BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Pascasarjana Universitas Pasundan (Unpas) kembali melahirkan doktor baru dalam bidang Ilmu Manajemen.
Pada Kamis (26/6/2025), RR. Adi Hendraningrum resmi meraih gelar Doktor setelah mengikuti Sidang Terbuka Promosi Doktor yang digelar di Aula Mandalasaba dr. Djoenjoenan, Kampus Pascasarjana Unpas, Jalan Sumatra No. 41, Kota Bandung.
Sidang promosi tersebut dipimpin oleh Ketua Sidang Prof. Dr. H. Azhar Affandi, SE., M.Sc. Adi dibimbing oleh Promotor Prof. Dr. Hj. Umi Narimawati, SE., M.Si. dan Co-Promotor Prof. Dr. Hj. Dewi Indriani, SE., M.Si.
Hadir pula tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. H. M. Sidik Priadana, MS., Prof. Dr. H. Jaja Suteja, SE., M.Si., Prof. Dr. H. Bambang Heru P, M.S., serta Prof. Dr. H. M. Didi Turmudzi, M.Si.

Disertasi Adi berjudul “Pengaruh Pemasaran Digital, Push and Pull Strategy, dan Pengalaman Pelanggan terhadap Citra Merek Destinasi serta Implikasinya dalam Mewujudkan Minat Kunjung Ulang Wisata Berbasis Budaya (Survei di Wisata Bandung Metropolitan)”.
Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya sinergi antara digitalisasi pemasaran dan pelestarian budaya dalam mengembangkan destinasi wisata berbasis budaya, terutama di wilayah pedesaan.
Dengan pendekatan kuantitatif dan analisis Structural Equation Modeling (SEM) melalui software LISREL 8.8, Adi melibatkan 400 responden wisatawan yang pernah mengunjungi desa wisata budaya di kawasan Bandung Metropolitan.

Hasilnya menunjukkan bahwa pemasaran digital, strategi push and pull, serta pengalaman pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan citra merek destinasi, yang kemudian berdampak pada minat kunjungan ulang wisatawan.
Hasil Sidang dan Harapan
Dalam wawancara usai sidang, Adi mengungkapkan bahwa penelitiannya berangkat dari keprihatinan terhadap makin menurunnya minat generasi muda terhadap budaya lokal.
“Penelitian ini menekankan pada desa wisata berbasis budaya. Saya terinspirasi dari kenyataan bahwa Gen Z cenderung meninggalkan budaya, lebih tertarik pada wisata kekinian. Harapan saya, budaya tidak punah, dan anak-anak zaman sekarang bisa kembali mengenal jati dirinya,” ujarnya.

Adi menambahkan, pendekatan digital dalam promosi wisata bisa menjadi jembatan antara nilai-nilai budaya tradisional dan tren wisata modern. Ia pun menaruh harapan besar terhadap Unpas agar terus memperkuat transformasi digital dalam sistem akademik.
Dengan capaian IPK 3,76 dan predikat yudisium pujian, Adi resmi menjadi doktor ke-561 dalam bidang Ilmu Manajemen Pascasarjana Unpas. (han)












