CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 2 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Puluhan Mahasiswa Beri Rapor Merah kepada Ngatiyana

Uby
22 Oktober 2022
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ahmad Yani dan Siliwangi Kota Cimahi memberikan rapor merah pada Wali Kota Cimahi Ngatiyana di detik-detik akhir masa jabatannya.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ahmad Yani dan Siliwangi Kota Cimahi memberikan rapor merah pada Wali Kota Cimahi Ngatiyana di detik-detik akhir masa jabatannya. (Foto: uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ahmad Yani dan Siliwangi Kota Cimahi memberikan rapor merah pada Wali Kota Cimahi Ngatiyana di detik-detik akhir masa jabatannya yang bakal berakhir pada 22 Oktober 2022.

Puluhan mahasiswa itu menyerahkan rapor merah itu di depan Kantor Wali Kota Cimahi sambil melakukan aksi unjuk rasa dengan membakar ban dan membentangkan poster bernada kekecewaan, Jumat (21/10/2022) kemarin. Aksi unjuk rasa itu membuat polisi menutup jalan di depan kantor tersebut dari kedua arah.

Koordinator Lapangan HMI, Fiki Salman Fauzi mengatakan sosok Ngatiyana yang meneruskan tonggak kepemimpinan dari Wali Kota Cimahi sebelumnya yakni Ajay M Priatna, telah gagal merealisasikan janji-janji politik yang disampaikan saat kampanye Pilkada Cimahi.

“Terkait alasan kita memberikan rapor merah pada Wali Kota Cimahi karena pemerintah gagal merealisasikan janji-janjinya. Kemudian Wali Kota sebelumnya (Ajay M Priatna) juga korupsi,” ungkap Fiki kepada wartawan usai aksi unjuk rasa.

Baca juga:   Jaksa KPK Bongkar Modus Budi Santika agar Bisa Menggarap Proyek Dishub Kota Bandung

Janji yang Gagal Direalisasikan Ngatiyana

Fiki mengatakan beberapa janji yang sangat mendesak untuk direalisasikan misalnya pengentasan banjir, mengurangi kemacetan, menekan angka pengangguran, hingga memberikan pelayanan yang memudahkan masyarakat.

“Kenyataannya janji-janji itu belum terealisasi. Ada 21 janji yang sebetulnya harus direalisasikan dan ternyata banyak yang tidak terlaksana,” ujar Fiki.

Seolah amat kecewa dengan kepemimpinan Ajay dan Ngatiyana, mereka menyebut Ngatiyana tak perlu lagi mencalonkan diri menjadi Wali Kota Cimahi pada Pilkada serentak 2024 mendatang.

“Untuk Pak Ngatiyana kita rasa mungkin cukup 1 periode saja. Kita sudah melihat kinerjanya selama ini dan dirasa kita memerlukan pemimpin yang fresh dan baru,” kata Fiki.

Ia mengatakan pejabat yang bakal menggantikan Ngatiyana sampai pelaksanaan Pilkada 2024 serentak nanti agar menjadilan rapor merah dari mahasiswa sebagai acuan.

Baca juga:   Libur Waisak, Lalu Lintas di Lembang Padat oleh Kendaraan Wisatawan

“Otomatis ketika penggantinya itu naik kita akan tetap kawal. Untuk menyelesaikan permasalahan di Cimahi, kami minta acuannya ke rapor merah yang sudah diberikan. Tujuannya mereka yang terpilih bisa menyelesaikan permasalahan, terlepas dari siapapun itu,” tutur Fiki.

Pembelaan Ngatiyana yang Dinilai Gagal Realisasikan Janji

Sementara itu Ngatiyana berterima kasih atas rapor merah yang telah diberikan mahasiswa. Ia berharap aksi dan penilaian yang diberikan murni buah pemikiran pars mahasiswa tersebut.

Menjawab soal sejumlah janji yang belum terealisasi, ia mengatakan saat ini pihaknya terus berupaya. Mulai dari pengentasan banjir yang terus dikerjakan, kemudian pengentasan kemacetan, sampai menekan angka pengangguran.

“Tentang penanganan banjir, kemacaten, dan pengangguran selama ini sudah kami jawab semuanya bahwa Pemerintah kota Cimahi terus berupaya,” kata Ngatiyana.

