CLOSE ADS
CLOSE ADS
PASJABAR
Selasa, 21 April 2026
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI
No Result
View All Result
PASJABAR
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home HEADLINE

Ariodillah Tegas! Pemkot Bandung Diminta Turunkan Ahli Konservasi Bukan BKAD

Uby
24 Oktober 2025
M. Ariodillah dari Yayasan Margasatwa Tamansari menilai Pemkot Bandung salah arah menangani konflik Bandung Zoo karena melibatkan BKAD, bukan ahli konservasi. (Uby/pasjabar)

M. Ariodillah dari Yayasan Margasatwa Tamansari menilai Pemkot Bandung salah arah menangani konflik Bandung Zoo karena melibatkan BKAD, bukan ahli konservasi. (Uby/pasjabar)

Share on FacebookShare on Twitter
ADVERTISEMENT

Bandung, www.pasjabar.com – Konflik pengelolaan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) terus bergulir tanpa kejelasan. Sejumlah pihak menilai Pemerintah Kota Bandung (Pemkot) masih belum menunjukkan langkah tegas dan strategis dalam menyelesaikan persoalan tersebut. Salah satu suara paling keras datang dari Wakil Sekretaris Yayasan Margasatwa Tamansari, M. Ariodillah, yang menilai pendekatan Pemkot saat ini keliru arah dan justru berpotensi memperkeruh situasi.

Ariodillah: “Pemkot Salah Arah, Ini Soal Konservasi Bukan Keuangan”

Menurut Ariodillah, Pemkot Bandung tampak kurang memahami konteks permasalahan di Bandung Zoo. Alih-alih menurunkan lembaga yang berkompeten di bidang konservasi, Pemkot justru menunjuk Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk menangani persoalan tersebut.

“Kami cermati ada keinginan dari Wali Kota Bandung untuk membereskan persoalan ini di level teknis. Tapi dengan menginstruksikan BKAD, ini menunjukkan pola yang berbeda dan salah arah,” tegas Ariodillah, Jumat (24/10/2025).

Ia menilai bahwa akar masalah di Bandung Zoo bukan semata urusan aset, melainkan isu konservasi dan kesejahteraan satwa.

“Kebun Binatang Bandung bukan soal uang atau aset, ini soal satwa yang harus dijaga dan lingkungan yang harus dipelihara. Pendekatan teknokratis berbasis keuangan tidak akan menyelesaikan masalah,” lanjutnya.

Ariodillah pun mendorong agar Dinas Lingkungan Hidup atau ahli konservasi dilibatkan langsung dalam proses penyelesaian.

“Kalau Pemkot ingin jadi penengah, turunkan dinas atau ahli konservasi. Jangan lembaga yang tidak paham konteks lapangan,” ujarnya.

IPRC Sarankan Pembentukan Tim Transisi Netral

Saran senada datang dari Direktur Riset Indonesian Politics and Research Consulting (IPRC), Tedy Nurzaman, yang menilai perlunya tim transisi netral untuk mengawal operasional kebun binatang sambil proses hukum berjalan.

“Peran Pemkot Bandung sangat diperlukan untuk memediasi konflik pengelolaan Kebun Binatang Bandung ini. Tim transisi harus netral dan berkompeten, bukan berpihak,” ujarnya.

Tedy menambahkan, operasional Bandung Zoo sudah terhenti cukup lama sejak penyegelan polisi pada Agustus lalu, sehingga kegiatan konservasi dan edukasi masyarakat ikut terganggu.

Baca juga:   DPRD Kota Bandung Minta Pemerintah Tunda Penghapusan Tenaga Honorer

DPRD Minta Pemkot Turun Tangan Tapi Hati-Hati

Dari sisi legislatif, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bandung, Erick Darmajaya, meminta pihak-pihak yang bersengketa menyelesaikan persoalan secara internal terlebih dahulu. Jika tetap buntu, barulah Pemkot turun tangan sebagai penengah.

“Langkahnya seperti apa, kami serahkan ke Kang Farhan sebagai Wali Kota. Tapi jangan sampai melanggar aturan perundang-undangan,” ujarnya.

Erick menekankan bahwa semangat utama harus tetap kebersamaan dan kepentingan satwa serta masyarakat.

“Jangan sampai ada bentrok seperti kemarin. Kebun Binatang Bandung punya manfaat besar bagi warga,” tambahnya.

