CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Jumat, 9 Januari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Pilah Pilih Pimpinan KPK

Hanna Hanifah
17 September 2024
pimpinan KPK

Lobi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. (Foto: antaranews.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT
Dosen Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Dpk FH UNPAS, Firdaus Arifin. (foto: pasjabar)

Oleh: Firdaus Arifin, Dosen Yayasan Pendidikan Tinggi Pasundan Dpk FH UNPAS

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Tahap demi tahap proses seleksi calon pimpinan lembaga anti-rasuah di Indonesia (baca: KPK) periode 2024-2029 terus bergulir. Terakhir, minggu lalu panitia seleksi calon pimpinan KPK di bawah pimpinan Muhammad Yusuf Ateh telah mengumumkan sebanyak 20 yang lolos pada tahapan tes profile assesment. Selanjutnya dari 20 orang calon pimpinan KPK tersebut akan dikerucutkan menjadi yang 10 orang bakal calon pimpinan untuk diserahkan kepada Presiden, serta kemudian dilakukan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di DPR yang akan memutuskan ketua dan wakil-wakil ketua sebagai pimpinan KPK yang baru.

Seperti kita ketahui bersama, KPK didirikan pada tahun 2002 melalui UU No. 30 Tahun 2002 Tentang KPK, merupakan salah satu terobosan bangsa Indonesia untuk memberantas korupsi, yang telah lama menjadi masalah akut di negara ini. Sejak awal pembentukannya, KPK telah memainkan peran penting dalam membongkar kasus-kasus korupsi kakap yang melibatkan pejabat publik, politisi, dan pengusaha. Dengan mandat untuk menegakkan hukum secara independen, KPK mendapatkan dukungan luas dari masyarakat yang menginginkan pemerintahan yang bersih dan transparan.

Proses pemilihan pimpinan KPK selalu menjadi sorotan publik di Tanah Air, karena dengan tanggung jawab besar yang diemban pimpinan KPK tidak hanya menjadi simbol integritas lembaga, tetapi juga menjadi penentu arah kebijakan dan efektivitas KPK dalam memberantas korupsi di negeri ini. Mengingat tantangan yang semakin kompleks dan meningkatnya pengawasan publik terhadap kinerja KPK, pemilihan pimpinan baru ini menjadi krusial dalam menentukan arah lembaga tersebut di masa depan.

Baca juga:   Agung Alumni Unpas Dirikan Platform Kursus Bahasa Inggris Gratis

Kriteria Pimpinan KPK

Pemimpin KPK harus memenuhi beberapa kriteria utama yang menjadi kunci keberhasilan lembaga ini dalam menjalankan tugasnya. Pertama adalah integritas. Integritas adalah fondasi utama yang harus dimiliki oleh setiap calon pimpinan KPK.  Pimpinan KPK harus memiliki rekam jejak (track record) yang bersih dari korupsi dan bebas dari kepentingan politik yang bisa mengganggu independensi KPK. Di tengah godaan materi dan kekuasaan, seorang pimpinan KPK harus mampu mempertahankan moralitas yang tinggi dan menjaga rekam jejak yang bersih. Integritas ini tidak hanya terlihat dari riwayat kehidupan pribadi dan profesional calon, tetapi juga dari komitmen mereka terhadap prinsip-prinsip keadilan dan pemberantasan korupsi. Masyarakat membutuhkan figur yang dapat dipercaya untuk menjalankan tugas yang sangat berat ini dengan penuh tanggung jawab.

Kedua, Independen. KPK sebagai lembaga independen harus dipimpin oleh orang-orang yang bebas dari afiliasi politik dan pengaruh eksternal. Independensi ini sangat penting untuk menjaga kredibilitas KPK di mata publik. Seorang pimpinan KPK yang independen akan mampu mengambil keputusan secara objektif dan tidak terpengaruh oleh tekanan dari partai politik, pemerintah, atau kelompok-kelompok berkepentingan lainnya. Pimpinan yang terpilih harus mampu menunjukkan bahwa mereka tidak akan tunduk pada intervensi politik dan akan menegakkan hukum berdasarkan prinsip keadilan tanpa pandang bulu. Ketiga, Kompetensi. Pimpinan KPK harus memiliki pemahaman mendalam tentang hukum, khususnya hukum pidana dan hukum acara pidana, mengingat kompleksitas kasus korupsi ditangani yang sering melibatkan berbagai aspek hukum.

Baca juga:   Penggunaan VAR pada Liga 1 Indonesia

Selain itu, pimpinan KPK terpilih juga harus memiliki kemampuan manajerial yang baik, karena memimpin KPK berarti mengelola organisasi yang besar dan kompleks, yang sering kali beroperasi di bawah tekanan tinggi. Keempat, Keberanian. Keberanian menjadi syarat terakhir yang tidak kalah penting. Mengingat banyaknya kasus korupsi yang melibatkan pejabat tinggi dan politisi, pimpinan KPK harus memiliki keberanian untuk bertindak tegas, bahkan di bawah tekanan politik yang besar. Tanpa keberanian ini, KPK akan sulit berfungsi secara efektif sebagai lembaga penegak hukum yang independen.

