Bandung, WWW.PASJABAR.COM – Cegah pelajar bergabung dengan geng motor serta tawuran antar sekolah, Kapolresta Bandung dan bupati Bandung Senin pagi menjadi inspektur upacara di SMAN 1 Baleendah Kabupaten Bandung Jawa Barat.
Sebelumnya Polresta Bandung mengamankan sejumlah pelajar yang membawa senjata tajam untuk tawuran.
Berbagai kejadian negatif terjadi pada pelajar akhir-akhir ini, diantaranya pelajar bergabung dengan Geng motor dan membuat onar, tawuran antar pelajar hingga pernikahan dini akibat hamil diluar nikah.
Menanggapi hal tersebut Kapolresta Bandung dan bupati Bandung menjadi pimpinan upacara bendahara pada Senin pagi di SMA Negeri 1 Baleendah Kabupaten Bandung.
Dalam amanatnya bupati Bandung dan Kapolresta Bandung mengingatkan agar para pelajar tidak ikut-ikutan dengaj geng motor.
Para pelajar juga diingatkan bahaya ikut-ikutan tawuran dan geng motor, bahkan mereka diingatkan hukuman jika kedapatan membawa senjata tajam.
Selain itu para pelajar ini juga diingatkan agar tidak pacarana, sebab banyak kejadian pacaran berlebihan berujung pada nikah dini.
Sebelumnya Polreta Bandung mengamankan puluhan pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam hingga di bawa kepolresta Bandung.
Kegiatan ini terus dilakukan setiap sekolah tiap upacara bendera (Fal)