Harapan Baru untuk Bandung Zoo

Konflik yang berlarut membuat kegiatan konservasi, penelitian, hingga pariwisata terganggu. Semua pihak kini berharap Pemkot segera mengambil langkah konkret yang berbasis pendekatan lingkungan dan kemanusiaan, seperti disuarakan Ariodillah.

“Bandung Zoo adalah aset sosial dan ekologis kota ini. Pemerintah harus hadir bukan hanya sebagai pengawas, tapi juga pelindung kehidupan satwa di dalamnya,” tutup Ariodillah. (Uby)

Print Friendly, PDF & Email
Editor: pri
Tags: bandung zooBKADDPRD Kota BandungErick DarmajayaFarhan Wali Kota BandungIPRCkebun binatang bandungkonflik Bandung Zookonservasi satwaLingkungan Hidup BandungM Ariodillahpemkot bandungTedy NurzamanYayasan Margasatwa Tamansari


Related Posts

Bandung Zoo
HEADLINE

Pemkot Bandung Buka Kerja Sama Pengelolaan Bandung Zoo Modern

11 April 2026
Pemerintah Kota Bandung resmi menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi ASN untuk efisiensi energi dan pola kerja fleksibel. (Eci/pasjabar)
HEADLINE

Dorong Efisiensi Energi, Pemkot Bandung Berlakukan Kebijakan WFH Setiap Jumat bagi ASN

10 April 2026
Operasional Bandung Zoo
PASBANDUNG

Gubernur Dedi Mulyadi Lunasi Dua Bulan Gaji Karyawan Bandung Zoo Sekaligus

6 April 2026

Categories

  • CAHAYA PASUNDAN
  • HEADLINE
  • PASBANDUNG
  • PASBISNIS
  • PASBUDAYA
  • PASDUNIA
  • PASFINANSIAL
  • PASGALERI
  • PASHIBURAN
  • PASJABAR
  • PASKESEHATAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASOLAHRAGA
  • PASPENDIDIKAN
  • PASTV
  • PASVIRAL
  • RUANG OPINI
  • TOKOH
  • Uncategorized
No Result
View All Result

Trending

pidana penjara
HEADLINE

Doktor Unpas Tutut Prasetyo Lulus dengan Disertasi Rekonstruksi Pidana Penjara, Soroti Harmonisasi KUHP dan Pemasyarakatan

21 April 2026

# pidana penjara BANDUNG, WWW.PASJABAR.COM – Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Pasundan menggelar sidang terbuka dengan kandidat...

RKPD

Musrenbang RKPD Jabar, Bahas Pembangunan Layanan Dasar 2027

21 April 2026
cibeber

Perbaikan Rel Selesai, Jalur KA Cibeber – Lampegan Kembali Beroperasi

21 April 2026
UTBK SNBT 2026

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

21 April 2026
Fadly Alberto tertangkap kamera melakukan tendangan brutal terhadap pemain Dewa United U-20. (tangkapan layer)

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

20 April 2026

Highlights

UTBK SNBT 2026 Digelar Serentak, Peserta Wajib Patuhi Aturan Ujian

Belajar dari Kasus Hugo Samir: Fadly Alberto dan Ancaman Karier yang “Layu Sebelum Berkembang”

Tak Main-Main! Dewa United Tempuh Jalur Hukum Terkait “Tendangan Kungfu” di Laga EPA U-20

Hujan Drama di Banten: Persib Bandung Bangkit dari Ketertinggalan, Tahan Imbang Dewa United 2-2

Dari Pahlawan Piala Dunia ke Ambang Sanksi Berat: Karier Fadly Alberto Terancam Usai Insiden “Tendangan Kungfu” di Semarang

Unpad Gandeng VEX Robotics Gelar Pelatihan Robotika dan AI

PASJABAR

© 2018 www.pasjabar.com

Navigate Site

  • REDAKSI
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Alamat Redaksi & Iklan

Follow Us

No Result
View All Result
  • PASJABAR
  • PASBANDUNG
  • PASPENDIDIKAN
  • PASKREATIF
  • PASNUSANTARA
  • PASBISNIS
  • PASHIBURAN
  • PASOLAHRAGA
  • CAHAYA PASUNDAN
  • RUANG OPINI

© 2018 www.pasjabar.com

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.