• Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Alamat Redaksi & Iklan
Sabtu, Mei 9, 2026
PASJABAR
No Result
View All Result
h
  • Login
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASJABAR
  • PASNUSANTARA
  • PASDUNIA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKESEHATAN
  • PASOLAHRAGA
  • PASHIBURAN
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Viral Sister Hong Ditangkap Polisi, Rekam Diam-Diam 1.600 Korban Pria

sister hong viral

Dunia maya diguncang oleh skandal viral yang melibatkan seorang pria bermarga Jiao, yang dikenal luas dengan nama samaran Sister Hong atau Uncle Red. (foto: Youtube Kbi‌zoOm)

Share on FacebookShare on Twitter
Penulis: admin
Editor: admin
Dipublikasikan: Kamis. 17 Juli 2025 - 16:00 WIB

WWW.PASJABAR.COM – Dunia maya diguncang oleh skandal viral yang melibatkan seorang pria bermarga Jiao, yang dikenal luas dengan nama samaran Sister Hong atau Uncle Red.

Ia ditangkap pihak kepolisian Kota Nanjing, Provinsi Jiangsu, pada 5 Juli 2025. Atas dugaan perekaman hubungan seksual tanpa izin dan distribusi konten pornografi secara daring.

READ ALSO

Saat Hati Bertamu ke Raudhah

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

Kasus ini menyita perhatian publik karena pelaku disebut telah menjebak lebih dari 1.600 pria dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Ia merekam aktivitas seksual secara diam-diam di apartemennya dan menyebarkan video tersebut ke komunitas online berbayar.

Identitas dan Modus Operandi Sister Hong

Sister Hong merupakan identitas palsu yang diciptakan Jiao—pria berusia 38 tahun yang gemar berdandan sebagai perempuan (cross-dressing).

Dengan penampilan feminin lengkap—termasuk wig, payudara silikon, riasan tebal, dan pakaian wanita—ia memalsukan citra sebagai perempuan lembut dan penyayang melalui akun media sosialnya.

Ia mengaku sebagai janda yang mencari pasangan pria, lalu mengundang para korban ke apartemennya. Korban berasal dari berbagai latar belakang: mahasiswa, profesional muda, pekerja kebugaran, hingga ekspatriat.

Menariknya, ia tidak meminta bayaran uang untuk pertemuan tersebut.

Sebagai syarat, korban hanya diminta membawa “oleh-oleh kecil” seperti buah, susu, tisu, minyak goreng. Atau camilan—seolah sebagai “balasan” untuk layanan seksual yang ditawarkan secara “gratis”.

Rekaman Video Tanpa Izin dan Penyebaran ke Grup Berbayar

Tanpa sepengetahuan korban, seluruh aktivitas seksual direkam oleh kamera tersembunyi yang telah dipasang di berbagai sudut ruangan apartemennya.

Video-video tersebut kemudian diunggah ke grup online tertutup yang ia Kelola. Dan dapat diakses dengan membayar biaya keanggotaan sebesar 150 yuan (sekitar Rp330–341 ribu) per orang.

Penyelidikan menunjukkan bahwa komunitas daring ini cukup besar dan menghasilkan keuntungan signifikan. Ribuan video diduga telah beredar, meskipun angka pasti masih diverifikasi oleh pihak berwenang.

Polisi Tindak Tegas, Investigasi Masih Berlanjut

Setelah menerima laporan dari masyarakat dan menelusuri penyebaran video asusila, kepolisian Jiangning, Nanjing, menangkap Jiao pada 6 Juli 2025.

Ia kini ditahan atas tuduhan produksi dan distribusi materi cabul tanpa izin. Serta pelanggaran berat terhadap privasi dan hukum siber di Tiongkok.

Polisi menyatakan bahwa klaim Jiao—yang menyebut telah berhubungan dengan lebih dari 1.600 pria—kemungkinan dilebih-lebihkan. Namun tetap mengakui bahwa kasus ini melibatkan “banyak korban”.

Investigasi kini difokuskan pada sejauh mana konten telah tersebar. Dan apakah ada pihak lain yang terlibat dalam distribusi maupun monetisasi video.

Kekhawatiran Penularan Penyakit Menular Seksual

Salah satu aspek mengkhawatirkan dari kasus ini adalah kemungkinan penyebaran penyakit menular seksual, termasuk HIV.

Jiao dilaporkan positif HIV, dan diduga melakukan hubungan seksual dengan beberapa korban tanpa pengaman. Beberapa korban yang telah teridentifikasi juga disebut turut terinfeksi.

Sebagai respons, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Nanjing membuka layanan pemeriksaan gratis. Bagi siapa pun yang merasa pernah menjalin kontak intim dengan pelaku. Layanan ini diharapkan mencegah penyebaran penyakit lebih luas.

Fenomena Viral di Media Sosial

Kasus Sister Hong mendadak viral di berbagai platform media sosial. Tagar #红姐 (#SisterHong) menempati trending topic pertama di Weibo pada 8 Juli 2025, dengan lebih dari 200 juta tayangan.

Netizen di TikTok, X (Twitter), dan Instagram ramai membuat meme, filter AR, dan parodi meniru gaya pelaku.

Bahkan gaya cross-dressing Sister Hong—lengkap dengan wig, makeup mencolok, dan gaya bicara feminin—menginspirasi sejumlah konten viral lain. Termasuk kampanye iklan wig dan tutorial fashion.

