CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 1 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Tuti Raih Doktor Ilmu Sosial Unpas, Kaji Pengembangan BLK-K

Hanna Hanifah
22 Mei 2025
unpas

Tuti Haryanti resmi meraih gelar Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana Unpas setelah berhasil mempertahankan disertasinya dalam Sidang Promosi Doktor, Kamis (22/5/2025). (foto: han/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali melahirkan doktor baru.

Tuti Haryanti resmi meraih gelar Doktor Ilmu Sosial dalam Sidang Promosi Doktor yang digelar pada Kamis (22/5/2025) di ruang sidang lantai 6 Gedung Paguyuban Pasundan, Jalan Sumatera No. 41, Kota Bandung.

Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. H. Bambang Heru P, M.S. selaku Ketua Sidang. Tuti dibimbing oleh tim promotor yang terdiri dari Prof. Dr. H. Thomas Bustomi, M.Si., serta co-promotor Prof. Dr. Lia Muliawaty, M.Si.

unpas

Bertindak sebagai penguji eksternal adalah Prof. Dr. H. Kamal Alamsyah, M.Si., dan Prof. Dr. H. Soleh Suryadi, M.Si.

Tujuan dan Hasil

Disertasinya berjudul “Strategi Pengembangan Kapasitas Organisasi Balai Latihan Kerja Komunitas Kementerian Ketenagakerjaan (Studi Kasus di Balai Latihan Kerja Komunitas Inkubator di Kabupaten Garut)”.

Tuti menyoroti permasalahan pengelolaan Balai Latihan Kerja Komunitas (BLK-K) di Kabupaten Garut. Sebagai bagian dari program strategis pemerintah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat.

Baca juga:   Kebun Binatang Bandung Pastikan Hewan Bebas Corona dan Aman Dikunjungi

Penelitian tersebut mengungkap adanya hambatan pada tiga level, yakni sistem kebijakan, kelembagaan, dan individu.

Di level sistem, belum terintegrasinya program BLK-K inkubator wirausaha dengan kebijakan pemerintah menjadi tantangan utama.

Di tingkat kelembagaan, disharmonisasi antara pemilik yayasan/pondok pesantren dan tujuan pendirian BLK-K masih terjadi.

Sementara di level individu, keterbatasan jumlah dan kualitas SDM turut menghambat efektivitas program.

Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus.

Hasilnya menunjukkan bahwa strategi pengembangan kapasitas BLK-K mencakup penyusunan prosedur kerja yang jelas. Penataan struktur organisasi, peningkatan kualitas individu melalui pelatihan. Serta penguatan kemitraan dengan sektor industri dan pemerintah daerah.

Baca juga:   Piala Eropa 2024: Pelatih Austria Tidak Percaya Timnya Gagal ke Perempat Final

Selain itu, pengembangan kurikulum yang relevan, program pelatihan terintegrasi dan aplikatif. Serta pelatihan berbasis proyek dan soft skills menjadi bagian dari strategi peningkatan daya saing lulusan BLK-K.

Namun, tantangan masih ada, antara lain pemahaman terbatas terhadap standar operasional, perubahan regulasi. Keterbatasan fasilitas, rendahnya motivasi peserta, dan keragaman latar belakang pendidikan.

Harapan

Saat ditemui usai sidang, Tuti menjelaskan bahwa penelitiannya menggunakan teori Grindle yang mencakup tiga intervensi: sistem, kelembagaan, dan individu.

Ia berharap penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi kebijakan di bidang ketenagakerjaan. Terutama dalam menyinergikan kebijakan pusat dan daerah.

“Harapan saya, penelitian ini bisa dilanjutkan oleh peneliti berikutnya dengan lebih mendalami teori Grindle. Khususnya kaitannya dengan kondisi eksternal. Kepada pemangku kebijakan, saya harap kebijakan terkait bisa lebih bersinergi dengan pemerintah daerah. Kepada BLK Komunitas, saya harap terus bersemangat untuk melakukan pengembangan dan adaptasi terhadap teknologi,” tuturnya.

Baca juga:   Ariodillah Tegas! Pemkot Bandung Diminta Turunkan Ahli Konservasi Bukan BKAD

Tuti juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Unpas yang telah membimbingnya selama proses studi.

“Saya tidak salah pilih masuk Unpas. Para promotor dan dosen membimbing sesuai potensi saya. Pendekatan keagamaan Islam juga sangat membantu saya lebih tenang dalam menghadapi situasi sulit. Terutama saat menyusun disertasi,” ujar Tuti.

Tuti lulus dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,67 predikat sangat memuaskan dan menjadi doktor ke-290 yang dihasilkan Pascasarjana Ilmu Sosial Unpas. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Doktor Ilmu Sosial Pascasarjana UnpasPascasarjana Universitas Pasundanpascasarjana unpassidang Promosi Doktorunpas


Related Posts

unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswa DKV Unpas Pamerkan Karya UAS dalam Pameran Tiga Hari

31 Januari 2026
unpas
PASPENDIDIKAN

Mahasiswi Unpas Raih Juara Dua Poster Infografis Tingkat Internasional

30 Januari 2026
Edri Fauzan
HEADLINE

Edri Fauzan Resmi Raih Gelar Doktor Unpas, Teliti Pengaruh Influencer hingga Media Sosial pada Investor Gen Z

30 Januari 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

STKIP Pasundan dukung gowes
HEADLINE

STKIP Pasundan Dukung Gowes Baraya Bandung, Kampanyekan Hidup Sehat dan Kebersamaan Warga

1 Februari 2026

# STKIP Pasundan dukung gowes CIMAHI, WWW.PASJABAR.COM -- STKIP Pasundan dukungan pelaksanaan Gowes Baraya Bandung X Anniversary...

NASA misi luar angkasa

NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

31 Januari 2026
Indonesia vs Irak futsal

Imbang Lawan Irak, Indonesia Kukuh di Puncak Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026

31 Januari 2026
Fast Forever

Universal Pastikan Fast Forever Rilis Maret 2028 di Bioskop

31 Januari 2026
Persib vs Persis Solo

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

31 Januari 2026

Highlights

Universal Pastikan Fast Forever Rilis Maret 2028 di Bioskop

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

Sony Pictures Perkenalkan Pemeran Biopik The Beatles yang Rilis 2028

Gim Sepak Bola UFL Soccer Game 2026 Resmi Rilis di Android

Mahasiswa DKV Unpas Pamerkan Karya UAS dalam Pameran Tiga Hari

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.