CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASNUSANTARA

Penguatan Desa Wisata Berkelanjutan Lewat ADWI 2021

Tiwi Kasavela
19 Juli 2021
Penguatan Desa Wisata Berkelanjutan Lewat ADWI 2021

Penguatan Desa Wisata Berkelanjutan Lewat ADWI 2021. (Ist)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM– Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf), kembali menggelar peluncuran kegiatan “Bimtek & Workshop Online Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021″.

Kali ini kegiatan tersebut diluncurkan untuk zona C, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk upaya Kemenparekraf untuk all out dalam mendorong penguatan desa wisata yang berkelanjutan, berdaya saing, dan berkelas dunia.

Nantinya, para peserta yang telah mengikutsertakan desa wisatanya dalam ADWI 2021 akan mendapatkan bimbingan teknis dan workshop.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, saat menjadi keynote speaker, pada kegiatan “Bimtek & Workshop Online ADWI 2021”, secara daring, Minggu (18/7/2021). Mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing pariwisata dengan semakin membaiknya kapasitas masyarakat dalam mengelola desa wisata, melalui prinsip 3C, yaitu commitment, competence, dan champion.

“Kita akan all out, desa wisata sebagai simbol kebangkitan ekonomi nasional. Dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya. COVID-19 memaksa kita untuk meningkatkan keterampilan kita, meningkatkan kolaborasi kita, dan meningkatkan inovasi. Agar desa wisata ini bisa menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi kita,” katanya dalam rilis yang diterima PASJABAR, Senin (19/7/2021).

Baca juga:   TB Hasanuddin : Komandan Yang Lalai, Dapat Diseret Ke Mahkamah Militer

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Sekaligus Dewan Juri Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021, Budi Arie Setiadi; Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu.

Direktur Tata Kelola Destinasi Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua. Direktur Pengembangan Destinasi Regional 1 Kemenparekraf/Baparekraf, Harwan Ekon Cahyo. Direktur Pengembangan Destinasi II Kemenparekraf/Baparekraf, Wawan Gunawan. Serta kepala daerah provinsi, kepala daerah kabupaten/kota, kepala dinas pariwisata provinsi. Dan kepala dinas pariwisata kabupaten/kota di zona wilayah C.

Menparekraf meyakini jika desa wisata dapat dikelola dengan baik dan benar. Serta dimaksimalkan seluruh potensi daya tarik wisata yang dimiliki. Dengan mengedepankan kearifan lokal, maka desa wisata bisa menjadi tujuan wisata berkelas dunia.

Di tengah pandemi sekaligus penerapan kebijakan PPKM. Sandiaga berpesan kepada seluruh masyarakat agar jangan berputus asa.

“Saya harapkan, teman-teman semua jangan putus asa. PPKM darurat ini merupakan satu hal yang berat. Tapi mari kita sama-sama mendukung, kita yakin sebentar lagi kita bisa mengatasi pandemi COVID-19. Dan mudah-mudahan Indonesia kembali menjadi negara yang menjadi tujuan wisata kelas dunia dengan fokus ada di desa wisata. Mari kita pulihkan ekonomi kita, menang melawan COVID-19. Together desa wisata, yes we can do it,” katanya.

Baca juga:   Masjid Agung Ditutup Ini Penjelasan Ketua DKM

Pada kesempatan tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baprekraf, Vinsensius Jemadu, menjelaskan ADWI 2021 mengusung tema “Indonesia Bangkit”.

Dengan harapan semua pelaku pariwisata dan industri kreatif dapat menjadikan desa wisata berkembang dalam menopang perekonomian bangsa Indonesia agar menjadi kuat. Tangguh, dan bangkit kembali dari keterpurukan akibat pandemi COVID-19.

Penilaian ADWI 2021 didasarkan atas empat pilar utama, yaitu pengelolaan atau manajemen, sosial budaya, ekonomi. Dan pelestarian lingkungan yang terdiri atas tujuh kategori penilaian. Yakni kategori homestay, toilet, suvenir, desa digital. CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability). Konten kreatif, serta daya tarik wisata.

Vinsensius Jemadu juga menjelaskan bahwa peluncuran program ADWI 2021 telah dilakukan pada 30 April 2021 yang lalu. Dilanjutkan dengan proses registrasi oleh para pengelola desa wisata di Indonesia melalui www.jadesta.com. Pendaftaran ditutup pada 16 Juli 2021. Semangat dan antuasiasme begitu tinggi terhadap ajang bergengsi ini.

Terlihat dari jumlah desa wisata yang telah melampaui target. Tercatat ada 1.831 peserta dari 34 provinsi di Indonesia, yang mendaftarkan di ADWI 2021.

Baca juga:   Mensos Akui Banyak Panti Sosial Jadi Kantor Dinas

“Setelah proses registrasi, kita akan melakukan bimtek dan workshop secara online. Agar para pengelola desa wisata dapat mengemas produknya secara inovatif dan kreatif. Sehingga lebih menarik wisatawan dalam mengunjungi sebuah destinasi wisata,” katanya.

“Kemudian kita akan melakukan proses kurasi dan penilaian oleh para dewan juri. Dan pada akhirnya akan ditentukan pemenang pada 7 Desember 2021,” lanjutnya.

Untuk kegiatan “Bimtek & Workshop Online ADWI 2021” sendiri. Akan dilakukan secara bertahap yang dibagi perzona, sebagai berikut:

1. Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Bengkulu (22 Juli 2021).
2. Riau, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Lampung (23 Juli 2021);
3. Maluku, Maluku Utara, Papua, Papua Barat (24 Juli 2021);
4. DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat (27 Juli 2021);
5. Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah (28 Juli 2021);
6. Jawa Timur, Bali (29 Juli 2021);
7. Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan, Gorontalo (30 Juli 2021).

Informasi lebih lanjut tentang ADWI 2021 dapat dilihat di www.jadesta.com. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Desa Wisata


Related Posts

Desa Wisata Baros Kabupaten Bandung Masuk ke-75 Desa Wisata Terbaik se-Indonesia
PASBANDUNG

Desa Wisata Baros Kabupaten Bandung Masuk ke-75 Desa Wisata Terbaik se-Indonesia

20 Mei 2023
Desa Wisata Binong dan KWK Cigadung Masuk 500 Besar ADWI 2023
PASBANDUNG

Desa Wisata Binong dan KWK Cigadung Masuk 500 Besar ADWI 2023

19 Maret 2023
Pemkab Bandung Target Akan Bangun100 Desa Wisata
PASBANDUNG

Pemkab Bandung Target Akan Bangun100 Desa Wisata

8 Oktober 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Ilmuwan Panggung
HEADLINE

Ilmuwan Panggung

21 April 2026

Dosen Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Dpk FH UNPAS, Firdaus Arifin. (foto: pasjabar) Oleh:...

UTBK SNBT 2026

Diduga Kecurangan UTBK SNBT 2026, Peserta Gunakan Joki Dan Perangkat

21 April 2026
unpas

Unpas Wajibkan Mahasiswa Miliki Sertifikat Kompetensi Sebelum Lulus

21 April 2026
banjir bandung

Atasi Banjir Bandung, KDM Usulkan Danau dan Perbaikan Tata Ruang

21 April 2026
pidana penjara

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

21 April 2026

Highlights

Atasi Banjir Bandung, KDM Usulkan Danau dan Perbaikan Tata Ruang

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.