CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Uncategorized

Sudah Lulus Kuliah? Ini Tips Menjejaki Karier untuk Masa Depan Cemerlang

Tiwi Kasavela
13 Juli 2022
Sudah Lulus Kuliah? Ini Tips Menjejaki Karier untuk Masa Depan Cemerlang

Ist

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM– SEVIMA menggelar webinar pada Jum’at (8/9/2022) untuk fresh graduate agar siap dalam menjejaki pekerjaan.

Ketua Bidang Perkumpulan Praktisi dan Profesional Hubungan Industrial, Triaji Lahardi mengajak para lulusan baru untuk terus berjuang meraih cita-citanya.

“Para fresh graduate yang akan lulus dari sekolah dan kampus tercinta, setelah lulus nanti anda akan dihadapkan dengan ribuan kesempatan. Bisa bekerja, bisa membuka lapangan kerja, bisa juga mengeksplor banyak hal lainnya. Tapi teman-teman juga akan dihadapkan dengan ribuan pesaing. Inilah kondisi yang kita hadapi bersama!,” ungkap Triaji yang juga pakar HR asli Sidoarjo Jawa Timur ini.

Untuk menaklukkan tantangan sebagai lulusan baru, Triaji membagikan empat tips sukses mendapat pekerjaan. Berikut tipsnya:

1) Persiapkan diri secara matang dan sedini mungkin

Mencari pekerjaan adalah proses yang panjang. Mulai dari membuat lamaran kerja dan Curiculum Vitae (CV), mencari lowongan kerja, hingga proses wawancara. Menurut Triaji, proses tersebut bisa jadi melelahkan dan membuat panik untuk beberapa orang.

Oleh karena itu, tips pertama dari Triaji adalah lulusan baru sebaiknya menyiapkan diri secara matang sejak jauh-jauh hari. Mencari pekerjaan bisa dilakukan sebelum lulus sekolah/kuliah. Sejak di bangku sekolah dan kuliah pun, para pelajar sudah bisa bekerja atau magang.

Membuat CV juga perlu dilakukan sejak jauh-jauh hari. Karena CV yang baik perlu mencantumkan kualifikasi utama (key qualification), yang singkat namun membedakan lulusan baru tersebut dengan lulusan baru lainnya. Misalnya lulusan akuntansi yang sudah menguasai atau memiliki sertifikasi terkait Pedoman Standar Akuntansi Keuangan, tentu berbeda dengan lulusan akuntansi yang belum menguasai kemampuan tersebut.

Baca juga:   Masalah Krusial Perbatasan Bandung-Cimahi Bakal Cepat Ditangani

“Banyak teman-teman kurang mempersiapkan diri, mau wisuda baru panik dan hunting pekerjaan. Padahal, banyak perusahaan membuka lowongan magang, praktek lapangan, hingga kunjungan atau kerja remote. Saran saya, mumpung (selagi) kita belum keluar dari pagar kampus, ikutilah kesempatan-kesempatan tersebut, dan jangan ragu-ragu untuk menunjukkan kemampuan-kemampuan yang dimiliki dalam CV dan wawancara kerja!” ungkap Triaji.

2) Jangan asal memilih pekerjaan

Tidak bisa dipungkiri, sebagian lulusan baru berkeinginan untuk segera memiliki gaji sendiri setelah lulus. Sehingga ketika memperoleh informasi terkait lowongan kerja, lulusan baru tersebut langsung saja mendaftar tanpa melihat kemampuan diri, maupun bidang kerja yang sedang dilamar.

Triaji berpesan, sebisa mungkin lulusan baru bisa memilih pekerjaan yang sesuai dengan dirinya. Karena pekerjaan pertama yang diambil para lulusan baru nantinya akan menentukan karir di masa mendatang. Pilihlah pekerjaan dengan cara mengukur diri sendiri. Misalnya dengan cara mencocokkan apa kompetensi yang dimiliki, apa bidang yang disukai, dan apa yang nantinya akan dikerjakan.

Baca juga:   Beban Persib Bandung Mulai Berkurang, Modal Besar Hadapi Persija

Jikapun memang belum mendapatkan pekerjaan yang sesuai bidang karena kompetisi mencari kerja begitu ketat, Triaji mengajak lulusan baru untuk tetap berusaha mempelajari bidang kerja barunya saat ini, namun jangan sampai melupakan passion yang diinginkan. Karena bisa jadi rejeki berupa kesempatan yang tepat akan datang di masa depan.

