BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Satu hari menjelang pemungutan suara pemilu 2024, tampak dekorasi berbeda di tempat pemungutan suara (TPS) 25, Kelurahan Nyengseret, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung. Terpasang sampah plastik seperti, botol kemasan berikut tutupnya, dan bungkus kopi saset dengan sentuhan artistik di dinding maupun lantai Balai RW 5 Kelurahan Nyengseret yang difungsikan sebagai TPS pada Pemilu 2024.
Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 25 Sandi Syarif menuturkan, keharusan memilah dan mengelola sampah di Kota Bandung menginspirasi tata dekorasi TPS. Pihaknya mengumpulkan sampah anorganik dari rumah-rumah warga setempat.
“Sudah ada bank sampah di wilayah Nyengseret. Biasanya, warga segera menyetor sampah anorganik ke bank sampah. Untuk keperluan dekorasi, kami meminjam dahulu sampah anorganik dari warga,” tutur Sandi pada sela-sela persiapannya di TPS 25, Selasa (13/2/2024).
Selain menebar edukasi pemilahan sampah, Sandi mengatakan, tema dekorasi TPS 25 menunjukkan manfaat pengelolaan dengan upcycle. Upcycle merupakan proses daur ulang yang mengubah barang asli menjadi barang yang memiliki kemanfaatan baru tanpa menghilangkan bentuk asli atas barang. Hal itu terlihat dari hiasan pada lantai dari susunan tutup botol kemasan, tanda petunjuk jalur dari bungkus kopi saset, dan sejumlah ornamen lainnya.
Lantaran bahan dekorasi bersumber dari warga, pihaknya tak mengeluarkan biaya banyak, sebatas untuk membeli lem. Pihaknya mulai menata dekorasi TPS 25 pada Sabtu (10/2/2024) lalu.
Diketahui, Daftar pemilih tetap (DPT) di TPS 25 Kelurahan Nyengseret, Kota Bandung berjumlah 269. Jajaran KPPS 25 berharap, pemungutan suara pada 14 Februari 2024 berjalan lancar. (ave)












