CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Kopi Khas Nusantara Jadi Nation Branding yang Kuat

Tiwi Kasavela
10 Juni 2021
Kopi Khas Nusantara Jadi Nation Branding yang Kuat

Kopi Khas Nusantara Jadi Nation Branding yang Kuat. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM– Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong kopi khas nusantara mampu menjadi nation branding yang kuat.

Hal tersebut disampaikan Menparekraf dalam acara NGANTRI (Ngobrol Bareng Mas Menteri), yang disiarkan secara daring melalui akun instagram @pesonaid_travel, Minggu (6/6/2021).

“Kopi ini menjadi produk yang sangat diunggulkan. Karena, Indonesia dikenal sebagai episentrum kopi di dunia. Dan saya berharap industri kopi akan menjadi tulang punggung penciptaan lapangan kerja. Penggerak ekonomi Indonesia termasuk ekspor, dan akan menjadi nation branding Indonesia yang kuat, ” jelas Menparekraf.

Berdasarkan data dari Organisasi Pangan dan Agrikultur Dunia (FAO), pada 2017 – 2018, Indonesia menempati posisi keeempat sebagai salah satu negara penghasil biji kopi terbesar di dunia. Setelah Brazil, Vietnam, dan Columbia. Dengan memproduksi lebih dari 10 juta karung kopi.

Baca juga:   Peringati Hari Ayah Nasional, Google Doodle Pasang Ayah dan Anak Bebek

Jenis kopi yang dihasilkan Indonesia pun beranekaragam, seperti Kopi Arabika Toraja, Kopi Gayo, Kopi Sidikalang, Kopi Kintamani, dan lainnya. Hal ini menunjukkan betapa besar potensi industri kopi di Indonesia yang bisa dikembangkan agar lebih mendunia.

Sebagai seorang pencinta kopi, Sandiaga Uno pun berbagi cerita mengenai kopi favoritnya. Ia mengungkapkan bahwa kegemarannya pada kopi yang disajikan panas. Seperti kopi tubruk dan manual brew yang selalu menemani rutinitas hariannya.

Menurut dia, pecinta kopi seperti dirinya banyak jumlahnya di Indonesia sehingga bisa menjadi peluang pasar yang prospektif bagi pebisnis kopi. Oleh karena itu. Menparekraf Sandiaga berpesan kepada pelaku usaha kopi agar tetap semangat di tengah situasi pandemi COVID-19 serta mencari passion atau menemukan kreativitas baru. Karena Kemenparekraf siap memberi program pelatihan dan bantuan untuk meningkatkan peluang usaha dan peningkatan lapangan kerja.

Baca juga:   PT KAI Luncurkan Kereta Api Baru dan Gapeka 2025 pada 1 Februari

Diantaranya, program Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) untuk permodalan, Apresiasi Kreasi Indonesia. Food Startup, program BEDAKAN (Bedah Desain untuk Kemasan) dan Begerak (Bedah Gerai Kuliner). Serta bantuan pemasaran ke luar negeri atau melalui penyelenggaraan event seperti Kopi Craft Indonesia 2021.

Acara Kopi Craft Indonesia 2021 merupakan kolaborasi antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Summarecon Mall Serpong. Acara tersebut berlangsung selama 10 hari, mulai dari 3 Juni hingga 13 Juni 2021.

Tujuan dari event ini pun untuk meningkatkan pendapatan para pelaku subsektor kuliner. Khususnya penjual kopi. Menambah awareness masyarakat tentang keanekaragaman kopi Indonesia. Sekaligus menyosialisasikan story telling tentang kreasi produk kopi dari bean to cup.

Baca juga:   SE Tentang Izin Penjabat Kepala Daerah Mutasi PNS, Begini Kata Kemendagri

Adapun beberapa kegiatan menarik yang ada di Kopi Craft Indonesia 2021 ini adalah pameran dan bazar. Workshop dan edukasi tentang kopi, Manual Brewing Latte Art Competition, dan movie screening.

“Melalui upaya ini diharapkan kopi benar-benar bisa menjadi nation branding yang kuat bagi Indonesia,” kata Sandiaga.

Upaya Menparekraf tersebut pun dinilai efektif karena menggunakan pendekatan yang solutif dengan berdasar pada semboyan Menparekraf yang gercep, gaspol, dan geber.

Sejumlah langkah telah dilakukan di antaranya.  Kemenparekraf dengan dipimpin langsung oleh menterinya menindaklanjuti hal-hal yang disampaikan oleh para pelaku usaha kopi dan memberikan dukungan kepada dunia akademisi di Pradita University. Untuk menjalankan beberapa kegiatan yang mendorong penciptaan wirausaha baru dalam industri kopi. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Kopi Khas Nusantara


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)
HEADLINE

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026

STRASBOURG, WWW.PASJABAR.COM – Malam yang seharusnya menjadi sejarah bagi 1. FSV Mainz 05 di kompetisi Eropa justru...

Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026
Hasil Inter vs Cagliari. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

18 April 2026
Galaxy S26 Ultra. (samsung.com)

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

18 April 2026
Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres memberikan salam kepada suporter di Lisbon jelang laga melawan Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

17 April 2026

Highlights

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.