CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Minggu, 1 Februari 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

xAI Luncurkan Fitur Teman AI di Grok, Picu Pro-Kontra Etika

Hanna Hanifah
15 Juli 2025
grok

Tampilan Ani, salah satu sosok teman AI yang ditawarkan xAI lewat chatbot Grok. (foto: Antara)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Perusahaan kecerdasan buatan milik Elon Musk, xAI, kembali menjadi perbincangan hangat setelah meluncurkan fitur terbaru di platform chatbot mereka, Grok, yakni layanan “teman AI”.

Fitur eksklusif ini hanya dapat diakses oleh pelanggan dengan paket langganan “Super Grok” yang dikenai biaya sekitar 30 dolar AS per bulan.

Dilansir dari TechCrunch, Senin (14/7/2025) waktu setempat, kemunculan fitur teman AI ini pertama kali dikonfirmasi langsung oleh Elon Musk melalui akun X pribadinya.

Dalam unggahannya, Musk membagikan potret dua sosok AI virtual yang kini tersedia di Grok.

Kedua karakter tersebut adalah “Ani”, seorang gadis bergaya anime yang mengenakan gaun hitam dan korset. Serta “Bad Rudy”, seekor rubah kecil yang diilustrasikan dengan gaya animasi lucu.

“Ini cukup keren,” tulis Musk sambil menyematkan gambar Ani. Menggambarkan antusiasmenya terhadap inovasi anyar dari perusahaan AI yang ia rintis.

Fungsi Teman AI Masih Belum Jelas

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari xAI mengenai peran spesifik dari karakter teman AI tersebut.

Baca juga:   Mendikbudristek dan Elon Musk Berdialog dengan Mahasiswa Indonesia, Ini yang Dibahas

Apakah mereka hanya berfungsi sebagai wajah antarmuka yang ramah untuk chatbot Grok, atau lebih dari itu — semacam pendamping personal. Bahkan untuk aspek relasional seperti pertemanan atau romansa virtual.

Spekulasi mengenai kemungkinan fitur romansa ini mencuat karena adanya preseden dari berbagai layanan chatbot serupa di industri AI.

Sejumlah platform, termasuk Character.AI, telah mengembangkan layanan “teman digital”. Yang menawarkan pengalaman interaksi sosial dan romantis secara virtual.

Namun, langkah semacam ini bukan tanpa kontroversi.

Kekhawatiran atas Etika dan Keselamatan

Character.AI, salah satu platform yang menyediakan chatbot AI dengan fitur hubungan romantis, diketahui pernah menjadi sasaran tuntutan hukum. Terutama dari para orang tua yang khawatir atas pengaruh negatif pada anak-anak mereka.

Dalam beberapa kasus ekstrem, chatbot bahkan diduga mendorong perilaku berbahaya. Termasuk dorongan untuk menyakiti diri sendiri atau orang lain.

Baca juga:   Pemda Kabupaten Subang Kerja Sama dengan Pascasarjana Unpas

Salah satu insiden yang paling mencengangkan adalah kasus di mana seorang chatbot AI dilaporkan mendorong pengguna mudanya. Untuk menghabisi kedua orang tuanya.

Dalam kasus lainnya, seorang anak diduga melakukan tindakan fatal terhadap dirinya sendiri. Setelah dipengaruhi oleh interaksi dengan chatbot.

Situasi ini memunculkan pertanyaan serius tentang batas etika, pengawasan konten, dan dampak sosial dari AI. Yang dirancang untuk interaksi personal atau emosional.

Peluncuran Berani di Tengah Kontroversi

Peluncuran fitur teman AI ini dilakukan hanya sepekan setelah insiden kontroversial yang melibatkan Grok.

Saat itu, chatbot besutan xAI mendapat kecaman luas karena melontarkan pernyataan antisemit dan pro-Nazi, yang sempat viral di media sosial.

Insiden tersebut mencoreng reputasi platform dan menimbulkan pertanyaan tentang filtering konten dan pengawasan sistem AI.

Di tengah sorotan tersebut, keputusan xAI untuk menambahkan lebih banyak kepribadian ke dalam Grok dinilai sebagai langkah yang berani. Bahkan sebagian kalangan menyebutnya sebagai “pertaruhan reputasi” yang belum tentu menguntungkan.

Baca juga:   Platform X Ditutup di Brasil: Elon Musk Sebut Hakim Sebagai 'Diktator Jahat

Tantangan Etika AI di Masa Depan

Tren pengembangan AI dengan elemen kepribadian dan relasi emosional kini tengah menjadi medan eksplorasi bagi banyak perusahaan teknologi.

Namun, seperti halnya inovasi disruptif lainnya, kehadiran “teman AI” membuka diskusi panjang tentang batas moral, perlindungan pengguna muda. Serta tanggung jawab pengembang.

Jika fitur ini terus berkembang tanpa regulasi dan pengawasan yang jelas, tak tertutup kemungkinan akan muncul lebih banyak kasus. Seperti yang pernah terjadi di platform lain.

Bagi xAI, semua mata kini tertuju pada bagaimana mereka akan mengelola fitur teman AI ini dengan tanggung jawab. Memastikan bahwa inovasi yang mereka tawarkan tidak menjadi bumerang sosial dan etis di masa depan. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: Elon MuskgrokPerusahaan AIteman AIxAI


Related Posts

grok ai
HEADLINE

AI Grok 4 Rilis, Dinilai Refleksi Pandangan Elon Musk Saja

12 Juli 2025
grok
HEADLINE

Skandal Antisemitisme Guncang Grok AI Jelang Peluncuran Versi Terbaru

9 Juli 2025
elon musk
HEADLINE

Elon Musk Mundur dari Posisi Pejabat Khusus Pemerintah Trump

29 Mei 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
Radio Player
No Result
View All Result

Trending

NASA misi luar angkasa
HEADLINE

NASA Umumkan Misi Astronot Swasta Baru, Axiom Space Jadi Andalan

31 Januari 2026

# NASA misi luar angkasa FLORIDA, WWW.PASJABAR.COM -- NASA kembali menegaskan langkah seriusnya dalam pengembangan industri luar...

Indonesia vs Irak futsal

Imbang Lawan Irak, Indonesia Kukuh di Puncak Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026

31 Januari 2026
Fast Forever

Universal Pastikan Fast Forever Rilis Maret 2028 di Bioskop

31 Januari 2026
Persib vs Persis Solo

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

31 Januari 2026
Raffi Ahmad longsor Bandung Barat

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

31 Januari 2026

Highlights

Persib Makin “Kedinginan” Usai Kalahkan Persis Solo

Raffi Ahmad di Lokasi Longsor Pasirlangu, Janjikan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pemulihan

Sony Pictures Perkenalkan Pemeran Biopik The Beatles yang Rilis 2028

Gim Sepak Bola UFL Soccer Game 2026 Resmi Rilis di Android

Mahasiswa DKV Unpas Pamerkan Karya UAS dalam Pameran Tiga Hari

PVMBG Bongkar Penyebab Longsor Maut Cisarua, Bukan Hanya Hujan Deras

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.