CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASJABAR

Pemprov Jabar Luncurkan JMSC untuk Fasilitasi Pekerja Migran

Yatti Chahyati
22 Desember 2021
Pemprov Jabar Luncurkan JMSC untuk Fasilitasi Pekerja Migran

Gubernur Jabar Ridwan Kamil luncurkan JMSC (foto : humas Pemprov Jabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) meluncurkan sistem aplikasi informasi lowongan pekerjaan global dan navigasi para migran, bernama Jabar Migran Service Center (JMSC), di Gedung Sate Bandung, Selasa (21/12/2021).

Selain lowongan kerja di luar negeri, JMSC juga berisi informasi pelatihan tenaga kerja, kepengurusan paspor, hingga layanan pengaduan bagi para pekerja migran yang sudah mulai bekerja di luar negeri.

“Ini adalah inovasi agar warga Jabar dapat info lowongan kerja di dunia global dan layanan lainnya. Semua ada di aplikasi JMSC. Mudah-mudahan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pencari kerja,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Kang Emil  sapaan akrab Ridwan Kamil mengatakan, saat ini tak sedikit informasi lowongan kerja tersiar dari mulut ke mulut. Termasuk permasalahan yang dialami pekerja migran di luar negeri. Dengan aplikasi JMSC, akan ketahuan kebutuhan tenaga kerja di berbagai negara dan perlindungan bagi pekerja migran.

Baca juga:   Sempat Tolak Pasien, Pemprov Jabar Kirim Oksigen ke RS Immanuel

“Selama ini proses komunikasi informasi pekerjaan dari mulut ke mulut, termasuk komplain yang tidak sistematis,” katanya.

Untuk itu, Kang Emil meminta aplikasi JMSC gencar disosialisasikan hingga ke tingkat RW. Supaya terjadi perluasan kesempatan kerja. Termasuk penting agar diketahui para Duta Besar RI, yang berada di negara tempat bertugasnya.

“Agar pekerja migran bisa terdeteksi (oleh duta besar) sehingga kalau mereka ada kesulitan bisa langsung ditolong (oleh duta besar) dan tidak terlantar,” tuturnya.

Menurut Kang Emil, bekerja bisa di mana pun, tidak harus terhalang batas negara. Ia pun dulunya adalah pekerja migran selama tujuh tahun di Amerika dan Hongkong.

Namun di era industri 4.0, saat ini calon pekerja migran dituntut untuk menguasai skill digital. Kang Emil menyebut, dalam 20 tahun dari sekarang akan hadir 100 juta lapangan pekerjaan baru, yang mayoritas di bidang teknologi informasi.

Baca juga:   Pemprov Jabar Harus Anggarkan Dana Pendukung Pada Setiap Proyek Pembangunan

“Kebutuhan tenaga kerja sekarang banyak di bidang 4.0 seperti web developer, web designer, data grafik dan lainnya. Walaupun masih ada juga kebutuhan untuk care giver, nurse dan house keeper,” ungkapnya.

Hingga saat ini pekerja migran asal Jabar masih di dominasi warga Indramayu, Cirebon, Subang, Karawang dan Cianjur.

Adapun jumlah angkatan kerja di Jabar angkanya mencapai 24,7 juta. Namun 91 % di antaranya sudah terserap. Dengan aplikasi JMSC, Kang Emil berharap 9 persen dari sisa angkatan kerja dapat segera terserap.

Penurunan jumlah pekerja migran

Menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jabar, Rachmat Taufik Garsadi sebelum pandemi ,Jabar mengirim 50 ribuan pekerja migran sebagai penyumbang devisa negara, selama pandemi hanya 15 ribuan.

Baca juga:   5 Peristiwa Kemarin, Partai Putaran Pertama Proliga 2023 Hingga Gerombolan Bermotor Serang Kampus Unisba

“Tiap tahun rata-rata pekerja migran Indonesia asal Jawa Barat sebanyak 57.000 orang. Selama pandemi mulai 2020 Jabar hanya mengirim 15 ribuan pekerja migran saja,” kata Taufik

Data -data seperti ini, kata Taufik, dapat diakses dengan mudah oleh semua pemangku kepentingan dalam aplikasi JMSC. Untuk kemudian dianalisis dan disinergikan dengan data -data lain, untuk navigasi dan perlindungan pekerja migran.

Taufik menjelaskan, perlindungan pekerja migran Indonesia merupakan amanat UU 18/2017 dan Perda Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia asal daerah Provinsi Jawa Barat.

Kedua aturan ini mewajibkan pemerintah daerah membentuk layanan terpadu satu atap, hal ini diwujudkan Pemprov Jabar dalam aplikasi JMSC. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Dinas Tenaga Kerjagubernur jawa barat ridwan kamiljabar


Related Posts

APBD Jabar
HEADLINE

Dedi Mulyadi Akui Capaian APBD Jabar Baik, Tapi Belum Maksimal

21 Oktober 2025
Lalulintas natal dan tahun baru
PASJABAR

Antisipasi Lalin Natal dan Tahun Baru di Jabar

28 November 2024
Kontingen Jawa Barat Duduki Puncak Klasemen PON XXI Aceh-Sumut 2024
HEADLINE

Jabar Tempel Ketat Jakarta dengan Selisih 1 Emas di PON XXI Aceh-Sumut 2024

18 September 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Casemiro bersinar di laga Man Utd vs Fulham. (AP Photo/Dave Thompson)
HEADLINE

Magis Michael Carrick Berlanjut: Benjamin Sesko Pastikan Kemenangan Dramatis Manchester United atas Fulham Skor 3-2

2 Februari 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM -- Periode bulan madu Michael Carrick bersama Manchester United terus berlanjut saat menjamu Fulham dalam lanjutan...

Foto: REUTERS/Ana Beltran

Eksekusi Penalti Kylian Mbappe Bawa Real Madrid Tundukkan Rayo Vallecano Skor 2-1 Di Bernabeu

2 Februari 2026
Foto: AFP/PIERO CRUCIATTI

Insiden Flare Di Giovanni Zini: Emil Audero Tetap Tegar Meski Terkena Lemparan Flare saat Laga Melawan Inter Milan

2 Februari 2026
natrium mi instan

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Natrium Tinggi pada Mi Instan

2 Februari 2026
Longsor Cisarua

Dinkes KBB Siapkan Vaksin Tetanus untuk Relawan Longsor Cisarua

2 Februari 2026

Highlights

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Natrium Tinggi pada Mi Instan

Dinkes KBB Siapkan Vaksin Tetanus untuk Relawan Longsor Cisarua

Peneliti ITB: Mikroalga Berpotensi Jadi Solusi Mitigasi Perubahan Iklim

BMKG: Cuaca Berawan hingga Hujan Ringan Dominasi Indonesia Hari Ini

BNPB: 57 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi

Masuki Hari Ke-10, SAR Perluas Operasi Pencarian Korban Longsor Cisarua

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.