CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Unpas Jawab Tantangan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di PKKMB 2025

Yatti Chahyati
16 September 2025
Dedi Mulyadi di PPKMB Unpas

Dedi Mulyadi di PPKMB Unpas, di Sabuga, Selasa(16/9/2025). (Foto : tie/Pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

# Dedi Mulyadi di PPKMB Unpas

BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM — Universitas Pasundan (Unpas) menjawab langsung tantangan yang disampaikan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 di Sabuga, Kota Bandung, Selasa (16/9/2025).

Prof. Dr. H. Azhar Affandi, S.E., M.Sc. menegaskan, PKKMB tidak hanya sebatas rutinitas tahunan, melainkan momentum membangun karakter mahasiswa sekaligus merancang arah strategis perguruan tinggi agar selaras dengan kebutuhan bangsa.

“Harapan pemerintah menjadi salah satu pertimbangan kami. Ke depan, Unpas akan merancang kurikulum dan program studi yang lebih spesifik sesuai kebutuhan zaman, sehingga lulusan tidak sekadar menumpuk di bidang tertentu. Misalnya, teknik atau bisnis harus diarahkan ke bidang yang benar-benar dibutuhkan saat ini,” ungkap Rektor.

Ia menambahkan, tahun ini materi dan narasumber PKKMB disusun secara komprehensif dan integratif, baik dalam aspek kemitraan maupun pendidikan.

“Mudah-mudahan tahun depan kami akan mencari model yang lebih inovatif dan berpengaruh,” lanjutnya.

Tahun ini, Unpas menghadirkan para pengambil kebijakan, tokoh penting, serta pemimpin daerah agar mahasiswa mendapat wawasan yang utuh terkait harapan pemerintah terhadap dunia pendidikan.

Baca juga:   Saat Sambangi Warga, Bhabinkamtibmas Polsek Bojongla Kaler Tangkap Pelaku Jambret

“Kami ingin berbeda. Melalui PKKMB, kami hadirkan langsung pengambil kebijakan agar mahasiswa memahami harapan pemerintah. Prodi-prodi yang dibutuhkan pemerintah akan menjadi pertimbangan kami untuk merancang kurikulum serta program studi yang lebih spesifik. Jangan sampai lulusan hanya menumpuk di satu bidang tetapi kurang relevan dengan kebutuhan zaman,” jelas Rektor.

Ia menambahkan, ke depan Unpas akan menyiapkan program studi kekhususan yang lebih adaptif. Misalnya, spesialisasi dalam bidang teknik maupun bisnis yang memang sangat dibutuhkan saat ini.

“Harapannya, Unpas semakin maju, tidak hanya menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga relevan dengan pembangunan bangsa,” tegasnya.

Guru Terlalu Banyak

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengingatkan mahasiswa jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di Universitas Pasundan (Unpas) bahwa jumlah guru saat ini sudah terlalu banyak.

Dedi berharap, mahasiswa bisa mengambil jurusan yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

“Harus adaptif dengan perubahan zaman. Apa yang akan menjadi tantangan 10 tahun ke depan, misalnya. Dari situ, kita menyiapkan tenaga-tenaga kerja yang terampil,” ujar Dedi setelah menghadiri PKKMB) Unpas di Sabuga.

Dikatakannya, salah satu masalah di dunia pendidikan yang saat ini perlu diatasi adalah ketimpangan antara lulusan jurusan tertentu dengan kebutuhan industri.

Baca juga:   Pastv || Pemkot Cimahi Ucapkan Selamat HUT Pasjabar-Pastv Ke 3 Tahun

“Industri yang tenaga kerjanya sudah banyak, malah terus diproduksi, sementara industri yang masih membutuhkan tenaga kerja, malah tidak ada jurusannya,” kata Dedi.

Dedi bilang, menumpuknya jumlah guru tidak bisa diatasi hanya dengan mengangkat tenaga honorer menjadi tenaga PPPK.

“Kalau tahun berikutnya ternyata lulusan PGSD melimpah, mau ditampung di mana? Kan, itu harus dipikirkan,” ujar Dedi.

Pesan Antikorupsi dari Gubernur Jawa Barat

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi atau yang akrab disapa Kang Dedi menyampaikan pesan moral penting bagi para mahasiswa baru.

Ia menekankan pentingnya membangun karakter antikorupsi sejak dini.

“Kalau negara tidak boleh koruptif, mahasiswa juga jangan koruptif. Jangan nilep uang kuliah dari orang tua, jangan boros. Karakter itu harus dibangun sejak awal agar civil society kita kuat. Kalau pemimpinnya jujur, rakyatnya juga jujur. Generasinya juga jujur,” tegasnya.

KDM juga mengapresiasi mahasiswa Unpas yang berani menyampaikan gagasan kritis terkait kebijakan negara, termasuk soal efisiensi penggunaan anggaran.

“Itu penting, karena kebutuhan dasar masyarakat harus dipenuhi, tapi negara juga harus efisien dalam mengelola keuangan,” ujarnya.

Baca juga:   Piala Eropa 2024: Kylian Mbappe Harus Buktikan Berjodoh Pula dengan Piala Eropa

Perguruan Tinggi Swasta di Jabar

Usai acara, KDM membantah isu mengenai banyaknya perguruan tinggi swasta di Jabar yang gulung tikar. Ia menegaskan, kampus besar seperti Unpas dan Unisba justru terus bertambah jumlah mahasiswanya.

“Yang gulung tikar itu biasanya perguruan tinggi kecil karena masalah manajemen. Biaya operasional habis, tidak ada anggaran untuk promosi atau membangun fasilitas baru. Akhirnya mahasiswa lebih memilih kampus yang dianggap lebih bonafide,” jelas KDM.

KDM juga menyoroti pentingnya jurusan yang adaptif dengan kebutuhan masa depan. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi tidak boleh hanya terjebak pada jurusan yang sudah tidak relevan.

“Harapan ke depan, jurusan seperti PGSD dan PGTK harus disesuaikan dengan kebutuhan tenaga guru di Indonesia. Jangan sampai lulusan menumpuk sementara kebutuhan riil di lapangan tidak terpenuhi,” kata KDM.

PKKMB Unpas 2025 ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat, serta melahirkan generasi muda yang berkarakter, kritis, dan adaptif terhadap tantangan zaman. (tie)

# Dedi Mulyadi di PPKMB Unpas

Print Friendly, PDF & Email
Editor: Yatti Chahyati
Tags: Antikorupsibandungjawa baratKang Dedi Mulyadimahasiswa barupendidikanperguruan tinggiPKKMBunpas


Related Posts

program gentengisasi
HEADLINE

Jabar Jadi Pilot Project Program Gentengisasi Rumah Subsidi Nasional

19 April 2026
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Uby/pasjabar)
HEADLINE

Dedi Mulyadi Ajak Muda-Mudi Jabar Menikah di KUA: Lebih Baik Jadi Raja Selamanya Daripada Raja Sehari!

18 April 2026
Ratusan massa padati Gedung Merdeka Bandung dalam aksi damai bela Palestina. Massa menuntut penolakan normalisasi dengan Israel dan kemerdekaan penuh Palestina. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Gema Perlawanan dari Gedung Merdeka: Ratusan Massa di Bandung Tolak Normalisasi dengan Israel

17 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pidana penjara
HEADLINE

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

21 April 2026

# pidana penjara BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Pasundan menggelar sidang terbuka dengan kandidat...

RKPD

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

21 April 2026
cibeber

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

21 April 2026
UTBK SNBT 2026

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

21 April 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

Highlights

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.