CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Kamis, 8 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Pemain Naturalisasi Indonesia yang Kesulitan di Klub Eropa

pri
17 Juli 2024
Nathan Tjoe-A-On dan Pratama Arhan Memiliki Statistik yang Mirip

pemain Timnas Indonesia, Nathan Tjoe-A-On. (foto: instagram/@nathantjoeaon)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM — Dalam sepuluh tahun terakhir PSSI gencar melakukan naturalisasi pemain keturunan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kualitas dan prestasi tim.

Diwali oleh Cristian Gonzales dan Irfan Bachdim pada tahun 2010 silam, sejumlah pemain naturalisasi berdarah Indonesia silih berganti membela pasukan Garuda.

Nama seperti Raphael Maitimo, Diego Michiels, Stefano Lilipaly, Ezra Walian hingga Sergio Van Dijk silih berganti menjadi pilar penting di Timnas Indonesia.

Terbaru, ada nama-nama seperti Sandy Walsh, Jordi Amat, Ivar Jenner, Ragnar Oratmangoen, Thom Haye, Justin Hubner dan Jay Idzes yang selalu menjadi pilihan utama Shin Tae-yong di Timnas Indonesia.

PSSI dan Shin Tae-yong pun sebenarnya sudah tidak mau lagi asal-asalan dalam memilih pemain yang akan dinaturalisasi.

Pemain-pemain yang bermain di liga Eropa dan berlabel Grade A kini menjadi pilihan dari PSSI dan STY.

Hal itu terbukti dengan dipilihnya, Thom Haye, Jay Idzes, Ragnar Oratmangoen hingga terbaru ada Maarten Paes yang bermain di kasta tertinggi sepak bola di sejumlah negara.

Namun, ada beberapa pemain yang justru bernasib kurang baik setelah memutuskan untuk berpindah kewarganegaraan menjadi seorang WNI.

Baca juga:   Erick Thohir: Suporter Sangat Berperan pada Proses kembalinya Nathan Tjoe-A-On Perkuat Timnas Indonesia U-23

Sejumlah pemain yang sebelumnya bermain di level tertinggi kini harus mengalami penurunan bahkan ada yang terbuang dari klubnya.

Ragnar Oratmangoen
Pertama, ada penyerang andalan baru Timnas Indonesia yakni Ragnar Oratmangoen yang dikabarkan sampai saat ini belum memiliki klub setelah dilepas FC Groningen.

Saat menjalani proses naturalisasi, Ragnar merupakan pemain dari FC Groningen yang dipinjamkan ke klub Fortuna Sittard.

Hal itu pun membuatnya berlaga di Eredivisie Belanda bersama Fortuna Sittard pada musim lalu.

Namun sayang, Ragnar gagal menunjukan performa terbaiknya dengan Fortuna Sittard pada musim lalu.

Alhasil, FOrtuna Sittard pun tak mengaktifkan klausul pembelian dari Ragnar Oratmangoen pada musim depan.

Lebih disayangkan lagi, pemain yang dijuluki Wak Haji itu pun harus terbuang dari FC Groningen.

FC Groningen yang dipastikan promosi ke Eredivisie musim depan mengatakan jika Ragnar tak masuk dalam skema pelatih Art Langeler.

Thom Haye
Selanjutnya ada pemain yang menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia berbarengan dengan Ragnar Oratmangoen yakni Thom Haye.

Menjadi salah satu pemain andalan SC Heerenveen musim lalu di Eredivisie tak menjamin masa depan dari Thom Haye.

Baca juga:   Ini Alasan Kluivert Tak Panggil Oratmangoen

Heerenveen memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Haye pada akhir musim lalu setelah kontraknya habis pada 30 Juni 2024.

Dengan tidak diperpanjangnya kontrak tersebut, membuat Thom Haye saat ini masih berstatus tanpa klub.

Thom Haye sempat dirumorkan merapat dengan klub milik pengusaha Indonesia yang mentas di Serie A, Como 1907.

Namun kabarnya Como pun tidak tertarik pada Thom Haye karena dinilai masih belum bisa bersaing di Serie A.

Shayne Pattynama
Kemudian ada Shayne Pattynama yang juga mengalami penurunan karier sejak berpindah kewarganegaraan.

Saat pertama kali mengucap sumpah sebagai seorang WNI pada tahun 2023 kemarin, Shayne Pattynama merupakan pemain inti dari klub Norwegia Viking FK.

Dimusim itu, Shayne Pattynama hanya absen dua kali membela Viking FK di kompetisi Liga Norwegia.

Namun sayang pada musim selanjutnya, dirinya harus hengkang ke klub Belgia K.A.S Eupen.

Sayangnya Shayne bergabung dengan K.A.S Eupen, saat klub yang pernah diperkuat Jordi Amat itu sedang dalam kondisi terpuruk.

