BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Maris Gunawan Rukmana, kandidat doktor dari Program Pascasarjana Ilmu Sosial Universitas Pasundan (Unpas), berhasil meraih gelar doktor dalam sidang promosi yang digelar Kamis pagi (10/10/2024).
Sidang doktor Ilmu Sosial Unpas tersebut dilaksanakan di Aula Mandalasaba Dr. Djoenjoenan, Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera No. 41, Bandung, dengan dipimpin oleh Prof. Dr. H. Azhar Affandi, SE., M.Sc.
Dalam sidang yang melibatkan sejumlah penelaah atau penguji ahli, antara lain Prof. Dr. H. Kamal Alamsyah, M.Si., Prof. Dr. H. Soleh Suryadi, M.Si., Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si. yang juga selaku Ketua Umum Pengurus Besar Paguyuban Pasundan, Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si., dan Prof. Dr. Iwan Satibi, M.Si.

Maris mempresentasikan disertasi berjudul Model Kesehatan Organisasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bandung Provinsi Jawa Barat.
Penelitian ini berfokus pada tantangan yang dihadapi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung dalam menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan yang dapat memengaruhi kesehatan organisasi.
“Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat tingkat kesehatan organisasi DPMPTSP, yang juga harus diperhatikan oleh organisasi publik karena mereka memberikan layanan kepada masyarakat,” ungkap Maris ketika ditemui usai sidang.
“Jika tidak dapat memberikan pelayanan yang baik, masyarakat akan meninggalkan organisasi,” imbuhnya.
Hasil Penelitian dan Harapan Maris

Dari hasil penelitian, Maris menyimpulkan bahwa DPMPTSP Kota Bandung memiliki kesehatan organisasi yang baik, dengan dimensi arah dan kepemimpinan yang menunjukkan keselarasan internal yang sangat baik.
Namun, terdapat kendala pada koordinasi dan kontrol antar organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum optimal.
Ia mengusulkan model kesehatan organisasi yang dapat meningkatkan pelayanan perizinan dan penanaman modal, serta pentingnya masukan dari klien dan pegawai untuk mencapai tujuan tersebut.
Dengan disertasinya tersebut, Maris dinyatakan lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) akhir 3,61 dengan predikat sangat memuaskan, menjadikannya sebagai lulusan ke-267 dalam program doktor Ilmu Sosial di Unpas.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Dharmawan, memberikan ucapan selamat kepada Maris.
“Saya melihat upayanya luar biasa. Penelitian ini akan memberikan kontribusi yang luar biasa bagi pemerintah Kota Bandung,” ujarnya.
Maris juga berharap penelitian ini dapat memberikan dimensi baru untuk kajian-kajian selanjutnya, terutama mengenai etika di DPMPTSP.

“Harapannya, penelitian ini dapat memberikan dimensi baru untuk kajian lebih lanjut, terutama mengenai etika di DPMPTSP,” tambah Maris.
“Karena saya dilahirkan di Unpas, S2 saya di Unpas, tentunya saya harus mengembangkan pendidikan di Unpas juga,” kata Maris.
Ia berharap dapat memberikan motivasi kepada generasi muda agar terus berprestasi. (han)












