CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Covid-19, DPU Kota Bandung Kena Refocusing

Yatti Chahyati
13 Agustus 2021
FOTO : Pengerukan Lumpur Dikolam Retensi Gedebage

etugas menggunakan ekskavator amfibi buatan PT. Pindad mengeruk lumpur di kolam retensi Cipamulihan Gedebage, Jln. Sukarno Hatta, Kota Bandung, Rabu (17/2/2021). (Foto : pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Hampir semua mata anggaran di semua SKPD di Kota Bandung mengalami refocusing selama pandemi Covid-19. Salah satunya Bidang Sumber Daya Air di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung.

“Kalau tahun lalu, anggaran SDA masih bisa dipertahankan. Tapi tahun ini kami terpaksa harus melakukan refocusing,” ujar kepala DPU Kota Bandung, Didi Riswandi, Kamis (12/8/2021).

Beberapa hal yang harus direfocusing adalah, rehabilitasi tanggual sungai  2021, ditargetkan sepanjang 4.100 meter, dengan anggaran Rp33,8 milyar. Namun  harus direfocusing, jadi hanya 2.768 meter. Selain itu, pagar pengaman sugai terbangun sepanjang 2.968 meter dan anggaran sebesar Rp25,6 milyar. Didi juga mengatakan, untuk pembangunan drainase, tahun ini ditargetkan 8 ribu meter denagn anggaran Rp30 milyar. Namun, setelah direfocusing menjadi 3 ribu meter dengan total anggaran Rp6 miliar.

Baca juga:   Kinerja Wali Kota Bandung, DPRD Sebut Masih Banyak Evaluasi

“Tahun ini, aggaran DPU mengalami anggaran terendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” terang Didi.

Meski demikian, program yang berjalan meski disesuaikan dengan anggaran yang disesuaikan dianntaranyan Penerangan jalan umum, pendataan yang dilaukan pada sebanyak 45 titik PJU di kota bandung, lampung menyala 40.973 titik atau sekitar 90,96% dan lampu tidak menyala 4.075 titik  atau sekitar 9,04%. Pendataan diperoleh berdasarkan data wilayah kerja UPT (Bojonegara, Cibeunying, Tegalega, Karees, Ujungberung, dan Gedebage)

Trotoar, pemeliharaan rutin dilakukan oleh UPT. Peningkatan fasilitas trotoar yang sudah dilaksanakan diantaranya jalur difabel, jalur sepeda, kursi untuk pejalan kak. Sedangkan fasilias yang sedang dilaksanakan, yaitu street analog clock, way finding, dan papa nama jalan.

“Lokasi rencana street analog clock berada di Kawasan Asia Afrika,” katanya.

Sementara itu, sebagai salah satu mitra dengan DPU untuk memelihara kuailtas DAS Sungai Citarum, Komandan Sektor 22 Citarum Harum, Kolonel Infanteri Eppy Gustiawan mengatakan, pihaknya terus mengupayakan agar kuaitas air Sungai Citarum semakin baik.

Baca juga:   PT KAI Daop 2 Cek Jalur Perlintasan dan Uji Kelaikan Lokomotif untuk Angkutan Jelang Nataru 2024

“Kalau dulu, Air Sungai Citarum merupakan yang terkotor, namun sekarang sudah jauh lebih baik. Bahakan sedikir-sedikit sudah dapat dimanfaatkan, seperti untuk destinasi wisata dan lain sebagainya,” ujar Eppy.

Kotornya air Sungai Citarum, lanjut Eppy salah satunya disebabkan oleh sampah, kotoran hewan, pengendalian pemanfaatan ruang, sedimentasi limbah industri dan yang pasti karena kurangnya kesadaran dalam diri masyarakat utuk menjaaga sungai.

“Bahkan kalau aliran air sedang deras, banyak perabot dapur yang mengambang di sungai,” terang Eppy.

Untuk limbah industry, lanjut Eppy, tidak hanya industry besar yang melakukan pencemaran. Bahkan industry kecil seperti UMKM kebanyakan malah tidak mempunya IPPAL, sehingga membuang limbah langsung ke sungai.

Baca juga:   Objek Wisata Kawah Putih Alami Penurunan Pengunjung Hingga 50 Persen Pasca Kenaikan BBM

“Kalau industry besar, mungkin mereka mempunyai IPAL, namun perlu pengawasan ketat dalam penggunaannya,” papar Eppy.

Eppy mengakui memangn masih ada industry besar yang membuang air limbah ke sungai. Setidaknya ada 14 titik yang sudah diawasi dan ditindak karena melakukan pelanggaran. “Kemungkinan ada titik lain yang melakukan pelanggaran serupa,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Eppy, pihaknya terus melakukan upaya untuk memperbaiki kualitas aair sungai Citarum, salah satunya dengan melakukan pengerukan dan membongkar bangunan di bantaran sungai.

“Selain itu, mengningat wilayah kerja kami yang luas dan personel yang sangat terbatas, kami meminta partisipasi masyarakat untuk memberikan laporan jika terjadi pelanggaran. Hanya saja jika melaporkan pelanggaran, harus jelas di mana lokasinya dan bukti pelanggarannya. Sehingga kami bisa melakukan Tindakan tegas,” pungkasnya. (put)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: anggaran covid-`9DPU Kota Bandung


Related Posts

No Content Available

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)
HEADLINE

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026

LANCASHIRE, WWW.PASJABAR.COM – Sejarah baru tercipta di kasta kedua sepak bola Inggris. Coventry City secara resmi memastikan...

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026
FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026

Highlights

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.