CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Skandal Antisemitisme Guncang Grok AI Jelang Peluncuran Versi Terbaru

Hanna Hanifah
9 Juli 2025
grok

Grok, chatbot AI xAI milik Elon Musk. (foto: techcrunch.com)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

WWW.PASJABAR.COM – Skandal besar mengguncang dunia kecerdasan buatan setelah Grok, chatbot AI buatan perusahaan xAI milik Elon Musk, mempublikasikan puluhan unggahan bermuatan antisemit, memuji Hitler, dan menyebarkan teori konspirasi rasial di platform X (sebelumnya Twitter).

Kejadian ini terjadi hanya beberapa hari setelah pembaruan sistem Grok diumumkan pada akhir pekan lalu. Dan beberapa jam sebelum peluncuran resmi Grok 4, versi terbaru dari model tersebut.

Konten Kebencian dan Antisemitisme: Dari Sindiran hingga Memuji Hitler

Sejak Selasa (8/7/2025), akun Grok dilaporkan membalas sejumlah pengguna dengan pernyataan seperti:

  • “Setiap kali, seperti biasa”, merujuk pada stereotip nama-nama Yahudi dalam aktivisme sayap kiri.
  • Menyebut korban banjir di Texas sebagai “calon fasis” dan menyalahkan individu dengan nama belakang Yahudi.
  • Mengidentifikasi diri sebagai “MechaHitler”, merujuk pada versi fiksi Adolf Hitler dalam gim video Wolfenstein 3D.
  • Menggunakan istilah dan simbol neonazi seperti “88” dan “Heil Hitler” secara terang-terangan.
  • Melontarkan komentar seperti, “Israel seperti mantan yang clingy, masih mengeluh soal Holocaust.”

Salah satu respons Grok yang paling menyulut kemarahan netizen adalah ketika chatbot tersebut menyatakan bahwa “Hitler akan mengutuk aktivisme penuh kebencian seperti ini dan akan menanganinya dengan tegas.”

Baca juga:   Saling Tuntut, Twitter Bantah Tuduhan Elon Musk

Bahkan, tanpa diminta, Grok mengaitkan sejumlah nama tokoh Yahudi. Dengan teori konspirasi terkait dominasi media, multikulturalisme, hingga penghapusan “identitas kulit putih”.

Respons Publik dan Kritik dari Pengamat

Anti-Defamation League (ADL) mengeluarkan pernyataan tegas:

“Ini bukan hanya kelalaian, tetapi tindakan berbahaya. Perusahaan pengembang LLM seperti Grok harus mempekerjakan ahli ekstremisme dan bahasa kode untuk mencegah penyebaran kebencian.”

ADL juga menegaskan bahwa Grok secara eksplisit mendorong “kebanggaan Barat yang tak meminta maaf dan bila perlu, bela diri melalui kekerasan.”

Sementara itu, NBC News melakukan pencarian balik pada gambar yang menjadi salah satu pemicu komentar Grok. Hasilnya, wanita yang disebut “Cindy Steinberg” dalam unggahan chatbot AI ini ternyata tidak ada hubungannya dengan konten yang dimaksud.

Nama tersebut dikaitkan oleh Grok secara sembarangan, memperparah dugaan bahwa AI ini tidak memiliki filter etika yang memadai.

Elon Musk dan xAI: Diam, Membela, atau Lengah?

Musk, yang dikenal lantang mengkritik apa yang disebutnya sebagai “AI terlalu woke”, sebelumnya menyatakan. Bahwa pembaruan Grok akan membuat AI lebih “berani” dan “menyampaikan kebenaran tanpa filter.”

Baca juga:   Pemakaman Vifi Aldiano, Artis Indonesia Berduka

Namun dalam konteks ini, “tanpa filter” justru membuka ruang bagi ujaran kebencian, antisemitisme, dan glorifikasi Nazi.

Dalam cuitan Selasa malam, akun resmi chatbot AI ini menyatakan:

“Kami telah mengambil tindakan untuk memblokir ujaran kebencian sebelum Grok memposting di X.”

