CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 16 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASDUNIA

Sampah di Gunung Everest Akan Disulap Jadi Karya Seni

Yatti Chahyati
24 Januari 2021
Sampah di Gunung Everest Akan Disulap Jadi Karya Seni
Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– Puncak setinggi 8.848,86 meter dan sekitarnya di Gunung Everest kini dikotori oleh botol oksigen bekas, tenda robek, tali, tangga rusak, kaleng dan pembungkus plastik yang dibuang oleh pendaki dan trekker.

Dalam upaya menyoroti perlunya menyelamatkan gunung tertinggi di dunia agar tidak berubah menjadi tempat pembuangan sampah, maka sampah yang terkumpul di Gunung Everest akan dijadikan karya seni dan dipamerkan di galeri terdekat.

Tommy Gustafsson, direktur proyek dan salah satu pendiri Sagarmatha Next Center – pusat informasi pengunjung dan fasilitas pemanfaatan sampah- mengatakan seniman asing dan lokal akan terlibat dalam menciptakan karya seni dari sampah serta melatih penduduk setempat untuk mengubah sampah menjadi barang berharga.

Baca juga:   Sekda Jabar Minta Pelaku Usaha Pariwisata Kelola Sampah Mandiri

“Kami ingin menunjukkan bagaimana Anda dapat mengubah limbah padat menjadi karya seni yang berharga dan menghasilkan lapangan kerja dan pemasukan,” kata Gustafsson kepada Reuters.

“Kami berharap bisa mengubah persepsi masyarakat tentang sampah dan pengelolaannya,” ujarnya.

Pusat ini terletak di ketinggian 3.780 meter di Syangboche di jalur utama menuju base camp Everest, dua hari berjalan kaki dari Lukla, pintu gerbang ke gunung.

Baca juga:   Mengembalikan Kejayaan Maradona Dan Zidane, Siapa Yang Mampu Messi Atau Mbappe?

Soft opening akan berlangsung pada musim semi untuk penduduk setempat karena jumlah pengunjung tahun ini dibatasi akibat pembatasan pandemi virus corona, kata dia.

Produk dan karya seni yang dipamerkan diharap bisa meningkatkan kesadaran lingkungan, atau dijual sebagai suvenir yang hasilnya dimanfaatkan untuk pelestarian kawasan.

Seperti yang dilansir dari antaranews, Minggu (24/1/2021) Sampah-sampah dibawa turun dari gunung, atau dikumpulkan dari rumah tangga di sepanjang jalan setapak dikumpulkan dan dipisahkan oleh kelompok lingkungan setempat, Komite Pengendalian Pencemaran Sagarmatha, tetapi mengerjakan tugas itu di daerah terpencil yang tidak memiliki jalan merupakan tantangan besar.

Baca juga:   Donald Trump Dibebaskan, Hanya Dipenjara 20 Menit Usai Bayar 3,04 Miliar

Sampah dibuang atau dibakar di lubang terbuka, menimbulkan pencemaran udara, air dan tanah.

Phinjo Sherpa dari kelompok Eco Himal yang terlibat dalam proyek tersebut mengatakan, lewat inisiatif “bawa saya kembali” setiap turis dan pemandu yang kembali akan diminta untuk membawa tas berisi satu kilogram sampah kembali ke bandara Lukla, di mana sampah akan diangkut ke Kathmandu.

Pada 2019, lebih dari 60.000 pendaki dan pemandu mengunjungi daerah tersebut.

“Kami bisa mengelola sampah dalam jumlah besar jika melibatkan pengunjung,” kata Sherpa. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Gunung everestsampah


Related Posts

TPS bandung
HEADLINE

Volume Sampah Lebaran Naik, TPS di Bandung Alami Penumpukan

27 Maret 2026
Pemkot Cimahi peringati HPSN 2026 di Kampung Adat Cirendeu guna mengenang 21 tahun tragedi longsor TPA Leuwigajah. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Refleksi 21 Tahun Tragedi Leuwigajah: Pemkot Cimahi Peringati HPSN 2026 di Kampung Adat Cirendeu

21 Februari 2026
Sampah Kota Bandung
HEADLINE

Atasi Sampah Pemkot Bandung Terus Kembangkan KBS di Tingkat RW

13 Maret 2025

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Agus Sutisna
HEADLINE

Agus Sutisna Ditemukan Tewas Setelah Terjun Selamatkan Siswi Hanyut

16 April 2026

KAB BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM - Petugas gabungan akhirnya menemukan jasad Agus Sutisna, petugas keamanan SMAN 1 Banjaran yang...

remaja hanyut

Remaja Tewas Hanyut di Sungai Cibanjaran, Penolong Masih Hilang

16 April 2026
potensi cuaca ekstrem

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sumatra hingga Jawa

16 April 2026
kasus dosen unpad

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

16 April 2026
primaya rajawali

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

16 April 2026

Highlights

Rektorat Unpad Nonaktifkan Dosen Diduga Terlibat Kekerasan Seksual, Dan Lakukan Investigasi

Transformasi RS Rajawali, Primaya Perkuat Layanan Medis Modern di Bandung

Kenalan Lewat Game Online Siswi SMP di Bandung Barat Diculik Remaja

NASA Pilih Voyager untuk Misi Astronot Swasta Ketujuh ke ISS

Banjir Bandung, KDM Soroti Tata Ruang dan Normalisasi Sungai

Outfit UTBK 2026 Jangan Asal! Ini Tips Resmi Panitia SNPMB Biar Fokus

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.