CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Epidemiolog UGM : Pemerintah Tepat Terapkan PPKM Level 3 Dalam Nataru

Yatti Chahyati
21 November 2021
FOTO : Pembuatan Seni Mural Waspada Covid dan DBD

ilustrasi (PASJABAR)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Citra Indriani menilai kebijakan pemerintah sudah tepat dengan penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)  level 3 jelang natal dan tahun baru (nataru). Kendati penambahan kasus positif COVID-19 rata-rata kurang dari 400 kasus.

“Kenaikan mobilitas adalah sesuatu hal yang tidak bisa dihindari. Kalau kita lihat dari 1,5 tahun pandemi, gelombang kenaikan selalu diawali dengan peningkatan mobilitas, saat natal-tahun baru dan pascalebaran,”ungkap Citra dikutip dari laman UGM, Minggu (21/11/2021).

Lebih lanjut, Citra menjelaskan pembatasan mobilitas melalui penerapan PPKM level 3 jelang nataru, sebagai bagian dari bentuk pengendalian agar tidak terjadi penularan secara masif.

Baca juga:   Minyak Goreng Mahal, Pelajar di Muna Bikin Minyak Goreng untuk Warga

“Meskipun kita batasi, mobilitas tetap terjadi, namun tidak semasif apabila tidak diberlakukan pembatasan. Pembatasan kerumunan dan mobilitas sudah sesuai dengan pembelajaran sebelumnya bahwa gelombang kita diawali pada periode natal-tahun baru serta lebaran. Apalagi di negara-negara tetangga saat ini sedang mengalami gelombang delta varian AY.4.2,” tegas Citra.

Selain pembatasan mobilitas sambung Citra penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan masyarakat harus terus dilakukan. Sampai seluruh penduduk dunia betul-betul aman dari infeksi COVID-19 dan vaksinasi sudah mencapai target warga di seluruh negara.

Baca juga:   Barcelona Batal ke Jepang! Promotor Gagal Bayar

“Kita masih akan menghadapi kasus COVID-19 selama angka vaksinasi dunia juga belum mencapai target. Sehingga yang diperlukan saat ini adalah mengubah mindset dan menerima bahwa kita akan hidup berdampingan dengan pembatasan mobilitas ini. Naik level turun level PPKM harus dijalani, dan beradaptasi dengan situasi ini karena tidak ada kepastian untuk menjawab sampai kapan,”tandas Citra.

Vaksin penting

Menurut Citra, vaksinasi COVID-19 sangat penting guna menghindari keparahan pasien yang terinfeksi COVID-19. Alasannya, kebanyakan pasien yang meninggal karena virus ini, belum mendapatkan vaksin COVID-19.

Baca juga:   STIN Pasundan akan Bertemu Indomaret di Grand Final Livoli

“Saya kira vaksinasi mempunyai peran besar untuk mencegah bentuk parah sakit karena meskipun sudah divaksin masih punya potensi terinfeksi dan menjadi sakit. Melihat beberapa rekaman data yang terinfeksi di gelombang Januari.  Juga kemudian kembali terinfeksi delta di Juni-Juli, dan kasus-kasus meninggal memiliki riwayat belum mendapatkan vaksinasi. Harapannya tentu pada percepatan vaksinasi, dan sisir wilayah untuk vaksinasi terutama lansia bisa berperan untuk mitigasi bentuk parah infeksi SARS-COV 2. Kalaupun gelombang 3 terjadi, sistem kesehatan kita tidak lagi menghadapi kasus-kasus berat yang jumlahnya ribuan setiap harinya,” beber Citra. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: EpidemiologPPKMPPKM Level 3 tahun baruUGM


Related Posts

Universitas Gadjah Mada (UGM)
HEADLINE

Universitas Gadjah Mada Raih Skor SINTA Tertinggi se-Indonesia

9 Januari 2024
Kominfo Siap Luncurkan Panduan Etik Penggunaan AI
PASNUSANTARA

Kominfo Siap Luncurkan Panduan Etik Penggunaan AI 

12 Desember 2023
Kasus Bunuh Diri Meningkat Hingga 826 Kasus Ungkap Kemenkes
PASKESEHATAN

Kasus Bunuh Diri Meningkat Hingga 826 Kasus Ungkap Kemenkes

16 Oktober 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Super League
HEADLINE

Jadwal Pekan 29 Super League, Sajikan Laga Krusial Papan Atas

21 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Pekan ke-29 Super League Indonesia akan berlangsung mulai pertengahan hingga akhir pekan ini, menghadirkan sejumlah...

hari buruh bandung

Peringatan Hari Buruh Bandung 2026 Usung Kolaborasi dan Solidaritas

21 April 2026
Masjid Raya Al Jabbar

Dedi Mulyadi Jelaskan Anggaran Pemeliharaan Masjid Al Jabbar Rp22 Miliar

21 April 2026
harga elpiji naik

Harga Elpiji Naik, KDM Ungkap Kearifan Lokal Bisa Jadi Alternatif

21 April 2026
jemaah haji bandung

1.744 Calon Jemaah Haji Kota Bandung Siap Berangkat Tahun Ini

21 April 2026

Highlights

Harga Elpiji Naik, KDM Ungkap Kearifan Lokal Bisa Jadi Alternatif

1.744 Calon Jemaah Haji Kota Bandung Siap Berangkat Tahun Ini

Bayu Aji Widodo Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Unpas, Soroti Independensi Peradilan Militer

Gubernur Jabar Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tetap Diberlakukan

Ibu Penjual Siomay Bandung Berangkat Ibadah Haji Setelah 13 Tahun

Ilmuwan Panggung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.