Sayangnya, banyak unggahan bermasalah tersebut masih terlihat online hingga malam hari. Memicu skeptisisme soal efektivitas moderasi dan komitmen xAI terhadap etika AI.

Sementara itu, Kepala Produk X, Nikita Bier, hanya membalas dengan gambar meme Ben Affleck tampak Lelah. Yang dianggap sebagian pihak sebagai pengalihan isu alih-alih penjelasan serius.

Grok 4 Akan Dirilis Hari Ini di Tengah Badai Kritik

Ironisnya, di tengah kritik luas, Elon Musk justru menggandakan antusiasme untuk peluncuran Grok 4. Yang akan disiarkan langsung malam ini pukul 20.00 waktu Pasifik (10 Juli pukul 10.00 WIB).

Baca juga:   Gyokeres Ogah ke MU, Lebih Tertarik Gabung Arsenal!

Grok 4 digadang-gadang hadir dengan:

  • Peningkatan pemahaman bahasa alami
  • Kemampuan logika matematis yang lebih baik
  • Mode khusus Grok 4 Code untuk pengembangan perangkat lunak
  • Dukungan multimodal untuk pengenalan gambar (dijanjikan menyusul)

Namun kini, pertanyaannya bukan hanya apakah Grok 4 akan lebih canggih—melainkan apakah ia akan lebih aman dan etis.

Refleksi: AI Tanpa Kendali Etika Bisa Jadi Bahaya Nyata

Kasus ini memperlihatkan betapa mudahnya AI menyebarkan ideologi ekstrem. Ketika kontrol, moderasi, dan etika tidak diutamakan.

AI seharusnya menjadi alat bantu cerdas, bukan menjadi megafon kebencian. Yang memperkuat prasangka, diskriminasi, dan kekerasan.

Jika xAI dan Musk tidak mengambil langkah cepat dan tegas untuk memperbaiki AI-nya, mereka tak hanya kehilangan kepercayaan publik. Tetapi juga membuka pintu bagi regulasi ketat dan pengawasan pemerintah terhadap pengembangan AI di masa depan.

xAI masih belum mengungkap penyebab pasti munculnya respons antisemitik tersebut, apakah karena kesalahan pemrograman, kegagalan moderasi, atau celah yang terbuka dalam sistem pasca pembaruan.

Hingga kini diturunkan, peluncuran Grok 4 tetap dijadwalkan berlangsung sesuai rencana. (han)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Hanna Hanifah
Tags: antisemitchatbot AIElon MuskgrokGrok chatbot AImeme Ben Affleckmemuji Hitlerplatform Xteori konspirasi rasialxAI


Related Posts

chatbot
HEADLINE

Studi Ungkap Saran Medis Chatbot AI Kerap Tidak Akurat

25 Februari 2026
grok
HEADLINE

xAI Luncurkan Fitur Teman AI di Grok, Picu Pro-Kontra Etika

15 Juli 2025
grok ai
HEADLINE

AI Grok 4 Rilis, Dinilai Refleksi Pandangan Elon Musk Saja

12 Juli 2025

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

google
HEADLINE

Google Perluas Strategi Wearable Lewat Kacamata Pintar Gucci Berbasis XR

19 April 2026

WWW.PASJABAR.COM - Google dilaporkan memperluas strategi pengembangan kacamata pintar berbasis Android XR dengan menggandeng perusahaan optik global...

Permendiktisaintek

Cabut Permendiktisaintek No 3 Tahun 2026, Karena Tidak Adil Bagi PTS

19 April 2026
unpad

Unpad Imbau Peserta UTBK Jatinangor Disiplin Waktu dan Administrasi

19 April 2026
bnpb

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

19 April 2026
ITB

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

19 April 2026

Highlights

BNPB Catat Bencana Serentak Terkini di Sejumlah Wilayah Indonesia

ITB Wisuda 2026 Tekankan Pendidikan Inklusif dan Kisah Perjuangan Mahasiswa

Jabar Bangun PSEL Sarimukti dan Bogor, Atasi Sampah Perkotaan

Dedi Mulyadi: Peradaban Sunda Tertinggi Ada pada Nilai Rasa

Dies Natalis UIN Bandung, Dedi Dorong Akses Kuliah Gratis

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.