BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Menjelang Ramadan 2025, jurnalis dari Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat mengadakan kegiatan touring dan camping di Saung Singkur, Pangalengan, Kabupaten Bandung.
Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antarjurnalis serta menyambut bulan suci. Dengan kebersamaan pada 19-20 Februari 2025 yang lalu.
Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Cimahi & Bandung Barat, Edwan Hadnansyah, mengatakan kegiatan ini diikuti oleh 15 jurnalis dari berbagai media. Termasuk televisi, radio, dan media daring.
“Ini adalah acara munggahan untuk menyambut Ramadan. Sekaligus memperkuat solidaritas dan kebersamaan di antara para jurnalis,” kata Edwan, Kamis (27/2/2025).
Edwan menjelaskan, rangkaian acara meliputi touring dari Cimahi menuju Saung Singkur menggunakan sepeda motor. Dilanjutkan dengan camping, malam kebersamaan, dan rafting di sungai.
“Tempat ini dipilih karena nyaman, mudah diakses, serta menawarkan pengalaman camping di tepi sungai yang menarik,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini akan dijadikan agenda tahunan dengan lokasi berbeda setiap tahunnya. Untuk semakin mempererat hubungan antarjurnalis.
Sementara itu, jurnalis Tribun Jabar, Rahmat, menilai Saung Singkur Pangalengan cocok untuk berkemah bersama keluarga karena fasilitasnya lengkap.
“Kasurnya empuk, ada air hangat, api unggun, dan pemandangannya sangat bagus untuk berfoto atau membuat konten,” katanya.
Fasilitas Saung Singkur Pangalengan
Di waktu yang sama Pengelola Saung Singkur Pangalengan, Regi Januar, menyebutkan bahwa tempat ini menyediakan berbagai fasilitas. Termasuk glamping dan vila dengan kapasitas 4 hingga 10 orang.
Sejak 2023, jumlah pengunjung terus meningkat, terutama saat akhir pekan dan liburan panjang. Oleh karena itu, reservasi sebaiknya dilakukan minimal satu bulan sebelumnya untuk mendapatkan tempat yang diinginkan.
“Kalau booking mendadak, biasanya hanya tersisa lokasi tertentu, terutama saat hari besar,” ujar Regi.
Saung Singkur juga menyediakan berbagai fasilitas, seperti listrik, air bersih, selimut, kasur, bantal, pemanas air, dan mushola. Untuk pengunjung yang menginap di homestay, tersedia pula kompor dan peralatan memasak.
Harga menginap bervariasi, mulai dari Rp850 ribu per malam untuk tenda hingga Rp1,5 juta per malam. Untuk kabin dan homestay dengan kapasitas rata-rata empat orang. Tenda eksklusif bahkan dapat menampung hingga delapan orang.
Reservasi dapat dilakukan melalui Instagram @saungsingkur atau situs web resminya. (fal)