CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home PASBISNIS

Mangga Asal Jawa Barat Siap Masuk Pasar di Jepang

Nurrani Rusmana
5 Januari 2023
Mangga Asal Jawa Barat Siap Masuk Pasar di Jepang

Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian Bambang (tiga dari kanan) menyaksikan penandanganan naskah kerjasama antara Barantan dengan Institut Pembangunan Jawa Barat, Universitas Padjadjaran (Injabar Unpad) tentang "Pendampingan dan Pengembangan Buah Tropis Kualitas Ekspor di Jawa Barat" di Jakarta, Selasa (3/1/2023). (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM — Mangga asal Jawa Barat siap segera masuk pasar Jepang setelah hasil penelitian tidak menemukan lalat buah pada buah tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan) Kementerian Pertanian Bambang.

“Saat ini hambatan teknis mangga asal Jawa Barat masuk ke pasar Jepang adalah ada protokol ekspor negara tujuan yang mewajibkan bebas dari hama lalat buah tersebut,” kata Bambang.

“Dengan hasil penelitian yang menggembirakan ini maka mangga gedong gincu siap masuk pasar Jepang,” sambungnya.

Dilansir dari ANTARA pada Kamis (5/1/2023), hasil penelitian Institut Pembangunan Jawa Barat, Universitas Padjadjaran (Injabar Unpad) menyatakan bahwa lalat buah jenis Bactrocera occipitalis tidak ditemukan pada mangga varietas Gedong Gincu asal Sumedang, Jawa Barat.

Baca juga:   Kelulusan Siswa SMA/SMK di Jabar Dimumkan Hari Ini

Maka dari itu, Barantan segera menindaklanjuti harmonisasi aturan teknis dengan negara Jepang. Sehingga akselerasi ekspor buah mangga asal Jabar dapat segera terealisasi.

“Kami segera berkirim surat resmi ke Jepang bahwa pada mangga (gedong, red) tidak ditemukan Bactrocera occipitalis,” katanya melalui keterangan tertulis.

Penandatangan kerja sama antara Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati, Dr. A.M. Adnan dengan Direktur Utama Injabar Prof. Keri Lestari tentang Pendampingan dan Pengembangan Buah Tropis Kualitas Ekspor di Jawa Barat, merupakan tindak lanjut atas nota kesepahaman yang telah disepakati antara Kepala Barantan dan Rektor Universitas Padjadjaran.

Baca juga:   Ratusan Jemaah Haji Jabar Tunda Keberangkatan 2025

Tujuan Kerja Sama

Perjanjian kerja sama tersebut bertujuan untuk menyinergikan pola sikap dan tindakan terkait tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing.

Ke depan Barantan dan Injabar akan memperkuat sinergisitas dalam melakukan berbagai penelitian dalam rangka menyelesaikan hambatan-hambatan teknis untuk ekspor buah tropis Indonesia, khususnya asal Jabar, salah satunya adalah mangga gedong gincu yang saat ini dalam tahap harmonisasi aturan untuk masuk pasar Jepang. Direktur Utama Injabar Prof. Keri Lestari, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas respons dan dukungan penuh Barantan dalam mendorong buah tropis asal Jabar masuk pasar global.

Baca juga:   Catat, Mau Libur Akhir Tahun ke Jabar Harus Ada 'Surat Sakti'

Injabar, lanjutnya merupakan institusi yang melaksanakan penelitian dan inovasi terkait masalah yang dihadapi, namun, hasil inovasi dan penelitian yang dilakukan dibutuhkan jejaring agar dapat diterapkan.

“Saya yakin akselerasi ekspor ini dapat segera terlaksana. Terlebih pemerintah, akademisi, dan dunia usaha bersatu mendukung ini. Ke depan harapannya masyarakat dan media pun dapat mendukung agar ekspor buah tropis kita makin mendunia,” kata Keri. (ran)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Nurrani Rusmana
Tags: manggamangga gedong gincumangga jawa barat


Related Posts

Ekspor Mangga Gedong Gincu Sumedang ke Jepang Terbuka Lebar
PASBISNIS

Ekspor Mangga Gedong Gincu Sumedang ke Jepang Terbuka Lebar

9 Maret 2023

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Masjid Raya Al Jabbar
HEADLINE

Dedi Mulyadi Jelaskan Anggaran Pemeliharaan Masjid Al Jabbar Rp22 Miliar

21 April 2026

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, buka suara terkait sorotan publik atas biaya pemeliharaan Masjid...

harga elpiji naik

Harga Elpiji Naik, KDM Ungkap Kearifan Lokal Bisa Jadi Alternatif

21 April 2026
jemaah haji bandung

1.744 Calon Jemaah Haji Kota Bandung Siap Berangkat Tahun Ini

21 April 2026
peradilan militer

Bayu Aji Widodo Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Unpas, Soroti Independensi Peradilan Militer

21 April 2026
pajak kendaraan listrik

Gubernur Jabar Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tetap Diberlakukan

21 April 2026

Highlights

Bayu Aji Widodo Raih Gelar Doktor Ilmu Hukum Unpas, Soroti Independensi Peradilan Militer

Gubernur Jabar Tegaskan Pajak Kendaraan Listrik Tetap Diberlakukan

Ibu Penjual Siomay Bandung Berangkat Ibadah Haji Setelah 13 Tahun

Ilmuwan Panggung

Diduga Kecurangan UTBK SNBT 2026, Peserta Gunakan Joki Dan Perangkat

Unpas Wajibkan Mahasiswa Miliki Sertifikat Kompetensi Sebelum Lulus

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.