Misalnya soal banjir, ia mengatakan sudah membebaskan lahan yang ada di Kelurahan Cigugur Tengah. Kemudian menandatangani MoU dengan daerah lain seperti Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

Baca juga:   Ratusan Warga Serbu Operasi Pangan Murah Polda Jabar di Bandung

“Nah salah satu kendala menangani banjir itu karena harus membebaskan lahan di Margaasih, yang sebetulnya itu jadi kewenangan Kabupaten Bandung. Tapi semuanya terus berproses,” tutur Ngatiyana.

Kemudian soal kemacetan, Ngatiyana mengatakan salah satu upayanya yakni dengan membangun underpass dan proyek lainnya.

“Ada rencana pembanguann underpass di Gatot Soebroto, Jalan Bapak Ampi, Cimindi, semua itu adalah upaya untuk menangani kemacetan di Cimahi,” kata Ngatiyana.

Ngatiyana mengklaim selama menjabat pihaknya sudah mempekerjakan 1.500 orang lebih yang disalurkan ke perusahaan yang ada di Cimahi.

“Selama ini lebih dari 1.500 orang sudah bekerja, ada yang ke pabrik di Cimahi dan ada yang kita salurkan ke Jepang sebanyal 30 orang,” kata Ngatiyana. (uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: HMINgatiyanarapor merah ngatiyana


Related Posts

Kenaikan UMK
HEADLINE

Wali Kota Cimahi Minta Buruh Tak Terprovokasi Isu Kenaikan UMK

25 November 2025
Festival Cireundeu 2025 di Cimahi kembali digelar meriah. Warga mengenakan adat Sunda, arak-arakan jampana, hingga pesan penting soal tradisi dan ketahanan pangan lokal. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Festival Cireundeu 2025 Pecahkan Antusiasme Warga! Tradisi Sakral & Ketahanan Pangan Lokal Jadi Sorotan Nasional

17 November 2025
Anggota DPD RI dari daerah pemilihan Jawa Barat, Aanya Rina Casmayanti, melaksanakan kunjungan reses ke Kota Cimahi pada Senin, 4 Agustus 2025. (Ist)
HEADLINE

Teh Aanya Serap Aspirasi Cimahi, Tekankan Solusi Fiskal dan Sosial Warga

4 Agustus 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

Dua anak harimau benggala lahir di Bandung Zoo. Kabar gembira ini jadi tantangan baru konservasi satwa langka di tengah sorotan publik. (Ist)
HEADLINE

Janji Palsu Penyelamatan Satwa: Kementerian Kehutanan dan Pemkot Bandung Melanggar Komitmen Pembayaran Pakan Satwa Bandung Zoo

2 Februari 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Kesepahaman antara manajemen Kebun Binatang Bandung dengan pemerintah mengenai pembayaran pakan ratusan satwa ternyata tidak...

Casemiro bersinar di laga Man Utd vs Fulham. (AP Photo/Dave Thompson)

Magis Michael Carrick Berlanjut: Benjamin Sesko Pastikan Kemenangan Dramatis Manchester United atas Fulham Skor 3-2

2 Februari 2026
Foto: REUTERS/Ana Beltran

Eksekusi Penalti Kylian Mbappe Bawa Real Madrid Tundukkan Rayo Vallecano Skor 2-1 Di Bernabeu

2 Februari 2026
Foto: AFP/PIERO CRUCIATTI

Insiden Flare Di Giovanni Zini: Emil Audero Tetap Tegar Meski Terkena Lemparan Flare saat Laga Melawan Inter Milan

2 Februari 2026
natrium mi instan

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Natrium Tinggi pada Mi Instan

2 Februari 2026

Highlights

Insiden Flare Di Giovanni Zini: Emil Audero Tetap Tegar Meski Terkena Lemparan Flare saat Laga Melawan Inter Milan

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Natrium Tinggi pada Mi Instan

Dinkes KBB Siapkan Vaksin Tetanus untuk Relawan Longsor Cisarua

Peneliti ITB: Mikroalga Berpotensi Jadi Solusi Mitigasi Perubahan Iklim

BMKG: Cuaca Berawan hingga Hujan Ringan Dominasi Indonesia Hari Ini

BNPB: 57 Jenazah Korban Longsor Cisarua Berhasil Teridentifikasi

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.