Tantangan KPK

Terlepas dari siapa yang akhirnya terpilih, pimpinan KPK yang baru akan menghadapi tantangan besar. Pertama, adanya tekanan dan intervensi politik yang terus meningkat terhadap KPK, baik dari lembaga legislatif maupun eksekutif, terutama setelah revisi UU KPK beberapa tahun lalu yang dianggap banyak pihak sebagai upaya untuk melemahkan lembaga ini.

Kedua, KPK dihadapkan pada tantangan internal berupa upaya untuk menjaga integritas dan soliditas organisasi di tengah perubahan struktural dan tekanan eksternal. Pimpinan baru KPK harus mampu mengonsolidasikan sumber daya dan memotivasi pegawai KPK untuk tetap berkomitmen dalam menjalankan tugas memberantas korupsi.

Baca juga:   Ikatan Alumni MPBSI Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Pendidik

Ketiga, tantangan dari luar berupa kasus-kasus korupsi yang semakin kompleks dan melibatkan aktor-aktor yang semakin canggih. KPK dituntut untuk lebih kreatif dalam menyusun strategi pemberantasan korupsi, termasuk dalam hal pencegahan dan penindakan.

Harapan Masyarakat

Harapan masyarakat terhadap KPK sangat besar. Lembaga ini diharapkan dapat terus menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Kepercayaan publik yang sempat menurun harus segera dipulihkan oleh pimpinan baru KPK dengan menunjukkan komitmen yang kuat dalam menjalankan tugasnya.

Pimpinan KPK yang terpilih diharapkan dapat mengembalikan marwah lembaga ini sebagai institusi yang bersih, tegas, dan tidak pandang bulu dalam menindak pelaku korupsi. Mereka harus mampu menunjukkan bahwa KPK masih bisa diandalkan untuk memerangi korupsi yang telah lama menjadi penyakit kronis dalam birokrasi dan pemerintahan Indonesia.

Pemilihan pimpinan KPK 2024-2029 adalah ujian bagi integritas dan masa depan lembaga antirasuah ini. Di tengah tekanan politik dan ekspektasi yang tinggi dari masyarakat, proses seleksi ini harus dijalankan dengan transparan, bebas dari intervensi, dan berfokus pada integritas serta kompetensi kandidat. Pimpinan yang terpilih harus mampu menghadapi tantangan besar yang ada di depan, termasuk menjaga independensi KPK dan mengembalikan kepercayaan publik yang sempat menurun. Dengan demikian, KPK dapat terus menjalankan perannya sebagai lokomotif utama dalam pemberantasan korupsi di Indonesia. Semoga! (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: KPKOpinipimpinan KPKunpas


Related Posts

unpas
PASPENDIDIKAN

Unpas Berikan Penghargaan Masa Bakti dan Prestasi Sivitas Akademika

1 Januari 2026
Merampok Daulat Rakyat
HEADLINE

Merampok Daulat Rakyat

31 Desember 2025
Pascasarjana Unpas
HEADLINE

R. Dudi Rudiatna Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas, Bahas Kinerja Guru

30 Desember 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Noel Gallagher bersama manajer Manchester City Pep Guardiola. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
HEADLINE

Noel Gallagher Semprot Krisis Manchester United: “Klub Hancur yang Hanya Menjual Masa Lalu”

9 Januari 2026

MANCHESTER, WWW.PASJABAR.COM – Gelombang kritik terus menghantam Old Trafford pasca-keputusan manajemen Manchester United memecat Ruben Amorim dari...

Pelatih kepala Timnas Indonesia U-20 Nova Arianto. (instagram/@novarianto30)

Mengejutkan! Nama Nova Arianto Resmi Dicoret dari Daftar Asisten John Herdman di Timnas Senior, Ada Apa?

8 Januari 2026
Getty/GOAL

Man City Ditahan Imbang Brighton 1-1: Haaland Ukir Rekor Fantastis, Etihad Kembali Gigit Jari

8 Januari 2026
Viktor Gyokeres (kiri) berduel dengan gelandang Spanyol, Alberto Moleiro (kanan), dalam pertandingan persahabatan pramusim antara Arsenal vs Villarreal di Stadion Emirates di London pada 6 Agustus 2025. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP)(AFP/GLYN KIRK)

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

8 Januari 2026
Ilustrasi Arsenal vs Liverpool. Foto: AFP/Darren Staples.

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

8 Januari 2026

Highlights

Adu Tajam Viktor Gyökeres dan Cody Gakpo di Emirates

Prediksi Arsenal vs Liverpool: Misi Balas Dendam Meriam London di Benteng Emirates

Debut Darren Fletcher Diwarnai Drama 4 Gol: Benjamin Sesko Gemilang, Tiang Gawang Gagalkan Kemenangan MU atas Burnley

Mengamuk di Jeddah: Barcelona Bantai Athletic Club 5-0, Amankan Tiket Final Piala Super Spanyol

Hattrick Kemenangan di Serie A: Fabregas Ingatkan Como 1907 Jangan Lengah Meski Tembus Papan Atas

Resmi Dibubarkan di Paguyuban Pasundan, Pansel Tuntaskan Pemilihan Pimpinan Baznas Jabar

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.