“Karena kalau memaksakan sesuatu yang bukan bidang atau kegemarannya, salah tempat bekerja itu bisa (menimbulkan) stres. Siklusnya: hasil pekerjaan tidak bagus, menghambat prestasi, akhirnya bekerja seadanya dan pendapatan yang diperoleh juga tidak optimal. Insya allah, bisa moncer berkarir kalau memang bidangnya tepat dan sesuai dengan skill dan keinginannya. Saya punya anggota tim yang masuk sebagai HR, tapi passionnya jualan. Akhirnya benar saja, saat ini dia dibajak perusahaan lain dan moncer sebagai Group Head Sales (kepala penjualan)!,” lanjut Triaji.

3) Kuasai Public Speaking dan Terus Beradaptasi

Bidang pekerjaan boleh jadi bermacam-macam. Akan tetapi dimanapun seseorang bekerja, pasti akan berinteraksi dengan orang lain. Oleh karena itu menurut Triaji, kemampuan komunikasi (Public Speaking) dan kemampuan beradaptasi menjadi sangat penting.

Lulusan baru, menurut Triaji, juga perlu menguasai dua hal ini karena perlu menunjukkan kemampuan dirinya kepada pihak yang mewawancarai kerja. Sehingga dapat membedakan lulusan baru tersebut dengan lulusan baru lainnya

Baca juga:   Foto: Aksi Solidaritas Seni bagi Palestina

“Jadilah aktif dan antusias saat diwawancara, tunjukkan kegiatan dan keahlian selama bersekolah dan berkuliah agar bisa meyakinkan pewawancara bahwa anda adalah kandidat yang tepat untuk perusahaan. Skill komunikasi ini akan terus dibutuhkan karena ketika kita bekerja tidak sendiri, dan adaptasi penting karena dunia terus berubah!,” lanjut Triaji.

4) Ambil Pelajaran dari Setiap Penolakan

Walaupun sudah berusaha untuk menampilkan yang terbaik dalam proses melamar kerja dan wawancara, tak jarang lulusan baru masih menghadapi penolakan dari perusahaan. Triaji mengajak lulusan baru untuk pantang menyerah dalam menghadapi penolakan.

Penolakan juga bisa menjadi kesempatan lulusan baru untuk belajar. Misalnya, memahami apa yang kurang dari CV, dari proses wawancara, dan bagaimana kondisi pesaing di bidang tersebut.

“Penolakan diambil lesson learnednya, apa yang kurang dari kita, dan apa yang bisa kita lakukan lebih baik kedepannya agar bisa lebih unggul dibanding kandidat pelamar kerja lainnya,” tuturnya.

“Selain itu jika menghadapi penolakan, jangan terlalu diambil hati karena jika ditolak saat wawancara, umumnya teman-teman sudah menyingkirkan puluhan, ratusan, bahkan ribuan kandidat lainnya yang tidak lolos sejak mengirimkan CV atau surat lamarannya. Terus belajar!,” pungkas Triaji. (*/tiwi)

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Fresh Graduatekariersevima


Related Posts

AI Ubah Peta Pendidikan Tinggi, SEVIMA dan Prof. Rhenald Kasali Dorong Kampus Bertransformasi
PASPENDIDIKAN

AI Ubah Peta Pendidikan Tinggi, SEVIMA dan Prof. Rhenald Kasali Dorong Kampus Bertransformasi

21 Februari 2026
Eks Dirjen Vokasi Jadi Advisor SEVIMA: Dorong Akses Pendidikan Berkualitas di Indonesia
PASPENDIDIKAN

Eks Dirjen Vokasi Jadi Advisor SEVIMA: Dorong Akses Pendidikan Berkualitas di Indonesia

19 Juni 2024
Ini Daftar Pemenang “Sevima Mencari Siswa Bertalenta”
PASPENDIDIKAN

Ini Daftar Pemenang “Sevima Mencari Siswa Bertalenta”

13 Juli 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

FSV Mainz 05 vs Racing Strasbourg. (Getty Images)
HEADLINE

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

18 April 2026

STRASBOURG, WWW.PASJABAR.COM – Malam yang seharusnya menjadi sejarah bagi 1. FSV Mainz 05 di kompetisi Eropa justru...

Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026
Hasil Inter vs Cagliari. (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

18 April 2026
Galaxy S26 Ultra. (samsung.com)

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

18 April 2026
Penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres memberikan salam kepada suporter di Lisbon jelang laga melawan Sporting CP, 8 April 2026. (c) AP Photo/Armando Franca

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

17 April 2026

Highlights

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

Dilema Lini Depan Mikel Arteta: Havertz atau Gyokeres untuk Redam Manchester City di Etihad?

Kritik Pedas Morten Hjulmand: Arsenal Tim Membosankan dan Tak Menarik Ditonton!

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

Badai Fisik dan Mental: Alessandro Bastoni Absen di Laga Inter Milan vs Cagliari

Tantangan Berat Dewa United: Jan Olde Riekerink Waspadai Kekuatan Maung Bandung

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.