BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Musim kemarau berkepanjangan yang melanda Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, mulai dirasakan oleh para petani sayuran.
Kurangnya pasokan air menyebabkan tanaman brokoli milik petani mati, dan hasil panen mereka merosot tajam.
Biasanya, panen dapat mencapai 3 ton, namun kini hanya mampu menghasilkan 1,5 ton saja.
Kekeringan yang telah berlangsung hampir dua bulan ini membuat sumber air dan saluran irigasi di desa tersebut mengering.
Para petani sayuran di kawasan Cisarua ini bahkan terpaksa menggunakan air limbah dari salah satu perumahan terdekat untuk mengairi lahan mereka.
Namun, kondisi ini tidak cukup untuk menyelamatkan tanaman brokoli dari kekurangan air. Selain itu, serangan hama seperti ulat semakin memperburuk situasi, mengurangi kualitas hasil panen.
Salah satu petani sayuran, Nunung, mengungkapkan bahwa kemarau yang berkepanjangan ini telah mengakibatkan kerugian besar bagi para petani.
“Kami sangat berharap agar pemerintah setempat bisa memberikan bantuan air untuk mengairi lahan kami, agar kerugian tidak semakin besar,” kata Nunung.
Para petani berharap adanya intervensi pemerintah untuk membantu mereka mengatasi kekeringan ini, agar kerugian lebih lanjut dapat dicegah. (uby)
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Aksi korporasi bank bjb kembali mencatatkan pencapaian gemilang. Obligasi Keberlanjutan atau Sustainability…
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM - Persib Bandung kontra Borneo FC dalam lanjutan Liga 1 2024/2025 berangsung sengit. Tampil…
BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Wakil Ketua DPR RI Cucun Syamsurijal melaporkan MA anggota DPRD Kabupaten Bandung…
KABUPATEN BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM -- Wakil Ketua DPP PKB, Cucun Syamsurijal mengatakan jika pesta demokrasi (Pilkada)…
WWW.PASJABAR.COM -- Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan pernyataan terkait peluang kiper Como 1907, Emil…
WWW.PASJABAR.COM -- Insting Shin Tae-yong sebagai pelatih terbukti dengan memasang Marselino Ferdinan sebagai starter saat…