www.pasjabar.com — Inter Miami harus mengakui keperkasaan FC Cincinnati dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) Wilayah Timur. Bertanding di TQL Stadium, Kamis (17/7/2025) pagi WIB, skuad asuhan Gerardo Martino tumbang dengan skor telak 0-3. Lionel Messi dan Luis Suarez gagal membobol gawang tuan rumah, sekaligus menghentikan rekor gol Messi dalam lima laga terakhir.
Cincinnati tampil percaya diri sejak menit awal. Agresivitas mereka membuahkan hasil saat Geraldo Valenzuela mencetak gol pembuka pada menit ke-16. Memanfaatkan umpan pendek Luca Orellano, Valenzuela menempatkan bola dengan akurat ke tiang jauh, tak mampu diantisipasi kiper Oscar Ustari.
Cedera Kiper dan Peluang Terbuang
Kabar buruk bagi Inter Miami datang sepuluh menit kemudian. Kiper utama mereka, Oscar Ustari, mengalami cedera dan harus ditarik keluar. Rocco Rios Novo masuk menggantikan, namun ia kesulitan menahan gempuran serangan tuan rumah.
Lionel Messi hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-43. Ia berdiri bebas di depan gawang dan menyambut umpan silang, namun bola berhasil dihalau Lukas Engel tepat waktu. Peluang emas itu hanya berbuah tendangan sudut, dan Miami tetap tertinggal hingga jeda.
Evander Jadi Mimpi Buruk Messi dkk
Babak kedua dimulai dengan malapetaka cepat bagi Inter Miami. Baru lima menit berjalan, Evander menggandakan keunggulan Cincinnati setelah menerima umpan matang dari Pavel Bucha. Ia lepas dari kawalan Sergio Busquets dan menaklukkan Rios Novo dengan tembakan ke sudut kiri gawang.
Evander kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-70, mencetak gol ketiga Cincinnati setelah memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Orellano. Gol ini memastikan kemenangan Cincinnati dan menyudahi ambisi comeback Miami.
Lionel Messi sempat mencoba peruntungan dari luar kotak penalti, namun tendangan jarak jauhnya sedikit melebar. Untuk ketiga kalinya, Messi gagal mencetak gol ke gawang Cincinnati.
Dengan kemenangan ini, Cincinnati tetap kokoh di peringkat kedua klasemen Wilayah Timur dengan 45 poin dari 23 laga. Inter Miami tertahan di posisi kelima dengan 36 poin dari 20 pertandingan.












