JAKARTA, WWW.PASJABAR.COM – Sebuah kejutan besar datang dari internal Skuad Garuda tak lama setelah PSSI mengumumkan John Herdman sebagai nakhoda baru. Nama Nova Arianto, yang selama ini dikenal sebagai sosok tak tergantikan di kursi asisten pelatih Timnas Indonesia, secara mengejutkan dipastikan dicoret dari daftar kandidat pendamping pelatih asal Inggris tersebut.
Keputusan yang terkesan mendadak ini langsung memicu spekulasi liar di kalangan pecinta sepak bola tanah air: Benarkah ada perombakan total dalam filosofi kepelatihan Herdman, atau justru ada masalah internal yang belum terungkap?
Jawaban dari Ketua BTN, Sumardji, ternyata mengungkap fakta yang jauh lebih mengejutkan di balik hilangnya nama sang legenda dari tim senior.
Alasan Nova Arianto Nova Arianto dicoret
Sumardji menjelaskan bahwa agenda padat yang menanti Timnas U-20 menjadi alasan utama di balik kebijakan ini.
PSSI ingin memastikan transisi dan pengembangan pemain muda berjalan maksimal tanpa adanya pembagian fokus bagi tim pelatih.
“Nova sudah kami plotkan jadi pelatih Timnas Indonesia U-20. Tanggung jawabnya cukup besar karena agenda ke depan sangat banyak, sehingga dia lebih fokus ke sana,” ujar Sumardji pada Rabu (7/1/2026).
Peluang Terbuka bagi Pelatih Liga 1 dan Liga 2
Meski Nova absen di tim senior, PSSI berkomitmen tetap menyertakan elemen lokal dalam staf kepelatihan John Herdman.
BTN akan menyodorkan sejumlah nama pelatih muda berbakat yang saat ini aktif berkiprah di Liga 1 maupun Liga 2.
Kriteria utama yang dicari adalah pelatih yang memiliki lisensi mumpuni dan rekam jejak yang baik di level klub.
Nama-nama ini nantinya akan dipresentasikan kepada John Herdman, yang memiliki kewenangan penuh untuk memilih pendampingnya.
“Banyak sekali nama yang akan kami sampaikan. Saya juga mendapat masukan dari rekan-rekan yang sudah punya lisensi kepelatihan. Biar dipilih sendiri oleh John mau pilih siapa,” jelas Sumardji.
Misi Transfer Pengetahuan
Kebijakan menyertakan asisten lokal ini merupakan strategi baru PSSI untuk memastikan terjadinya transfer pengetahuan dari pelatih internasional ke pelatih nasional.
Federasi ingin pelatih lokal mendapatkan pengalaman langsung dari metodologi John Herdman guna meningkatkan kualitas kepelatihan di tanah air.
“Kami mencoba sesuatu yang berbeda. Kawan-kawan yang sekarang di klub, baik Liga 1 maupun Liga 2, semuanya berpeluang untuk mendampingi John,” pungkasnya.
| Posisi | Status/Nama |
| Pelatih Kepala | John Herdman (Inggris) |
| Asisten Pelatih Asing | Dibawa oleh John Herdman |
| Asisten Pelatih Lokal | Proses Seleksi (Kandidat dari Liga 1/2) |
| Pelatih Timnas U-20 | Nova Arianto (Fokus Penuh) |












