BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Seekor sapi jenis limosin milik warga Kampung Barunyatuh, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menarik perhatian Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada Iduladha 1446 Hijriah mendatang.
Sapi berukuran jumbo ini memiliki bobot mencapai 1,3 ton dan disebut-sebut sebagai sapi terberat di wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Sapi tersebut berusia sekitar lima tahun dan telah dirawat secara khusus sejak satu tahun terakhir.
Saat pertama kali masuk kandang, bobotnya masih sekitar 980 kilogram.
Namun berkat pola perawatan yang intensif, termasuk pengaturan pakan, pemberian vitamin, serta pengecekan kesehatan secara rutin yang melibatkan dinas terkait, bobotnya berhasil ditingkatkan secara signifikan.
“Ini sapi paling berat yang pernah saya rawat. Senang sekali bisa dipercaya Presiden untuk kurban tahun ini. Perawatannya memang khusus. Dari segi pakan sampai pemeriksaan rutin kesehatan oleh dokter hewan,” ujar Ade Mulyana, pemilik kandang sekaligus penjual sapi tersebut, Kamis (22/5/2025).
Sapi berwarna coklat kemerahan itu diberi nama Si Tatang, sebagai penghormatan terhadap pemilik awalnya.
Harga jual sapi tersebut mencapai Rp127 juta. Dan saat ini tengah dipersiapkan untuk pengiriman ke lokasi tujuan kurban Presiden.
Ade mengungkapkan bahwa kandangnya memang setiap tahun menyediakan sapi berukuran besar untuk kebutuhan kurban. Baik dari masyarakat umum maupun tokoh-tokoh nasional.
Menurutnya, pemesanan untuk tahun ini meningkat cukup signifikan, termasuk dari kalangan pejabat dan pengusaha.
“Selain Presiden Prabowo, sudah banyak tokoh yang memesan sapi kurban ke sini. Kami bersyukur, berarti kualitas ternak kami mendapat kepercayaan,” tambahnya.
Kisah Si Tatang menjadi bukti. Bahwa peternak lokal juga mampu menghasilkan hewan kurban berkualitas tinggi dan menarik perhatian nasional.
Selain nilai ekonomis, hal ini juga menjadi kebanggaan bagi masyarakat sekitar. (uby)












