BANDUNG BARAT, WWW.PASJABAR.COM – Kawasan Gunung Tangkuban Parahu di Lembang tetap menjadi magnet utama bagi wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, khususnya saat musim libur seperti Iduladha.
Meski sempat diguyur hujan, antusiasme wisatawan untuk berkunjung ke Gunung Tangkuban Parahu, khususnya Kawah Ratu, tidak surut.
Pada libur terakhir Iduladha, Senin (9/6/2025), ratusan pengunjung memadati area wisata yang terletak di perbatasan Kabupaten Bandung Barat dan Subang tersebut.
Kawah Ratu merupakan salah satu kawah aktif di Gunung Tangkuban Parahu, Lembang yang bisa dilihat secara langsung oleh wisatawan.
Asap putih dan aroma belerang yang keluar dari kawah justru menjadi daya tarik tersendiri.
Pemandangan kawah berpadu dengan udara sejuk pegunungan menjadikan lokasi ini tempat favorit untuk bersantai dan berfoto.
Peripandika, seorang wisatawan asal Bekasi, mengaku terkesan saat pertama kali mengunjungi Kawah Ratu.
“Saya datang bersama keluarga. Tempatnya bagus banget, udaranya sejuk, dan pemandangannya keren. Ini pertama kali ke sini dan saya sangat puas,” ujarnya.
Bukan hanya wisatawan dalam negeri, sejumlah turis mancanegara juga tampak menikmati suasana alam Gunung Tangkuban Parahu.
Beberapa di antaranya terlihat mengabadikan momen di sekitar bibir kawah dengan kamera profesional.
Ruslan, selaku pengelola kawasan wisata Gunung Tangkuban Parahu, mengatakan bahwa lonjakan kunjungan wisatawan terjadi setiap musim liburan.
“Alhamdulillah, selama libur Iduladha ini kunjungan meningkat. Kami tetap mengutamakan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Termasuk pengawasan di sekitar kawah yang masih aktif,” kata Ruslan.
Dengan tarif masuk sebesar Rp40 ribu per orang, wisatawan sudah bisa menikmati keindahan kawah serta fasilitas lainnya di kawasan wisata ini.
Pihak pengelola juga terus mengimbau pengunjung agar tidak melewati batas aman dan menjaga kebersihan lingkungan.
Gunung Tangkuban Parahu tetap menjadi salah satu destinasi unggulan di wilayah Bandung Raya. Yang menawarkan keindahan alam dan pengalaman wisata geologi yang unik. (uby)
Disclaimer
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.
Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.
Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .

h














