# Magister Kenotariatan Unpas
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Ketua Program Studi Magister Kenotariatan Universitas Pasundan,
Irma Rachmawati, SH., LL.M., MH., Ph.D., meraih penghargaan Best Paper Award dalam Connecting Asia
International Conference yang diadakan oleh University Technology Malaysia.
Penghargaan ini diterima pada tanggal 14-16 Desember2023, di Langkawi, Malaysia.
Dengan 200 paper yang ikut serta, penelitian Irma tentang polusi di Selat Malaka menonjol sebagai karya terbaik.
Irma Rachmawati menjelaskan bahwa penelitiannya berfokus pada multidisiplin ilmu, khususnya bidangsocial
humaniora yang membahas polusi di Selat Malaka yang berasal dari Kecelakaan dan dampaknya terhadap lingkungan laut dan lalu lintas kapal di Selat tersebut.
“Meskipun tidak ada kendala dalam melaksanakanpenelitian di tiga negara yaitu Malaysia, Singapura, dan
Indonesia, kendala utama terletak pada kurangnya data di beberapa daerah,” terang Irma kepada PASJABAR, minggu (23/12/2023).
Irma ini juga telah melakukan penelitian lainnya bahkan pernah mendapatkan penghargaan serupa di Singapura
dan Sydney. Hal ini menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas penelitian.

“Salah satu penelitian saya kemarin adalah membahas penerapan teknologi blockchain di pelabuhan Indonesia untuk meningkatkan efisiensi dokumentasi,” tambahnya.
Irma Rachmawati mengutarakan harapannya agar penelitian ini dapat membantu Indonesia meningkatkan kelas Pelabuhannya di Asia.
# Magister Kenotariatan Unpas
Hal ini tertulis dalammakalah berjudul “Enhancing The Blockchain Application In Port Activities (Legal Framework
And Challenge)” yang merupakan luaran dari Penelitian Internal FH UNPAS.
Dalam menghadapi masalah polusi air, Irma Rachmawati menekankan pentingnya pemulihan akibat polusi dan kepatuhan terhadap regulasi pelayaran Natioonal dan konvensi Internasional.
Sebagaimana diangkat dalam makalah berjudul “Marine Casualty And Its Impact On Water Environment (Malacca
straits Cases)” yang merupakan luaran dari penelitan selaku Assisoate Fellow researcher dibawah Institut Kajian
Malaysia dan Antarbangsa (IKMAS) Universiti Kebangsaan Malaysia.
“Saya berharap agar mahasiswa dapat terinspirasi untuk mengikuti penelitian dalam mengeksplorasi dan
menyelesaikan permasalahan hukum melalui penelitian dan aktif dalam kegiatan Ilmiah seperti Connecting Asia
bahkan Unpas sendiri mempunyai kegiatan serupa yaituINTSOB ,”pungkasnya. (tiwi)










