CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Tifatul Sembiring: Peleburan LBM Eijkman ke BRIN Bukti Kurangnya Perhatian Pemerintah kepada Peneliti

Yatni Setianingsih
5 Januari 2022
Tifatul Sembiring: Peleburan LBM Eijkman ke BRIN Bukti Kurangnya Perhatian Pemerintah kepada Peneliti

Anggota Komisi VII DPR RI Tifatul Sembiring (foto : dpr.go.id)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Anggota Komisi VII DPR RI Tifatul Sembiring menilai peleburan Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman, ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuktikan kurangnya perhatian pemerintah terhadap Sumber daya manusia (SDM) riset atau peneliti.

“Pembubaran LBM Eijkman ini sesuatu yang dadakan. Sebenarnya sekarang bukan hanya soal dibubarkan, tapi digabungkan ke BRIN, akan tetapi SDM-nya ini ditelantarkan. Jadi memang perhatian kita ke SDM riset masih sangat kurang. Terkesan kita kurang menghargai SDM (peneliti) sendiri,” ungkap Tifatul seperti dikutip PASJABAR dari laman dpr, Rabu (5/1/2022).

Baca juga:   BMKG: Mayoritas Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan

Ia mengatakan, bukan tidak mungkin para peneliti dalam negeri tersebut “diambil” oleh negara lain. Akhirnya, Indonesia hanya menjadi negara pengimpor, karena peneliti-peneliti “dibuang” semua, dan tidak dihargai oleh negara sendiri. Saat ini menurutnya, hal tersebut sudah terjadi.

Di mana diaspora mengaku “terpaksa” bekerja di negara lain karena penghargaan yang diterima dari negara lain lebih besar dibanding negara sendiri.

Baca juga:   Begini Penjelasan Kepala BRIN terkait Nasib Pegawai LBM Eijkman

Dalam hal penghasilan misalnya, sambung Tifatul, di negara lain peneliti Indonesia digaji sangat besar. Sebut saja peneliti Indonesia di Singapura. Tidak hanya gaji yang lebih besar dibanding dengan yang mereka terima di Indonesia.

Mereka juga diberikan tiket pesawat gratis pulang pergi setiap akhir bulan untuk bisa kembali ke Indonesia, serta berbagai fasilitas lainnya.

“Saya pernah bicara dengan mendiang Lee Kwan Yew (mantan Perdana Menteri Singapura). Dia sempat katakan, dia sadar bahwa tidak semua orang Singapura itu pintar. Tapi kepintaran itu bisa dia peroleh dari negara lain, terutama negara yang terdekat dari mereka, salah satunya Indonesia. Jadi ini buat kepentingan Singapura,” bebernya.

Baca juga:   Hasanuddin: Penggunaan Seragam Kombatan Oleh Sipil Harus Ditertibkan

“Buktinya tahun 2005 Singapura pernah menjadi investor terbesar di Indonesia. Coba lihat, negara dengan penduduk 5 juta jiwa, menguasai negara dengan jumlah penduduk 250 juta. Hebat. Jadi ini salah satunya karena faktor expert kita yang kurang kita hargai SDM-nya,” tegasnya. (ytn)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: anggota DPR RILBM Eijkman


Related Posts

rusdi masse
HEADLINE

Rusdi Masse Resmi Jabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI

4 September 2025
Pengangkatan Dirut Bulog TB Hasanuddin
HEADLINE

TB Hasanuddin: UU Kelembagaan Presiden Sudah Sangat Mendesak

5 Desember 2024
pergantian Letjen Kunto Arief
HEADLINE

Anggota DPR RI TB Hasanuddin Sikapi Joint Statement Kemlu

12 November 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Galaxy S26 Ultra. (samsung.com)
HEADLINE

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

18 April 2026

WWW.PASJABAR.COM – Samsung kembali menggebrak pasar ponsel pintar dunia dengan meluncurkan lini flagship terbarunya, Samsung Galaxy S26...

Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres memberikan salam kepada suporter di Lisbon jelang laga melawan Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

17 April 2026
Kapten Sporting Portugal, Morten Hjulmand. (Gettyimages)

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

17 April 2026
Ratusan massa padati Gedung Merdeka Bandung dalam aksi damai bela Palestina. Massa menuntut penolakan normalisasi dengan Israel dan kemerdekaan penuh Palestina. (Eci/pasjabar)

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

17 April 2026
Foto: Inter via Getty Images/Mattia Pistoia - Inter

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

17 April 2026

Highlights

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

Ratusan Ribu Pencari Kerja Gunakan Aplikasi Nyari Gawe Jawa Barat

Pantang Bersantai! Veda Ega Pratama Jajal Sirkuit Favorit Marc Marquez Jelang Moto3 Spanyol

Dewa United vs Persib Bandung Digelar Tanpa Penonton, Bobotoh Diimbau Dukung dari Rumah

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.