat menjadi karya seni yang berharga dan menghasilkan lapangan kerja dan pemasukan,” kata Gustafsson kepada Reuters.

“Kami berharap bisa mengubah persepsi masyarakat tentang sampah dan pengelolaannya,” ujarnya.

Pusat ini terletak di ketinggian 3.780 meter di Syangboche di jalur utama menuju base camp Everest, dua hari berjalan kaki dari Lukla, pintu gerbang ke gunung.

Baca juga:   RW 12 Kelurahan Maleer Punya Inovasi Pengolahan Sampah, Boleh Ditiru

Soft opening akan berlangsung pada musim semi untuk penduduk setempat karena jumlah pengunjung tahun ini dibatasi akibat pembatasan pandemi virus corona, kata dia.

Produk dan karya seni yang dipamerkan diharap bisa meningkatkan kesadaran lingkungan, atau dijual sebagai suvenir yang hasilnya dimanfaatkan untuk pelestarian kawasan.

Seperti yang dilansir dari antaranews, Minggu (24/1/2021) Sampah-sampah dibawa turun dari gunung, atau dikumpulkan dari rumah tangga di sepanjang jalan setapak dikumpulkan dan dipisahkan oleh kelompok lingkungan setempat, Komite Pengendalian Pencemaran Sagarmatha, tetapi mengerjakan tugas itu di daerah terpencil yang tidak memiliki jalan merupakan tantangan besar.

Baca juga:   Melangkah ke Ekspor Internasional, Kopi dari Ciwidey Tancap Gas ke Filipina

Sampah dibuang atau dibakar di lubang terbuka, menimbulkan pencemaran udara, air dan tanah.

Phinjo Sherpa dari kelompok Eco Himal yang terlibat dalam proyek tersebut mengatakan, lewat inisiatif “bawa saya kembali” setiap turis dan pemandu yang kembali akan diminta untuk membawa tas berisi satu kilogram sampah kembali ke bandara Lukla, di mana sampah akan diangkut ke Kathmandu.

Pada 2019, lebih dari 60.000 pendaki dan pemandu mengunjungi daerah tersebut.

“Kami bisa mengelola sampah dalam jumlah besar jika melibatkan pengunjung,” kata Sherpa. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Gunung everestsampah


Related Posts

Sampah Kota Bandung
HEADLINE

Atasi Sampah Pemkot Bandung Terus Kembangkan KBS di Tingkat RW

13 Maret 2025
Gunungan Sampah di TPA Sarimukti Longsor
HEADLINE

Gunungan Sampah di TPA Sarimukti Longsor

9 Maret 2025
Pemkot Bandung Dapatkan Tambahan Kuota Pembuangan Sampah 5 Ritasi ke TPA Sarimukti
HEADLINE

Pemkot Bandung Dapatkan Tambahan Kuota Pembuangan Sampah 5 Ritasi ke TPA Sarimukti

9 Februari 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Foto: REUTERS/Ana Beltran
HEADLINE

Eksekusi Penalti Kylian Mbappe Bawa Real Madrid Tundukkan Rayo Vallecano Skor 2-1 Di Bernabeu

2 Februari 2026

MADRID, WWW.PASJABAR.COM -- Real Madrid menjamu Rayo Vallecano dalam lanjutan kompetisi LaLiga yang berlangsung di Stadion Santiago...

Foto: AFP/PIERO CRUCIATTI

Insiden Flare Di Giovanni Zini: Emil Audero Tetap Tegar Meski Terkena Lemparan Flare saat Laga Melawan Inter Milan

2 Februari 2026
natrium mi instan

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Natrium Tinggi pada Mi Instan

2 Februari 2026
Longsor Cisarua

Dinkes KBB Siapkan Vaksin Tetanus untuk Relawan Longsor Cisarua

2 Februari 2026
Mikroalga itb

Peneliti ITB: Mikroalga Berpotensi Jadi Solusi Mitigasi Perubahan Iklim

2 Februari 2026

Highlights

Dinkes KBB Siapkan Vaksin Tetanus untuk Relawan Longsor Cisarua

Peneliti ITB: Mikroalga Berpotensi Jadi Solusi Mitigasi Perubahan Iklim

BMKG: Cuaca Berawan hingga Hujan Ringan Dominasi Indonesia Hari Ini

BNPB: 57 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi

Masuki Hari Ke-10, SAR Perluas Operasi Pencarian Korban Longsor Cisarua

SNPMB 2026 Ingatkan Batas Akhir Finalisasi PDSS Sekolah 2 Februari

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.