• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan
Sabtu, Mei 9, 2026
PASJABAR
No Result
View All Result
h
  • Login
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus

unpas guru besar

Universitas Pasundan (Unpas) mengukuhkan sembilan guru besar pada Sabtu (9/5/2026) di Mandala Saba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas, Kota Bandung. (foto: tie/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
Penulis: Yatti Chahyati
Editor: Yatti Chahyati
Dipublikasikan: Sabtu. 9 Mei 2026 - 16:41 WIB

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Universitas Pasundan (Unpas) mengukuhkan sembilan guru besar pada Sabtu (9/5/2026) di Mandala Saba Ir. H. Djuanda, Kampus II Unpas, Kota Bandung.

Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi Unpas dalam memperkuat tradisi akademik sekaligus menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi swasta dengan jumlah guru besar terbanyak di lingkungan LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten.

READ ALSO

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

Dorong Kreativitas PAD, DPRD Minta Rekomendasi LKPJ Masuk RKPD 2027

Sembilan guru besar yang dikukuhkan berasal dari empat fakultas, yakni dua guru besar dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dua dari Fakultas Teknik, satu dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta empat dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Kesembilan guru besar tersebut ialah:

  1. Prof. Dr. Dadang Iskandar, M.Pd. dengan bidang kepakaran Ilmu Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Sosial
  2. Prof. Dr. H. Ramlan, M.Sn. bidang kepakaran Ilmu Pendidikan, Prof. Dr. H. Dadang Mulyana, M.Si. bidang kepakaran Manajemen Pendidikan
  3. Prof. Dr. Mia Nurkanti, M.Kes. bidang kepakaran Pendidikan Biologi, Prof. Dr. Yonik Meilawati Yustiani, S.T., M.T. bidang kepakaran Teknik Lingkungan
  4. Prof. Dr. Ida Hindarsah, S.Sos., M.M., M.Si. bidang kepakaran Permodelan Bisnis
  5. Prof. Dr. Ir. H. Lili Mulyatna, M.T. bidang kepakaran Teknologi Pengelolaan Lingkungan
  6. Prof. Dr. H. Juanim, S.E., M.Si. bidang kepakaran Manajemen Pemasaran
  7. Prof. Dr. Yaya Mulyana Abdul Azis, M.Si. bidang kepakaran Administrasi Pembangunan

Rektor Unpas, Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc., mengatakan capaian guru besar merupakan penghargaan akademik yang sangat prestisius sekaligus hasil perjalanan panjang yang dilandasi dedikasi, integritas, kerja keras, dan komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Menurutnya, gelar profesor bukan sekadar pengakuan akademik, melainkan amanah untuk terus melahirkan karya ilmiah yang inovatif, relevan, dan mampu memberikan solusi atas persoalan masyarakat.

“Peran guru besar tidak hanya sebagai pendidik, tetapi juga sebagai pemikir yang diharapkan mampu mengembangkan ilmu pengetahuan yang inovatif dan relevan, serta memberikan solusi atas permasalahan masyarakat,” ujarnya.

Unpas Jadi Penghasil Guru Besar Terbanyak

Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum., memberikan apresiasi atas pengukuhan sembilan guru besar tersebut. Menurutnya, jumlah itu merupakan pengukuhan guru besar terbanyak yang ia hadiri di lingkungan perguruan tinggi wilayah Jawa Barat dan Banten.

Ia memaparkan, saat ini terdapat 415 perguruan tinggi di Jawa Barat dan Banten dengan sekitar 30 ribu dosen. Namun, jumlah profesor aktif hanya 314 orang dari total 399 profesor, sisanya merupakan profesor emeritus.

Di tengah kondisi tersebut, Unpas menjadi perguruan tinggi dengan jumlah profesor terbanyak, yakni 45 profesor, terdiri atas 36 profesor aktif dan sembilan profesor emeritus.

“Alhamdulillah Universitas Pasundan yang terbesar memiliki profesor. Ini tentu menjadi kebanggaan, tetapi juga tantangan untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” kata Dr. Lukman, S.T., M.Hum.

Ia menegaskan, menjadi profesor bukan perkara mudah. Seorang profesor harus memiliki rekam jejak pengajaran, penelitian, pengabdian, publikasi ilmiah internasional yang direviu pakar dunia, hingga kemampuan membimbing mahasiswa doktoral.

