CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Senin, 20 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Timnas Diminta Bayar Royalti Lagu Indonesia Raya, PSSI Menolak!

pri
14 Agustus 2025
Suporter Timnas Indonesia selalu menyanyikan lagu nasional setiap pertandingan. (AFP/YASUYOSHI CHIBA)

Suporter Timnas Indonesia selalu menyanyikan lagu nasional setiap pertandingan. (AFP/YASUYOSHI CHIBA)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

www.pasjabar.com — Polemik seputar pembayaran royalti untuk lagu nasional yang diputar di stadion saat pertandingan Timnas Indonesia akhirnya mendapat respons tegas dari PSSI.

Isu ini mencuat setelah Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) sempat mengklaim lagu kebangsaan Indonesia Raya memerlukan royalti jika diputar dalam konteks komersial.

PSSI pun tak tinggal diam dan langsung memberikan bantahan keras. Organisasi sepak bola tertinggi di Indonesia ini menyebut bahwa mengaitkan lagu nasional dengan royalti adalah hal yang keliru.

Di sisi lain, Komisioner LMKN Bidang Kolekting dan Lisensi, Yessi Kurniawan, kemudian mengklarifikasi pernyataannya.

Yessi menegaskan bahwa Indonesia Raya berstatus sebagai public domain sehingga tidak terikat hak cipta.

Baca juga:   Perjalanan Megawati Bersama Red Sparks Harus Berhenti di Babak Playoff

Namun, PSSI tetap merasa perlu memberikan pernyataan resmi karena isu ini sudah menimbulkan kegaduhan di masyarakat, terutama di kalangan suporter.

PSSI: Lagu Kebangsaan Adalah Perekat Nasionalisme

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, dalam pernyataan resminya pada Rabu (13/8), menekankan bahwa lagu-lagu nasional berfungsi sebagai perekat dan pembangkit rasa nasionalisme.

Ia mengungkapkan, “Menggema di Stadion GBK dengan puluhan ribu suporter menyanyikan lagu ini, ada yang merinding bahkan ada yang menangis. Itulah nilai-nilai yang terkandung dalam lagu kebangsaan ini.”

Baca juga:   Dedi Kusnandar Tinggalkan Bhayangkara FC, Kembali ke Persib?

Baginya, nilai-nilai patriotisme tersebut jauh lebih penting daripada urusan finansial.

Yunus Nusi juga menambahkan bahwa para pencipta lagu nasional tidak pernah bertujuan mencari keuntungan finansial dari karya mereka.

Menurutnya, lagu-lagu seperti Indonesia Raya, Tanah Airku, dan Indonesia Pusaka diciptakan dengan ketulusan di tengah perjuangan bangsa.

Ia meyakini, “Kami yakin tidak pernah terbersit di benak sang pencipta bahwa lagu ini kelak harus dibayar bila setiap individu atau elemen mana pun menyanyikannya.”

Mereka menciptakan lagu tersebut sebagai lagu perjuangan, bukan untuk mendapatkan imbalan.

PSSI Minta Aturan Royalti Dihapus

Sikap PSSI terhadap polemik ini sangat jelas. Mereka meminta agar aturan terkait royalti lagu nasional segera dihapus karena dianggap tidak produktif dan hanya menimbulkan kegaduhan.

Baca juga:   Esok Persib Mulai Latihan Kembali

Yunus Nusi mengatakan, “Sebaiknya aturan ini segera dihapus karena berisik, membuat gaduh, dan tidak produktif.”

Menurutnya, isu ini mengalihkan fokus dari hal-hal yang lebih substansial, yaitu dukungan penuh terhadap Timnas Indonesia.

PSSI berharap polemik ini tidak berlarut-larut. Mereka ingin suporter dan semua pihak kembali fokus mendukung perjuangan Timnas Indonesia.

Dengan demikian, energi yang seharusnya digunakan untuk membangun sepak bola nasional tidak terbuang sia-sia untuk hal-hal yang tidak esensial.

Print Friendly, PDF & Email
Editor:
Tags: Hak Cipta LaguIndonesia RayaLagu KebangsaanLMKNPolemik Lagu Nasional.pssiRoyalti Lagu Nasionalsepak bolatimnastimnas indonesiaYunus Nusi


Related Posts

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)
HEADLINE

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)
HEADLINE

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
Hasil Sassuolo vs Como 1907. (Foto: Getty Images/Luca Amedeo Bizzarri)
HEADLINE

Jay Idzes Tak Tergantikan! Tampil Tangguh Bawa Sassuolo Tumbangkan Como 1907 di Serie A

18 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

Pemain Bhayangkara U-20 (putih) menendang pemain Dewa United U-20 di Semarang, Minggu (19/4) sore. (Arsip Dewa United)
HEADLINE

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

20 April 2026

TANGERANG, WWW.PASJABAR.COM – Manajemen Dewa United FC mengambil langkah tegas dalam menanggapi insiden kekerasan fisik yang menodai...

Laga Dewa United vs Persib Bandung. (Foto: Official Persib)

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

20 April 2026
Tendangan Fadly Alberto ke pemain Dewa United. (Foto: Dok. Dewa United)

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

20 April 2026
unpad

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

20 April 2026
ITB SSU

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

20 April 2026

Highlights

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

ITB Perpanjang Pendaftaran SSU 2026, Beri Kesempatan Lebih Luas

Pemprov Jabar Akan Gabungkan BUMD dalam Holding Sangga Buana

Sidak Minyakita Bandung Temukan Distribusi Tidak Merata dan Harga Naik

Musim ‘Gila’ dan Menantang untuk Persib Bandung

Jalur KA Cibeber – Lampegan Ditutup, Perjalanan KA Siliwangi Dibatalkan

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.