Sebagian besar tanggapan di media sosial bersifat sarkastik. Dengan komentar seperti “S Line Final Boss”, merujuk pada drama Korea S Line yang kebetulan tayang di waktu bersamaan.

Tanggapan Publik dan Seruan Etika Digital

Skandal ini juga memicu diskusi serius tentang etika digital, keamanan privasi, dan penyalahgunaan teknologi.

Banyak warganet menyayangkan bagaimana pelaku dapat menghindari deteksi begitu lama. Serta mengkritik lemahnya kontrol terhadap distribusi konten cabul di komunitas daring tertutup.

Pakar hukum dan perlindungan data pribadi mendesak pemerintah Tiongkok untuk meningkatkan pengawasan. Terhadap penyalahgunaan platform digital serta memperketat pengawasan konten berbayar yang kerap luput dari pemantauan reguler.

Sementara itu, pemerintah memastikan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan. Termasuk menelusuri pihak-pihak yang membeli, menyebarkan, atau menyimpan video ilegal tersebut. (han)

Disclaimer

Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan informasi umum. Redaksi Pasjabar berupaya menyajikan data yang akurat dan terkini, namun tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan sepenuhnya.

Pembaca diharapkan melakukan verifikasi tambahan sebelum mengambil keputusan berdasarkan informasi ini. Segala risiko yang timbul dari penggunaan informasi menjadi tanggung jawab pembaca.

Jika terdapat kekeliruan atau ingin mengajukan hak jawab, silakan kunjungi halaman: Disclaimer .

Tags: Jiaosister hongsister hong viralskandal viralUncle Red

Related Posts

Raudhah Madinah
HEADLINE

Saat Hati Bertamu ke Raudhah

Sabtu. 9 Mei 2026 - 19:12
Penutupan Prodi Keguruan
HEADLINE

LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman

Sabtu. 9 Mei 2026 - 17:44
PAD Kota Bandung
HEADLINE

Dorong Kreativitas PAD, DPRD Minta Rekomendasi LKPJ Masuk RKPD 2027

Sabtu. 9 Mei 2026 - 17:20
unpas guru besar
HEADLINE

Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus

Sabtu. 9 Mei 2026 - 16:41
Sidang Doktor Ade Yusuf
HEADLINE

Sidang Doktor Ade Yusuf Bahas Pengaruh Faktor Teknologi terhadap Penggunaan Bukalapak

Sabtu. 9 Mei 2026 - 13:49
Sidang Doktor Raden Khemal
HEADLINE

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

Jumat. 8 Mei 2026 - 19:31
Next Post
Lanud Husein Sastranegara

Lanud Husein Sastranegara Kenalkan Dunia Dirgantara Saat MPLS

POPULAR NEWS

19 Sekolah di Jawa Barat Resmi Jadi Sekolah Maung 2026, Diterapkan di Tahun Ajaran Baru

Kamis. 7 Mei 2026 - 15:24
Sidang Doktor Raden Khemal

Sidang Terbuka Doktor Unpas: Raden Khemal Youwangka Raih Gelar Doktor Ilmu Manajemen

Jumat. 8 Mei 2026 - 19:31
unpas guru besar

Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus

Sabtu. 9 Mei 2026 - 16:41
Raudhah Madinah

Saat Hati Bertamu ke Raudhah

Sabtu. 9 Mei 2026 - 19:12

Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Wilayah Paguyuban Pasundan se Tanah Papua

Sabtu. 25 April 2026 - 14:09

EDITOR'S PICK

juru parkir

Juru Parkir Ilegal di Depan ITB Viral, Pemkot Bandung Siap Tindak

Minggu. 4 Mei 2025 - 08:00
Penyerang Liverpool, Mohamed Salah. (AFP/PAUL ELLIS)

Mohamed Salah Kritik Arne Slot: “Kami Tak Lagi Punya Hubungan”

Senin. 8 Desember 2025 - 20:00
Hebat! Tiga Duta Unpas Raih Prestasi di Grand Final Mojang Jajaka Kabupaten Bandung 2025

Hebat! Tiga Duta Unpas Raih Prestasi di Grand Final Mojang Jajaka Kabupaten Bandung 2025

Selasa. 9 Desember 2025 - 04:20
Bek Juventus Pierre Kalulu menerima kartu merah dari wasit Federico La Penna pada pertandingan akbar pekan ke-25 Serie A Inter Milan vs Juventus yang bergulir di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.(AFP/PIERO CRUCIATTI)

Revolusi Aturan VAR: Insiden Pierre Kalulu di Derby d’Italia Memicu IFAB Merevisi Regulasi Penggunaan Teknologi Video Assistant

Senin. 16 Februari 2026 - 18:00

About

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

Follow us

Kategori

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized

Recent Posts

  • Saat Hati Bertamu ke Raudhah
  • LLDIKTI IV Warning Kampus, Unpas Pastikan Prodi Tetap Aman
  • Dorong Kreativitas PAD, DPRD Minta Rekomendasi LKPJ Masuk RKPD 2027
  • Unpas Tambah 9 Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik Kampus
  • Buy JNews
  • Landing Page
  • Documentation
  • Support Forum

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by
No Result
View All Result
  • Homepages
    • Home Page 1
    • Home Page 2

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.