Tantangan Regenerasi dan Target Profesor Baru

Di sisi lain, Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc. mengakui Unpas menghadapi tantangan regenerasi guru besar dalam beberapa tahun ke depan. Sejumlah profesor aktif akan memasuki masa purnatugas, sehingga percepatan lahirnya profesor baru menjadi prioritas.

Menurutnya, Unpas saat ini memiliki potensi besar karena terdapat puluhan dosen dengan jabatan lektor kepala yang berpeluang naik ke jenjang profesor.

“Walaupun Universitas Pasundan masih menjadi penghasil guru besar terbanyak, dua hingga tiga tahun ke depan beberapa profesor akan memasuki masa emeritus. Karena itu, kami terus memacu para dosen untuk meningkatkan jabatan akademiknya,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat Unpas menargetkan empat hingga lima dosen kembali memperoleh surat keputusan profesor.

Ke depan, Unpas tidak hanya ingin mempertahankan jumlah guru besar terbanyak, tetapi juga memastikan para profesor melahirkan karya-karya ilmiah bermutu, inovatif, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Pengukuhan sembilan guru besar ini sekaligus menjadi penanda komitmen Unpas dalam memperkuat mutu pendidikan tinggi, mendorong inovasi akademik, dan menyiapkan regenerasi kepemimpinan intelektual di masa mendatang. (han)

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.

Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .

Tags: Guru Besarpengukuhan guru besar unpasuniversitas pasundanunpasunpas guru besar

Related Posts

Penutupan Prodi Keguruan
HEADLINE

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

Sabtu. 9 Mei 2026 - 17:44
PAD Kota Bandung
HEADLINE

Dorong Kreativitas PAD, DPRD Minta Rekomendasi LKPJ Masuk RKPD 2027

Sabtu. 9 Mei 2026 - 17:20
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

Sabtu. 9 Mei 2026 - 13:49
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

Jumat. 8 Mei 2026 - 19:31
DPRD Kota Bandung
HEADLINE

Evaluasi LKPJ Disorot, DPRD Tekankan Rekomendasi untuk Perbaikan RKPD 2027

Jumat. 8 Mei 2026 - 17:03
HEADLINE

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

Kamis. 7 Mei 2026 - 15:24
Next Post
PAD Kota Bandung

Dorong Kreativitas PAD, DPRD Minta Rekomendasi LKPJ Masuk RKPD 2027

POPULAR NEWS

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

Kamis. 7 Mei 2026 - 15:24
Sidang Doktor Raden Khemal

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

Jumat. 8 Mei 2026 - 19:31

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Wilayah Paguyuban Pasundan se Tanah Papua

Sabtu. 25 April 2026 - 14:09
Songko

Film Horor “Songko” Angkat Legenda Minahasa, Tayang April 2026

Jumat. 3 April 2026 - 16:00

Ombudsman Turun Tangan Kasus Potong Rambut Siswi SMKN 2 Garut

Kamis. 7 Mei 2026 - 14:32

EDITOR'S PICK

kiper Timnas Indonesia Emil Audero. (instagram/@emil_audero)

Prediksi Formasi Timnas Indonesia: Paes Comeback?

Senin. 6 Oktober 2025 - 19:00
Pemkot Bandung

Pemkot Bandung Komitmen Atasi Kemacetan, Banjir, dan Sampah

Sabtu. 20 September 2025 - 14:00
Inkubasi Bisnis

KNPI Kab. Bandung Gelar Inkubasi Bisnis untuk Anak Muda

Jumat. 23 Mei 2025 - 21:46
Kiper Cremonese asal Indonesia Emil Audero memegangi telinga usai terkena lemparan flare. (AFP/PIERO CRUCIATTI)

Netizen Indonesia Ngamuk: Akun Instagram Inter Milan Diserbu Ribuan Komentar Sebut Suporter Inter Kampungan Kelas Tarkam

Senin. 2 Februari 2026 - 20:00

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized

Recent Posts

  • LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman
  • Dorong Kreativitas PAD, DPRD Minta Rekomendasi LKPJ Masuk RKPD 2027
  • Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus
  • Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.