Shayne pun gagal membantu K.A.S Eupen untuk bisa bangkit dari jeratan degradasi dimana dirinya hanya bermain sebanyak tiga kali karena cedera.

Baca juga:   Timnas Indonesia Mau Tidak Mau Harus Menang Lawan Filipina

K.A.S Eupen pun dipastikan turun kasta setelah kalah pada babak playoff degradasi liga Belgia.

Nathan Tjoe-A-On
Terakhir ada pemain yang tampil impresif di Piala Asia U-23, Nathan Tjoe-A-on, yang juga kesulitan saat bermain di level klub.

Tak bisa dipungkiri sejak pertama kali mengucap sumpah sebagai WNI, Nathan langsung menjadi idola baru para fans Timnas Indonesia.

Terlebih performa terbaiknya tercipta di Piala Asia U-23 pada bulan April saat membantu Timnas Indonesia melaju hingga babak semifinal.

Namun sayang performa Nathan dengan Timnas Indonesia berbanding terbalik di level klub.

Musim lalu, Nathan merupakan pemain dari klub Swansea City yang dipinjamkan ke SC Heerenveen.

Dengan meminjamkannya ke Heerenveen, Swansea berharap Nathan akan mendapat menit bermain lebih banyak.

Namun sayang, dirinya hanya jadi penghangat bangku cadangan kondisi itulah yang membuat salah satu media Wales mengkritik Nathan Tjoe-A-on.

Menurut Wales Online, meski bermain bagus dengan Timnas Indonesia, Nathan dinilai masih belum layak bersaing di Liga Inggris.

Kritikan itu pun menjadi tantangan besar bagi Nathan untuk bisa membuktikan dirinya layak bermain di level klub sekelas Swansea City.

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: Nathan Tjoe-A-Onnaturalisasipemain keturunanRagnar OratmangoenShayne PattynamaThom Haye


Related Posts

Thom Haye
HEADLINE

Thom Haye Keluhkan Jadwal Padat Persib Bandung

25 Desember 2025
PSSI Awards
HEADLINE

Beckham Putra & Thom Haye Hadiri PSSI Awards 2026

7 Desember 2025
Joey Pelupessy menunjukkan kualitasnya di lini tengah Timnas Indonesia. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
HEADLINE

Joey Pelupessy ke Persib: Peluang 59%, Kendala Kontrak, dan Strategi Lini Tengah

2 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Fabio Grosso sorot kinerja barisan pertahanan Sassuolo usai dibantai Juventus. (AFP/MARCO BERTORELLO)
HEADLINE

Grosso Buka Suara Usai Kekalahan Sassuolo: Soroti Blunder Jay Idzes dan Kualitas Elite Juventus

8 Januari 2026

REGGIO EMILIA, WWW.PASJABAR.COM – Pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, memberikan evaluasi mendalam setelah timnya dibungkam Juventus dengan skor...

Foto: Arsenal FC via Getty Images/David Price

Arsenal vs Liverpool: Momentum Puncak Meriam London dan Prediksi Skor 3-1 Harry Redknapp

8 Januari 2026
Inter Milan harus gigit jari setelah Joao Cancelo memilih Barcelona pada bursa transfer Januari 2026. (Foto: IG @jpcancelo)

Joao Cancelo Pilih Barcelona, Inter Milan Tutup Pintu untuk Bek Sayap Baru di Januari

7 Januari 2026
Klub milik orang Indonesia, Como 1907 berhasil memetik kemenangan atas Pisa pada pekan ke-19 Liga Italia 2025-2026. (X.COM/HQPCRT)

Como 1907 Tembus Zona Liga Champions! Bungkam Pisa 3-0 Lewat Dominasi Babak Kedua

7 Januari 2026
Kaesang Pangarep kukuhkan kepengurusan PSI Jabar di Soreang. Targetkan 5 juta suara pada 2029 dan pembentukan pengurus hingga tingkat desa. (fal/pasjabar)

Kaesang Pangarep Kokohkan Struktur PSI Jawa Barat: Targetkan Kepengurusan Hingga Tingkat Desa dan 5 Juta Suara

7 Januari 2026

Highlights

Como 1907 Tembus Zona Liga Champions! Bungkam Pisa 3-0 Lewat Dominasi Babak Kedua

Kaesang Pangarep Kokohkan Struktur PSI Jawa Barat: Targetkan Kepengurusan Hingga Tingkat Desa dan 5 Juta Suara

Gubernur Dedi Mulyadi: Pemprov Jabar Resmi Hentikan Pendanaan Masjid Raya Bandung karena Status Wakaf

Jonathan David Menyala! Juventus Bungkam Sassuolo Tiga Gol Tanpa Balas

Darren Fletcher Tantang Pemain MU Hadapi Kritik Legenda: “Terima Tekanannya, Itulah Standar Manchester United!”

Pengadilan Agama Bandung Kabulkan Gugatan Cerai Atalia Praratya

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.