CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Sabtu, 18 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBANDUNG

Pemkab Bandung Akan Gelar Rembug Utama Libatkan KTNA

Fal Ulul Ilmi
26 Oktober 2022
Pemkab Bandung Akan Gelar Rembug Utama Libatkan KTNA

Pemkab Bandung Akan Gelar Rembug Utama Libatkan KTNA (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Bandung, WWW.PASJABAR.COM – Bupati Bandung HM Dadang Supriatna merencanakan agenda kegiatan rembug utama yang diperuntukan membahas berbagai hal di bidang pertanian, peternakan dan perikanan yang melibatkan Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Bandung.

Rembug utama tersebut rencananya akan dilaksanakan di setiap desa, dengan sasaran 280 desa/kelurahan.  Hal tersebut terungkap saat Bupati Bandung melakukan audiensi dan Silaturahmi dengan  jajaran pengurus KTNA Kabupaten Bandung di Rumah Jabatan Bupati Bandung di Soreang, Rabu (26/10/22).

“Pada rembug utama itu, para petani, peternak, tokoh masyarakat, guru ngaji, kepala desa dan semua pihak bisa hadir, untuk membahas apa yang menjadi harapan dan aspirasi masyarakat. Termasuk membahas berbagai hal yang berkaitan dengan ekonomi masyaakat,” kata Bupati Dadang Supriatna.

Bupati Bandung mengatakan pada kegiatan rembug utama itu, bisa fokus membahas tentang pertanian maupun peternakan.

Rembug Utama Fokus Membahas Pertanian dan Perternakan

Menurut Bupati Bandung keinginannya  mengadakan rembug utama adalah agar supaya para petani memahami Program Pemkab Bandung sesuai bidangnya. “Para petani kompak, tegak lurus dan harus Bedas,” katanya.

Baca juga:   Harga Kedelai Naik, Pengrajin Tahu Merugi

Dikatakan Dadang Supriatna,

Pemkab Bandung terus mendorong para petani melalui berbagai program, di antaranya pemberian hibah sebesar Rp 25 miliar. “Hibah itu akan ditransfer ke rekening masing-masing para petani.  Hibah itu di antaranya bisa digunakan untuk pengadaan pupuk pertanian,” kata Bupati Bandung.

Ia menyebutkan di Kabupaten Bandung tercatat 142.000 petani, dan sekian puluh ribu petani yang sudah terverifikasi akan mendapatkan hibah tersebut.

“Kami berharap yang menerima hibah  adalah para petani yang benar-benar membutuhkan. Misalnya, petani penggarap atau petani penggarap yang menyewa lahan. Petani yang sudah kaya, jangan menerima hibah,” ungkapnya.

Dikatakannya, dengan adanya pemberian hibah tersebut, Pemkab Bandung fokus pada bidang pertanian, karena laju pertumbuhan ekonomi meningkat karena adanya peran dari sektor pertanian.

Bupati Bandung berharap dengan adanya pemberian bantuan ini, para petani milenial tertarik pada sektor pertanian. “Jangan sampai petani menjadi barang langka, karena banyak para pemuda yang tak tertarik dengan bertani. Peran petani milenial itu sangat penting untuk melanjutkan para petani mendatang, setelah para orang tua tidak ada,” ungkapnya.

Baca juga:   Sandiaga : Kemerdekaan Pendidikan, Santuy Boleh Tapi Jangan Rebahan dan Mager

Bupati Bandung juga turut mengungkapkan terkait kebjakan pemerintah terkait lahan sawah yang dilindungi yang mencapai sekitar 24.000 Ha, di antaranya di Desa Sumbersari Kecamatan Ciparay yang tidak bisa digunakan untuk pembangunan perumahan. “Kalau tak ada sawah, bagaimana kita makan,” katanya.

Ketahanan Pangan Harus Dipertahankan

Dalam diskusinya dengan Bupati Bandung, Ketua KTNA Kabupaten Bandung H. Nono Sambas mengatakan, bahwa ketahanan pangan harus dipertahankan untuk kelangsungan hidup manusia.

“Program KTNA harus sinkron dengan program pemerintah, sehingga KTNA harus dekat dengan pemerintah,” ujar Nono.

Nono pun mengungkapkan terkait dengan Hari Krida Pertanian (HKP).

“Minimal melalui HKP, ada mimbar sarasehan. Penyampaian dari pemerintah ke petani dan sebaliknya  aspirasi dari para petani disampaikan ke dinas-dinas di pemerintahan,” ujarnya.

Baca juga:   Sidang Kasus Korupsi CCTV Bandung Berlanjut, Bahas Usulan Penambahan Anggaran

Sementara itu, salah satu pengurus KTNA Kabupaten Bandung, Aswin Pulungan menyampaikan aspirasi tentang asupan protein yang cukup serta daya beli masyarakat untuk kebutuhan protein.

Menurutnya,  asupan protein di antaranya dari unggas yang saat ini harganya antara Rp 28.000 sampai Rp 30.000/kg. Sedangkan di peternak Rp 14.000/kg, dan biaya produksi Rp 18.500/kg, sehingga ada kerugian bagi para peternak sebesar Rp 4500/kg.

“Asupan protein itu dari unggas. Bagaimana kerugian peternak Rp 4500 itu, ada solusi dari pemerintah,” katanya.

Aswin juga turut membahas alih fungsi lahan untuk menjadi perhatian pemerintah, supaya ketahanan pangan tetap terjaga.

Dalam diskusi tersebut, perwakilan KTNA Baleendah, Endang mengatakan bahwa pupuk subsidi yang masih kurang.

“Karena pupuk subsidi kurang, sehingga petani membeli pupuk nonsubsidi. Pak Bupati bisa membantu pupuk nonsubsidi bagi para petani,” Harapnya. (Fal)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nissa Ratna
Tags: Rembug Utama


Related Posts

No Content Available

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Mikel Arteta balas pernyataan Pep Guardiola jika Man City kalah maka peluang juaranya habis. (Action Images via Reuters/Matthew Childs)
HEADLINE

Psy War Memanas! Guardiola Sebut Peluang Juara Habis, Arteta Pilih Tetap Membumi Jelang Duel Etihad

18 April 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Panggung Premier League akhir pekan ini akan menyajikan "final dini" yang mempertemukan dua raksasa,...

Manajer Coventry City Frank Lampard. (Foto: Getty Images/Lewis Storey)

Penantian 25 Tahun Berakhir! Frank Lampard Bawa Coventry City Kembali ke Premier League

18 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

18 April 2026
Herve Renard. (REUTERS/Stringer)

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

18 April 2026

Highlights

Prediksi Chelsea vs Manchester United: Misi Bangkit Si Biru di Tengah Ancaman Setan Merah

Kejutan Besar! Herve Renard Resmi Dipecat Arab Saudi Jelang Piala Dunia 2026

Drama dan Kericuhan di Prancis: Mainz 05 Tersingkir Tragis, Nadiem Amiri Diganjar Kartu Merah

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

Inter Milan Gilas Cagliari 3-0, Nerazzurri Kian Tak Terbendung di Puncak Klasemen

Bukan untuk Kaum ‘Mendang-Mending’, Samsung Galaxy S26 Ultra Hadir dengan Spek Monster dan Harga Sultan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.